Polisi Pastikan Peluru Nyasar Kenai Kantor DPR Berasal dari Anggota Perbakin
JAKARTA, KILASRIAU.com - Polisi memastikan dua ruang kerja anggota DPR yang terkena peluru, berasal dari latihan anggota Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) di dekat komplek DPR. Mengapa peluru bisa menjangkau lantai 16 gedung DPR?
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menjelasakan anggota Perbakin yang sedang latihan itu, menggunakan sasaran bergerak. Lokasi lapangan tembaka ini tak jauh dari gedung Nusantara I DPR tempat peluru nyasar.
"Di lapangan tembak di depan itu adalah lapangan bermacam macam, ada tembak sasaran ada tembak reaksi. Tembak reaksi itu tembak bergerak dan sasaran bergerak. Tembak reaksi tembak bergerak, ada yang jongkok, miring dan sebagainya," ucap Setyo dalam jumpa pers di Gedung DPR, Jakarta, Senin (15/10).
- Kualitas Udara Memburuk, Pemprov Riau Siapkan 18 Ribu Pcs Masker dan Oksigen untuk Pelalawan
- Mandi Bersama Istri di Sungai Kuantan, Remaja 17 Tahun Hanyut dan Tenggelam
- Mafirion Kecam Penyanderaan 9 Anak di Papua: Bebaskan Mereka, Keselamatan Tak Bisa Ditawar!
- Kecelakaan Antara Speedboat dengan Pompong di Sungai Indragiri, Tidak Ada Korban Jiwa
- Api Lahap Rumah Warga di Tembilahan, Kerugian Materiil Diperkirakan Rp350 Juta
"Intinya bahwa patut diduga ini peluru nyasar ke lantai 13 dan 16," imbuhnya.
Ada plat, ada swinnger, tembak reaksi namanya.
Kadiv humas Polri, irjen Setyo Wasisto, fakta itu diketahui setelah polisi langsung mengcek ke lapangan terkait arah peluru berasal. Diketahui ada anggota Perbakin asal Tangsel yang pelurunya menyasar ke ruang kerja anggota DPR.
"Identitas sudah ada. Untuk urusan hukum kami serahkan kepada polda, untuk urusan organisasi akan kita serahkan ke Pengurus Povinsi Banten," ucap Setyo yang juga ketua Perbakin DKI.
Informasi sementara peluru yang digunakan 9 milimeter yang memang digunakan untuk latihan. Peluru pertama mengenai ruang kerja anggota Gerindra Wenny Warou di lantai 16, kemudian ruangan anggota Golkar Bambang Hery di lantai 13.
"Kalau jarak jangkau sempurna masih bisa sampai ke lantai 16 DPR," pungkasnya.

Tulis Komentar