<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://www.kilasriau.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://www.kilasriau.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Sambut MTQ Riau ke&#45;44 dan Pacu Jalur 2026, Diskominfoss Kuansing Uji Coba Internet Gratis dan Siapkan Media Center</title><link>https://www.kilasriau.com/news/detail/28754/sambut-mtq-riau-ke44-dan-pacu-jalur-2026-diskominfoss-kuansing-uji-coba-internet-gratis-dan-siapkan-media-center</link><description>&lt;h2&gt;&amp;nbsp;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;TELUK KUANTAN (&lt;/strong&gt;&lt;a href=&quot;KilasRiau.com&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(210, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Kilas&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(0, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Riau.com&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;) – Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Riau ke&#45;44 serta perhelatan budaya Pacu Jalur 2026, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfoss) Kabupaten Kuantan Singingi mulai melakukan uji coba layanan internet gratis di sejumlah titik strategis, Senin (22/6/2026).&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://www.kilasriau.com/gambar/images/6a39135714e5d.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran dua agenda besar yang akan menjadi pusat perhatian masyarakat Riau dan tamu dari berbagai daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tim jaringan Diskominfoss yang dipimpin Yusran Umar bersama Nasrianto, Gilang Ramadhan, dan Zulhendrika turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh perangkat dan sistem jaringan dapat berfungsi secara optimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beberapa lokasi yang menjadi titik uji coba antara lain kawasan Taman Jalur, Astaka Utama MTQ Provinsi Riau ke&#45;44, serta lokasi start Pawai Ta’aruf yang berada di depan Kantor Pos Teluk Kuantan. Titik&#45;titik tersebut dipilih karena diperkirakan akan menjadi pusat keramaian dan aktivitas masyarakat selama pelaksanaan MTQ dan Pacu Jalur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berbagai pengujian dilakukan, mulai dari kualitas sinyal, kecepatan akses, hingga jangkauan jaringan internet agar masyarakat, peserta, tamu undangan, serta insan pers dapat menikmati layanan internet yang cepat, stabil, dan mudah diakses.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekretaris Diskominfoss Kabupaten Kuantan Singingi, Hevi Heri Antoni, M.Si, turut memantau langsung kesiapan di lapangan. Selain memastikan jaringan internet berjalan dengan baik, ia juga meninjau lokasi yang akan difungsikan sebagai Media Center, yakni pusat layanan informasi dan aktivitas para wartawan selama berlangsungnya MTQ Provinsi Riau ke&#45;44 dan Pacu Jalur 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Hevi Heri Antoni, penyediaan layanan internet gratis merupakan salah satu upaya Diskominfoss Kuansing dalam memberikan pelayanan terbaik sekaligus mendukung suksesnya dua agenda besar yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami ingin memastikan seluruh kebutuhan komunikasi dan informasi selama MTQ Provinsi Riau ke&#45;44 maupun Pacu Jalur dapat berjalan dengan baik. Karena itu, tim terus melakukan pengujian dan penyempurnaan di lapangan agar masyarakat, peserta, tamu undangan, serta rekan&#45;rekan media dapat memperoleh akses internet yang cepat dan stabil,” ujar Hevi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengatakan, keberadaan Media Center nantinya diharapkan menjadi pusat informasi yang mampu memudahkan insan pers dalam mengakses berbagai kebutuhan peliputan, sekaligus mempercepat penyebaran informasi terkait seluruh rangkaian kegiatan MTQ dan Pacu Jalur kepada masyarakat luas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan dukungan teknologi dan sarana komunikasi yang memadai, Diskominfoss Kuansing optimistis penyelenggaraan MTQ Provinsi Riau ke&#45;44 dan Pacu Jalur 2026 dapat berlangsung sukses serta memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat dan tamu yang datang ke Kota Jalur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami optimistis seluruh layanan yang disiapkan dapat mendukung suksesnya MTQ Riau ke&#45;44 dan Pacu Jalur 2026, sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan para tamu yang datang ke Kuantan Singingi,” pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Persiapan jaringan internet dan Media Center tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dalam menghadirkan pelayanan berbasis teknologi yang modern, sekaligus memperkuat citra daerah sebagai tuan rumah yang siap menyambut ribuan peserta dan pengunjung pada dua event bergengsi tersebut.&lt;strong&gt;*(ald)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.kilasriau.com/assets/berita/original/56303318666-screenshot_2026-06-22-17-45-57-33_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7.jpg"/><pubDate>Mon, 22 Jun 2026 17:50:49 +0700</pubDate><guid>https://www.kilasriau.com/news/detail/28754/sambut-mtq-riau-ke44-dan-pacu-jalur-2026-diskominfoss-kuansing-uji-coba-internet-gratis-dan-siapkan-media-center</guid></item><item><title>Dukung Keberlanjutan Lingkungan, BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbarriau Gelar Aksi Tanam Pohon Buah</title><link>https://www.kilasriau.com/news/detail/28753/dukung-keberlanjutan-lingkungan-bpjs-ketenagakerjaan-kanwil-sumbarriau-gelar-aksi-tanam-pohon-buah</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kilasriau.com&lt;/strong&gt; – Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus implementasi nilai&#45;nilai keberlanjutan perusahaan, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Sumbarriau Kepri menggelar kegiatan volunteering karyawan melalui aksi penanaman pohon buah di salah satu kawasan fasilitas umum di Kelurahan Tabekgodang Kecamatan. Binawidya Kota Pekanbaru, Senin (22/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang melibatkan seluruh karyawan BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbarriau Kepri tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan serta menciptakan ruang publik yang lebih hijau, sehat, dan produktif. Berbagai jenis pohon buah ditanam pada area fasilitas umum sebagai upaya memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain menjadi wujud tanggung jawab sosial perusahaan, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan di kalangan karyawan. Melalui kegiatan volunteering, para karyawan tidak hanya berkontribusi dalam pelaksanaan tugas pelayanan kepada peserta, tetapi juga berperan aktif dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbarriau Kepri, ibkar Saloma menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya berfokus pada pemberian perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada para pekerja, namun juga memiliki tanggung jawab sosial untuk berkontribusi terhadap lingkungan dan masyarakat. Melalui kegiatan penanaman pohon buah ini, kami berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang, menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian dan kolaborasi di antara seluruh insan BPJS Ketenagakerjaan,&quot; ujar Ibkar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibkar menambahkan bahwa keberlanjutan merupakan salah satu aspek penting dalam menjalankan organisasi modern. Oleh karena itu, berbagai kegiatan sosial dan lingkungan akan terus didorong sebagai bagian dari implementasi nilai&#45;nilai perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami percaya bahwa langkah kecil yang dilakukan secara bersama&#45;sama akan menghasilkan dampak yang besar di masa depan. Melalui kegiatan volunteering ini, kami ingin mengajak seluruh pihak untuk semakin peduli terhadap lingkungan serta bersama&#45;sama menjaga keberlangsungan ekosistem bagi generasi mendatang,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan penanaman pohon buah ini mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar dan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui semangat kolaborasi dan kepedulian sosial, BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbarriau Kepri berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program yang tidak hanya memberikan manfaat bagi pekerja, tetapi juga mendukung terciptanya lingkungan yang sehat, hijau, dan berkelanjutan.(yan)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.kilasriau.com/assets/berita/original/21066096312-img-20260622-wa0020.jpg"/><pubDate>Mon, 22 Jun 2026 17:22:32 +0700</pubDate><guid>https://www.kilasriau.com/news/detail/28753/dukung-keberlanjutan-lingkungan-bpjs-ketenagakerjaan-kanwil-sumbarriau-gelar-aksi-tanam-pohon-buah</guid></item><item><title>Polsek Kempas Tangkap Pelaku Pengeroyokan dan Pembacokan di Sungai Gantang, Satu DPO Masih Diburu</title><link>https://www.kilasriau.com/news/detail/28752/polsek-kempas-tangkap-pelaku-pengeroyokan-dan-pembacokan-di-sungai-gantang-satu-dpo-masih-diburu</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kilasriau.com&lt;/strong&gt; – Jajaran Unit Reskrim Polsek Kempas kembali menunjukkan komitmennya dalam mengungkap tindak pidana di wilayah hukumnya. Seorang pelaku kasus pengeroyokan dan kekerasan bersama yang mengakibatkan korban mengalami luka serius berhasil diamankan setelah sempat melarikan diri ke Provinsi Bali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaku yang berhasil ditangkap adalah Rikho (S Bin M)(19), warga Desa Sungai Gantang, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir. Penangkapan dilakukan pada Jumat, 19 Juni 2026 sekitar pukul 15.30 WITA di Banjar Dinas Lebah Siung, Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora S.H, S.I.K &amp;nbsp;melalui Kapolsek Kempas menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari laporan polisi Nomor: LP/B/06/IV/2026/SPKT/Polsek Kempas/Polres Indragiri Hilir/Polda Riau tanggal 26 April 2026 terkait tindak pidana pengeroyokan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 262 Undang&#45;Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 26 April 2026 sekitar pukul 17.40 WIB di pinggir Jalan Lintas Rengat–Tembilahan, Parit Bulan Mengambang, Desa Sungai Gantang, Kecamatan Kempas,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Korban, Azli Ananta Ginting, saat itu sedang mengendarai sepeda motor bersama istrinya, Sri Puji Pangestuti, dalam perjalanan pulang menuju Desa Sungai Gantang. Saat melintas di Jembatan Rumbai, korban nyaris tersenggol kendaraan yang datang dari arah berlawanan sehingga sempat melontarkan kata&#45;kata yang kemudian disalahartikan oleh sekelompok pemuda yang berada di lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Merasa tersinggung, empat pelaku mendatangi dan mengeroyok korban menggunakan tangan kosong. Korban sempat mengajak para pelaku menyelesaikan persoalan tersebut melalui jalur hukum di kantor polisi. Namun saat menunggu di sebuah warung milik warga, para pelaku kembali datang dengan membawa senjata tajam dan langsung mengejar korban.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kejadian tersebut, korban terjatuh dan mengalami luka bacok serius pada bagian kaki kiri. Sementara istrinya berhasil diselamatkan oleh warga sekitar. Setelah melakukan aksinya, para pelaku melarikan diri menggunakan dua unit sepeda motor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Kempas melakukan serangkaian penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi para pelaku. Sebelumnya, tersangka Priyanto Bin Mansur telah lebih dahulu diamankan di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada 13 Juni 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya, berdasarkan informasi hasil penyelidikan, diketahui bahwa tersangka Rikho Saputra berada di wilayah Kabupaten Buleleng, Bali. Unit Reskrim Polsek Kempas kemudian berkoordinasi dengan Polres Buleleng untuk melakukan pelacakan dan penangkapan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Berkat kerja sama yang baik antarwilayah, tersangka berhasil diamankan tanpa perlawanan dan selanjutnya dibawa ke Polres Buleleng sebelum dijemput oleh personel Polsek Kempas guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut,&quot; paparnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam perkara ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian yang digunakan saat kejadian, satu buah kursi kayu, rekaman CCTV yang tersimpan dalam flashdisk, serta satu unit sepeda motor Yamaha NMAX warna hitam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini penyidik masih terus melakukan pengembangan kasus serta melengkapi berkas perkara untuk selanjutnya diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sementara itu, dua pelaku lainnya yang telah ditetapkan sebagai tersangka masih dalam pencarian dan masuk dalam daftar buronan kepolisian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polsek Kempas menegaskan akan terus memburu para pelaku yang masih melarikan diri guna mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.kilasriau.com/assets/berita/original/31919550910-img-20260622-wa0017.jpg"/><pubDate>Mon, 22 Jun 2026 16:43:09 +0700</pubDate><guid>https://www.kilasriau.com/news/detail/28752/polsek-kempas-tangkap-pelaku-pengeroyokan-dan-pembacokan-di-sungai-gantang-satu-dpo-masih-diburu</guid></item><item><title>Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan Tebar Kepedulian Lewat Bakti Sosial di Rumah Ibadah</title><link>https://www.kilasriau.com/news/detail/28751/tak-hanya-jaga-kamtibmas-polsek-kawasan-pelabuhan-tembilahan-tebar-kepedulian-lewat-bakti-sosial-di-rumah-ibadah</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kilasriau.com&lt;/strong&gt; – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke&#45;80 Tahun 2026, Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan menggelar kegiatan bakti sosial di Surau Al&#45;Hidayah, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Senin (22/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan, IPDA Parna Simarmata SH, bersama sejumlah personel Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, personel Polri melaksanakan gotong royong membersihkan lingkungan Surau Al&#45;Hidayah sekaligus menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada marbot atau kaum surau sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan, IPDA Parna Simarmata SH, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke&#45;80 yang mengusung semangat &quot;Polri untuk Masyarakat&quot;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, bakti sosial yang dilakukan tidak hanya bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga mempererat hubungan antara Polri dengan tokoh agama, pengurus rumah ibadah, dan warga sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Polri bukan hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir memberikan manfaat serta kepedulian sosial kepada masyarakat,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain menyerahkan bantuan sembako, personel Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan juga melakukan aksi gotong royong membersihkan area surau guna menciptakan lingkungan ibadah yang bersih, nyaman, dan sehat bagi para jamaah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan bakti sosial tersebut melibatkan Kanit Binmas AIPTU Antoni Lubis, Kasium BRIPKA Darman, Kanit Reskrim AIPTU Anggia Susanto SH, Kanit Provos AIPDA Riko Nurhidayat SH, serta Banit Binmas BRIPTU Irvan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan kemanusiaan dan keagamaan tersebut, Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan berharap dapat memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan berlangsung hingga pukul 10.00 WIB dan berakhir dalam keadaan aman, tertib, serta kondusif. Momentum ini sekaligus menjadi wujud nyata pengabdian Polri kepada masyarakat menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke&#45;80 pada 1 Juli 2026 mendatang.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.kilasriau.com/assets/berita/original/57922184181-img-20260622-wa0015.jpg"/><pubDate>Mon, 22 Jun 2026 13:34:34 +0700</pubDate><guid>https://www.kilasriau.com/news/detail/28751/tak-hanya-jaga-kamtibmas-polsek-kawasan-pelabuhan-tembilahan-tebar-kepedulian-lewat-bakti-sosial-di-rumah-ibadah</guid></item><item><title>Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke&#45;80, Polres Inhil Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat</title><link>https://www.kilasriau.com/news/detail/28750/bakti-kesehatan-hari-bhayangkara-ke80-polres-inhil-hadirkan-pelayanan-kesehatan-gratis-untuk-masyarakat</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kilasriau.com&lt;/strong&gt; – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke&#45;80 Tahun 2026 dengan tema “Polri untuk Masyarakat”, Polres Indragiri Hilir menggelar kegiatan Bakti Kesehatan Polri yang berlangsung di Aula Rekonfu Polres Indragiri Hilir, Senin (22/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., dan dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Indragiri Hilir Ny. Andini Farouk, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir Ns. Matzen, SKM., M.Si., M.Kes., Kepala Unit Transfusi Darah PMI Kabupaten Indragiri Hilir dr. Saud Pakpahan, para pejabat utama Polres Inhil, tenaga kesehatan, serta masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, sambutan Kapolres Indragiri Hilir, sambutan perwakilan Dinas Kesehatan, foto bersama, serta pelaksanaan kegiatan bakti kesehatan yang meliputi donor darah, sunatan massal, dan pemeriksaan kesehatan gratis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora S.H, S.I.K, menyampaikan bahwa kegiatan bakti kesehatan merupakan wujud nyata kepedulian dan pengabdian Polri kepada masyarakat melalui pelayanan kemanusiaan yang bermanfaat secara langsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan dan pengabdian Polri kepada masyarakat melalui donor darah, khitanan massal, serta pemeriksaan kesehatan gratis. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir,” ujar Kapolres.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres juga menambahkan bahwa melalui kegiatan tersebut, Polri berupaya memperkuat sinergitas dengan instansi terkait, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pelayanan yang humanis, presisi, serta bermanfaat bagi masyarakat luas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada pelaksanaannya, kegiatan bakti kesehatan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Adapun layanan yang diberikan meliputi cek kesehatan gratis kepada 65 orang, pemeriksaan HPV DNA terhadap 8 orang, sunatan massal bagi 9 anak, serta donor darah yang diikuti oleh 73 peserta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang melibatkan unsur Polri, TNI, tenaga kesehatan, relawan, dan masyarakat umum tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke&#45;80 yang bertujuan mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat serta mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Indragiri Hilir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta kondusif.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Indragiri Hilir dalam memberikan pelayanan terbaik dan hadir di tengah masyarakat sesuai semangat Hari Bhayangkara ke&#45;80, “Polri untuk Masyarakat.”&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.kilasriau.com/assets/berita/original/84654504130-img-20260622-wa0013.jpg"/><pubDate>Mon, 22 Jun 2026 13:30:46 +0700</pubDate><guid>https://www.kilasriau.com/news/detail/28750/bakti-kesehatan-hari-bhayangkara-ke80-polres-inhil-hadirkan-pelayanan-kesehatan-gratis-untuk-masyarakat</guid></item><item><title>Dandim 0314/Inhil Nobar Piala Dunia Bersama Masyarakat di Angkringan Kodim</title><link>https://www.kilasriau.com/news/detail/28749/dandim-0314inhil-nobar-piala-dunia-bersama-masyarakat-di-angkringan-kodim</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kilasriau.com&lt;/strong&gt; – Komandan Kodim (Dandim) 0314/Indragiri Hilir, Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han., menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 bersama masyarakat di Angkringan Kodim 0314/Inhil, Minggu malam. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan antara prajurit TNI dengan warga sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan tersebut, masyarakat bersama Dandim menyaksikan pertandingan seru antara Spanyol melawan Arab Saudi. Sejak peluit awal dibunyikan, para penonton tampak antusias memberikan dukungan kepada tim favorit masing&#45;masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertandingan berlangsung menarik dengan dominasi tim Spanyol. Hingga laga usai, Spanyol berhasil meraih kemenangan telak dengan skor 4&#45;0 atas Arab Saudi. Kemenangan tersebut disambut sorak gembira para penonton yang memadati Angkringan Kodim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dandim 0314/Inhil, mengatakan bahwa kegiatan nobar ini bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan kedekatan antara TNI dengan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menciptakan suasana kebersamaan dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sepak bola menjadi salah satu sarana yang mampu menyatukan berbagai kalangan dalam suasana penuh kekeluargaan,” ujar Dandim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Suasana hangat dan penuh canda tawa mewarnai jalannya nobar hingga pertandingan berakhir. Masyarakat pun mengapresiasi kegiatan tersebut karena selain menjadi hiburan bersama, juga mempererat hubungan kekeluargaan antara Kodim 0314/Inhil dengan warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan terselenggaranya nobar Piala Dunia 2026 ini, diharapkan sinergi serta kebersamaan antara TNI dan masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir semakin kuat demi menjaga persatuan dan kondusivitas wilayah.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.kilasriau.com/assets/berita/original/75732324076-img-20260622-wa0012.jpg"/><pubDate>Mon, 22 Jun 2026 12:10:25 +0700</pubDate><guid>https://www.kilasriau.com/news/detail/28749/dandim-0314inhil-nobar-piala-dunia-bersama-masyarakat-di-angkringan-kodim</guid></item><item><title>Menaker Tekankan Pentingnya Menyiapkan Generasi Masa Depan Hadapi Dunia Kerja Baru</title><link>https://www.kilasriau.com/news/detail/28748/menaker-tekankan-pentingnya-menyiapkan-generasi-masa-depan-hadapi-dunia-kerja-baru</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kilasriau.com, &lt;/strong&gt;Bandung — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan pentingnya menyiapkan generasi masa depan Indonesia dengan keterampilan yang relevan dan karakter yang kuat agar mampu menghadapi dunia kerja baru yang terus berubah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Menaker, perkembangan teknologi, kecerdasan buatan (AI), otomatisasi, transformasi digital, ekonomi hijau, pola kerja jarak jauh, serta meningkatnya persaingan global telah membawa perubahan besar terhadap dunia kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Lanskap dunia kerja terus berubah. Karena itu, kita perlu menyiapkan generasi masa depan agar memiliki kemampuan untuk berkembang dan menghadapi berbagai perubahan yang akan datang,&quot; kata Menaker saat menjadi pembicara pada Global Parenting Summit 2026 dengan tema Future Skills untuk Generasi Masa Depan Indonesia di Bandung, Sabtu (20/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menaker mengemukakan, laporan Future of Jobs Report 2025 dari World Economic Forum memperkirakan 22 persen pekerjaan akan terdampak perubahan hingga 2030. Pada periode yang sama, sekitar 170 juta pekerjaan baru diproyeksikan muncul, sementara 92 juta pekerjaan lainnya berpotensi tergantikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, perubahan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan kompetensi di dunia kerja juga terus berkembang. Dunia kerja masa depan tidak hanya membutuhkan penguasaan teknologi, tetapi juga kemampuan untuk terus belajar, beradaptasi, dan mengembangkan kompetensi sesuai kebutuhan zaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menaker menilai, penguatan keterampilan masa depan menjadi kunci dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia menuju 2045. Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu dari lima ekonomi terbesar dunia pada 2045 dengan pendapatan per kapita diproyeksikan mencapai USD 23.000 hingga USD 30.300 sebagaimana tertuang dalam RPJPN 2025–2045.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, peluang tersebut harus didukung SDM yang unggul, adaptif, dan mampu mengikuti perkembangan zaman. Di tengah bonus demografi yang berlangsung, keberhasilan Indonesia mencapai target tersebut sangat bergantung pada kemampuan menyiapkan generasi yang kompeten dan siap menghadapi perubahan dunia kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ka rena itu, generasi masa depan perlu dibekali keterampilan yang relevan agar mampu beradaptasi dan bersaing di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dinamis,&quot; kata Menaker.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menaker juga menegaskan bahwa keterampilan masa depan harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter. Nilai&#45;nilai seperti integritas, disiplin, tanggung jawab, etika, dan empati merupakan fondasi penting dalam membangun talenta yang berkualitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menaker menambahkan, di tengah kemajuan AI yang semakin pesat, kemampuan manusia yang tidak dapat digantikan teknologi justru akan semakin bernilai. Kemampuan membangun kepercayaan, berempati, berkomunikasi, memimpin, dan bekerja sama menjadi keunggulan yang harus terus dikembangkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Semakin canggih AI, semakin penting keterampilan manusia yang tidak dapat ditiru oleh mesin. Semakin canggih AI, semakin langka dan semakin bernilai sentuhan manusia,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan tersebut, Menaker mengajak para orang tua untuk mengambil peran ak tif dalam menyiapkan generasi masa depan. Menurutnya, keluarga merupakan ekosistem pembelajaran pertama yang berperan penting dalam membentuk karakter, kebiasaan belajar, dan pola pikir anak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Anak&#45;anak kita mungkin akan bekerja pada profesi yang hari ini bahkan belum ada. Karena itu, tugas kita bukan hanya menyiapkan mereka untuk satu pekerjaan tertentu, tetapi membekali mereka dengan kemampuan belajar, karakter yang kuat, serta keterampilan yang membuat mereka siap menghadapi berbagai perubahan di masa depan,&quot; pungkas Menaker.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.kilasriau.com/assets/berita/original/58127336306-whatsapp_image_2026-06-20_at_19.jpeg"/><pubDate>Mon, 22 Jun 2026 11:45:27 +0700</pubDate><guid>https://www.kilasriau.com/news/detail/28748/menaker-tekankan-pentingnya-menyiapkan-generasi-masa-depan-hadapi-dunia-kerja-baru</guid></item><item><title>Bupati Herman Resmi tutup Musabaqah Tilawatil Quran ke&#45;56 Tingkat Kecamatan Kateman</title><link>https://www.kilasriau.com/news/detail/28747/bupati-herman-resmi-tutup-musabaqah-tilawatil-quran-ke56-tingkat-kecamatan-kateman</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kilasriau.com &#45; &lt;/strong&gt;Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman, resmi tutup Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke&#45;56 Tingkat Kecamatan Kateman yang berlangsung di Balai Pemuda Guntung, pada Minggu (21/6) malam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah pihak turut menyaksikan Penutupan MTQ Tingkat Kecamatan Kateman, yakni, Kepala DPMPTSP Inhil, unsur Forkopimcam, Humas PT Pulau Sambu Guntung, tokoh agama, tokoh masyarakat, para utusan desa/kelurahan serta masyarakat setempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam arahannya, Bupati Inhil Herman sampaikan, MTQ Tingkat Kecamatan &amp;nbsp;merupakan wadah untuk menjaring serta mempersiapkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik yang akan mewakili daerah pada ajang MTQ tingkat yang lebih tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kepada peserta yang berhasil meraih prestasi di MTQ ke&#45;56 Tingkat Kecamatan Kateman, jangan merasa cukup sampai di sini saja, teruslah berlatih dengan disiplin, persiapkan diri dengan matang untuk kompetisi selanjutnya,&quot; ungkap Bupati.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan mengupayakan latihan yang maksimal, Bupati harap membuka peluang prestasi bagi Duta&#45;Duta Al Quran tersebut.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami berharap pihak terkait dapat melakukan pembinaan dengan optimal, agar anak&#45;anak kita ini dapat mengharumkan nama daerah bukan hanya di tingkat kabupaten, tapi provinsi hingga nasional,&quot; lanjut Herman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya, kepada peserta yang belum berhasil Bupati berpesan untuk tidak berkecil hati, jadikan momen ini untuk lebih giat melatih diri.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.kilasriau.com/assets/berita/original/86691231629-img-20260622-wa0009.jpg"/><pubDate>Mon, 22 Jun 2026 11:42:38 +0700</pubDate><guid>https://www.kilasriau.com/news/detail/28747/bupati-herman-resmi-tutup-musabaqah-tilawatil-quran-ke56-tingkat-kecamatan-kateman</guid></item><item><title>Jelang MTQ Ke&#45;44 Provinsi Riau, Pemkab Inhil Matangkan Persiapan Kafilah Daerah</title><link>https://www.kilasriau.com/news/detail/28746/jelang-mtq-ke44-provinsi-riau-pemkab-inhil-matangkan-persiapan-kafilah-daerah</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kilasriau.com&lt;/strong&gt; – Dalam rangka mematangkan persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur&apos;an (MTQ) ke&#45;44 Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) membuka kegiatan pembinaan Kafilah MTQ Kabupaten Inhil.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Inhil Herman yang diwakili Asisten III Setdakab Inhil, H. Padillah, di Tembilahan, Minggu (21/06/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam laporannya, Wakil Ketua LPTQ Inhil yang juga Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Inhil, H. Harun, menyampaikan bahwa Kabupaten Indragiri Hilir mengirimkan sebanyak 64 peserta untuk mengikuti MTQ ke&#45;44 Tingkat Provinsi Riau tahun 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Harun menjelaskan, para peserta akan berlaga pada berbagai cabang perlombaan, di antaranya Tilawah Al&#45;Qur&apos;an, Qira&apos;at Mujawwad dan Murattal, Tahfidz Al&#45;Qur&apos;an, Syarhil Qur&apos;an, Fahmil Qur&apos;an, Tafsir Al&#45;Qur&apos;an, Hadis, Kaligrafi Al&#45;Qur&apos;an, Al&#45;Barzanji serta Karya Tulis Ilmiah Qur&apos;an (KTIQ).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mewakili Bupati Inhil, Padillah menegaskan bahwa seluruh peserta yang tergabung dalam Kafilah Inhil merupakan putra&#45;putri terbaik daerah yang mendapat amanah untuk membawa nama baik Kabupaten Indragiri Hilir di ajang MTQ tingkat Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kalian adalah putra&#45;putri terbaik yang akan mewakili daerah. Manfaatkan waktu pembinaan ini dengan sebaik&#45;baiknya untuk mengasah kemampuan, meningkatkan kepercayaan diri serta memperkuat mental saat bertanding,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menyampaikan dukungan dan doa kepada seluruh peserta, termasuk peserta cabang Tahfidz yang saat ini mengikuti pembinaan secara daring serta peserta cabang Kaligrafi yang sedang menjalani pembinaan dan pendalaman materi secara intensif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Padillah berharap seluruh peserta dapat memberikan penampilan terbaik serta mengharumkan nama Kabupaten Indragiri Hilir pada MTQ ke&#45;44 Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026. Menurutnya, keberhasilan kafilah tidak terlepas dari peran para pembina, pelatih dan guru yang telah membimbing peserta dengan penuh dedikasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan pembinaan ini, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir optimistis Kafilah Inhil mampu tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik pada MTQ ke&#45;44 Tingkat Provinsi Riau yang akan digelar di Kabupaten Kuantan Singingi.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.kilasriau.com/assets/berita/original/60170709019-img-20260622-wa0004.jpg"/><pubDate>Mon, 22 Jun 2026 11:39:59 +0700</pubDate><guid>https://www.kilasriau.com/news/detail/28746/jelang-mtq-ke44-provinsi-riau-pemkab-inhil-matangkan-persiapan-kafilah-daerah</guid></item><item><title>Kemnaker akan Gelar Orientasi Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2</title><link>https://www.kilasriau.com/news/detail/28745/kemnaker-akan-gelar-orientasi-pelatihan-vokasi-nasional-batch-2</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kilasriau.com, &lt;/strong&gt;Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan menggelar Orientasi Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 2 pada 22 Juni 2026 yang sekaligus menandai dimulainya pelaksanaan pelatihan bagi peserta yang telah lolos seleksi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaksanaan PVN Batch 2 akan berlangsung di 21 Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), 13 Satuan Pelayanan (Satpel), serta Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di berbagai wilayah Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengimbau seluruh peserta yang dinyatakan l olos untuk memantau pengumuman resmi terkait jadwal dan instruksi teknis orientasi di balai pelatihan masing&#45;masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kemnaker menyelenggarakan Program Pelatihan Vokasi Nasional untuk membekali peserta dengan keahlian berbasis kebutuhan industri agar memiliki kompetensi yang relevan, sehingga dapat meningkatkan peluang untuk bekerja maupun mengembangkan kewirausahaan,&quot; ujar Darmawansyah melalui Siaran Pers Biro Humas Kemnaker, Minggu (21/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Darmawansyah menjelaskan, PVN Batch 2 diprioritaskan bagi lulusan SMA/SMK sederajat dan terbuka bagi masyarakat berusia minimal 17 tahun yang memiliki akun SIAPkerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, pelatihan vokasi menjadi salah satu upaya penting dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja melalui penguatan keterampilan, produktivitas, disiplin, dan etos kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Peserta tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga berbagai pembekalan yang diperlukan agar lebih siap menghadapi dunia kerja maupun membangun usaha mandiri,&quot; katany a.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seluruh rangkaian pelatihan vokasi ini disediakan secara gratis oleh pemerintah. Peserta juga akan mendapatkan berbagai fasilitas pendukung selama mengikuti pelatihan, seperti makan siang, bantuan transportasi, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, sertifikat pelatihan dari BPVP, sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), serta fasilitas asrama bagi peserta yang memenuhi kriteria.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Darmawansyah berharap peserta mengikuti seluruh tahapan pelatihan dengan sungguh&#45;sungguh agar kompetensi yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk meningkatkan daya saing di dunia profesional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Melalui Program Pelatihan Vokasi Nasional ini, Kemnaker berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri dan mampu berkontribusi dalam penguatan kualitas tenaga kerja Indonesia,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.kilasriau.com/assets/berita/original/78609505789-whatsapp_image_2026-06-21_at_18.jpeg"/><pubDate>Mon, 22 Jun 2026 09:41:06 +0700</pubDate><guid>https://www.kilasriau.com/news/detail/28745/kemnaker-akan-gelar-orientasi-pelatihan-vokasi-nasional-batch-2</guid></item><item><title>Outlook Ketenagakerjaan 2026 Petakan Tantangan dan Proyeksikan Jutaan Peluang Kerja</title><link>https://www.kilasriau.com/news/detail/28744/outlook-ketenagakerjaan-2026-petakan-tantangan-dan-proyeksikan-jutaan-peluang-kerja</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kilasriau.com, Jakarta —&lt;/strong&gt; Outlook Ketenagakerjaan 2026 yang disusun Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang Ketenagakerjaan) Kementerian Ketenagakerjaan memproyeksikan jutaan peluang kerja baru dari hilirisasi industri dan ekonomi hijau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di saat yang sama, kajian tersebut juga memetakan sejumlah tantangan pasar kerja, mulai dari tingginya pekerja informal, kesenjanga n kompetensi, hingga kebutuhan adaptasi terhadap transformasi digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Barenbang Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi, mengatakan perubahan lanskap ketenagakerjaan pada abad ke&#45;21 dipengaruhi berbagai faktor global, mulai dari perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), otomatisasi, digitalisasi, hingga tuntutan pembangunan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Indonesia berada pada momentum penting untuk mentransformasi pasar kerja menuju struktur yang lebih produktif, inklusif, dan berkelanjutan. Outlook Ketenagakerjaan 2026 memberikan gambaran mengenai peluang, tantangan, serta arah kebijakan yang perlu ditempuh untuk memperkuat ketahanan pasar kerja nasional,” kata Anwar melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Senin (22/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu peluang terbesar berasal dari kebijakan hilirisasi sumber daya alam yang terus berkembang. Selain hilirisasi, transisi menuju ekonomi hijau juga diperkirakan menjadi sumber pertumbuhan lapangan kerja baru. Outlook Ketenagaker jaan 2026 memproyeksikan jumlah green jobs mencapai 3,88 juta orang pada 2026, seiring berkembangnya energi baru terbarukan, ekonomi sirkular, elektrifikasi transportasi, dan modernisasi industri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Peluang kerja yang tercipta dari hilirisasi dan ekonomi hijau harus diimbangi dengan kesiapan tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri. Karena itu, pengembangan keterampilan menjadi faktor yang sangat penting,” ujar Anwar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, Outlook Ketenagakerjaan 2026 juga mengidentifikasi sejumlah tantangan yang perlu menjadi perhatian. Kajian tersebut mencatat sekitar 58 persen tenaga kerja Indonesia masih bekerja di sektor informal. Kondisi ini menunjukkan bahwa transformasi pasar kerja menuju pekerjaan yang lebih produktif dan berkualitas masih perlu terus diperkuat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Transformasi digital juga telah membuka peluang kerja melalui berkembangnya pekerjaan berbasis platform digital. Meski demikian, perkembangan tersebut menghadirkan tantangan terka it pengaturan hubungan kerja, perlindungan sosial, dan adaptasi regulasi ketenagakerjaan terhadap dinamika ekonomi digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tantangan lain yang menjadi perhatian adalah kesenjangan kompetensi tenaga kerja. Outlook Ketenagakerjaan 2026 menunjukkan bahwa sekitar 50 persen tenaga kerja memiliki literasi digital dasar hingga menengah, sementara kebutuhan industri membutuhkan lebih dari 80 persen tenaga kerja yang memiliki kompetensi digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, fenomena skill mismatch atau ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan pendidikan dan kebutuhan dunia kerja masih menjadi tantangan dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk menjawab berbagai tantangan sekaligus memanfaatkan peluang yang ada, Kemnaker terus mendorong penguatan sistem pengembangan kompetensi nasional melalui strategi link and match antara pelatihan vokasi dan kebutuhan dunia usaha serta dunia industri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upaya tersebut dilakukan melalui revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK), pengu atan pelatihan berbasis teknologi, pengembangan kompetensi digital dan energi hijau, serta harmonisasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dengan kebutuhan industri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Penguatan kompetensi tenaga kerja, peningkatan relevansi pendidikan dan pelatihan vokasi, serta kolaborasi yang erat antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan menjadi kunci untuk memanfaatkan berbagai peluang yang muncul dari transformasi ekonomi dan teknologi,” kata Anwar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap Outlook Ketenagakerjaan 2026 dapat menjadi referensi bagi pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya dalam menyusun langkah&#45;langkah strategis guna memperkuat daya saing tenaga kerja Indonesia dan menciptakan pasar kerja yang lebih tangguh, produktif, dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.kilasriau.com/assets/berita/original/54516900528-whatsapp_image_2026-06-22_at_06.jpeg"/><pubDate>Mon, 22 Jun 2026 09:39:19 +0700</pubDate><guid>https://www.kilasriau.com/news/detail/28744/outlook-ketenagakerjaan-2026-petakan-tantangan-dan-proyeksikan-jutaan-peluang-kerja</guid></item><item><title>Menenun Masa Depan dari Akar Budaya, Suhardiman Amby Uji Disertasi Program Doktor di Unri</title><link>https://www.kilasriau.com/news/detail/28743/menenun-masa-depan-dari-akar-budaya-suhardiman-amby-uji-disertasi-program-doktor-di-unri</link><description>&lt;h2&gt;&amp;nbsp;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;strong&gt; (&lt;/strong&gt;&lt;a href=&quot;KilasRiau.com&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(210, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Kilas&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(0, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Riau.com&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;) – Pembangunan sejati sesungguhnya tidak selalu dimulai dari dentuman alat berat atau deretan bangunan yang menjulang. Kadang ia lahir dari ruang&#45;ruang sunyi kampus, dari lembar demi lembar kajian ilmiah, lalu menjelma menjadi gagasan yang kelak menggerakkan masyarakat menuju perubahan.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Senin (22/6/2026), ruang akademik Program Doktor Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau akan menjadi tempat bertemunya dunia ilmu pengetahuan dengan pengalaman praktik pemerintahan. Bupati Kuantan Singingi, Dr H Suhardiman Amby, dijadwalkan hadir sebagai penguji eksternal dalam ujian tertutup disertasi yang disusun Promovendus Dini Handayani.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Disertasi bertajuk &lt;i&gt;&quot;Pembangunan Masyarakat Lokal di Kabupaten Kuantan Singingi&quot;&lt;/i&gt; itu tidak sekadar berbicara tentang angka&#45;angka pembangunan, melainkan mencoba membaca denyut kehidupan masyarakat, menggali kekuatan sosial yang hidup di tengah desa&#45;desa, dan merumuskan bagaimana pembangunan dapat tumbuh dari akar budaya masyarakat sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi Suhardiman Amby, tema tersebut memiliki relevansi yang sangat besar dengan tantangan pembangunan daerah saat ini. Sebab, menurutnya, kemajuan sebuah daerah tidak hanya ditentukan oleh keberhasilan membangun infrastruktur, tetapi juga oleh keberhasilan membangun manusia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pembangunan masyarakat lokal merupakan fondasi utama dalam mewujudkan kemajuan daerah. Infrastruktur memang penting, tetapi yang jauh lebih penting adalah bagaimana masyarakat mampu menjadi subjek pembangunan, bukan sekadar objek pembangunan,&quot; ujar Suhardiman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama memimpin Kabupaten Kuantan Singingi, berbagai kebijakan pemerintah daerah, menurutnya, diarahkan untuk memperkuat kapasitas masyarakat desa, membangun ekonomi kerakyatan, serta membuka ruang partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di tanah yang dialiri Sungai Kuantan dan diwarisi tradisi panjang kehidupan masyarakat Melayu, Suhardiman melihat terdapat kekuatan besar yang tidak dapat diukur dengan angka semata. Modal sosial yang tumbuh dari semangat gotong royong, adat istiadat, nilai keagamaan, serta rasa kebersamaan yang telah mengakar selama puluhan bahkan ratusan tahun menjadi fondasi penting bagi kemajuan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita memiliki modal sosial yang luar biasa. Budaya gotong royong, semangat kebersamaan, tradisi adat, hingga nilai&#45;nilai keagamaan yang hidup di tengah masyarakat harus menjadi kekuatan utama dalam pembangunan. Karena pembangunan yang berhasil adalah pembangunan yang berakar pada identitas masyarakatnya sendiri,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Suhardiman, pembangunan yang tercerabut dari akar budaya hanya akan melahirkan kemajuan yang rapuh. Sebaliknya, pembangunan yang tumbuh dari karakter masyarakatnya akan memiliki ketahanan menghadapi perubahan zaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, ia memandang penelitian akademik memiliki posisi yang sangat penting dalam membantu pemerintah melahirkan kebijakan yang tepat sasaran. Baginya, kampus bukan sekadar tempat melahirkan gelar dan teori, tetapi juga ruang yang menghasilkan gagasan&#45;gagasan yang mampu menjawab persoalan nyata masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kampus dan pemerintah daerah harus terus bersinergi. Hasil&#45;hasil penelitian dari perguruan tinggi jangan hanya berhenti di rak perpustakaan, tetapi harus mampu menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan publik. Dengan demikian, pembangunan yang dijalankan benar&#45;benar berbasis data, riset dan kebutuhan masyarakat,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap penelitian tersebut mampu melahirkan rekomendasi yang aplikatif untuk memperkuat pembangunan desa, meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat, memperbaiki pelayanan publik serta mendorong tata kelola pemerintahan yang semakin partisipatif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai penguji eksternal, Suhardiman menegaskan dirinya akan melihat sejauh mana penelitian tersebut mampu menawarkan solusi atas berbagai persoalan pembangunan yang dihadapi masyarakat saat ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sebagai penguji eksternal, saya tentu akan melihat bagaimana penelitian ini mampu menjawab tantangan pembangunan yang dihadapi masyarakat saat ini. Kita ingin ada kontribusi nyata dari dunia akademik untuk kemajuan Kuantan Singingi dan daerah&#45;daerah lainnya di Provinsi Riau,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih jauh, Suhardiman menilai masa depan pembangunan tidak lagi dapat dijalankan secara sendiri&#45;sendiri. Era kolaborasi telah menjadi keniscayaan. Pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha dan masyarakat harus berjalan beriringan dalam satu tujuan yang sama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Tidak ada lagi pembangunan yang berjalan sendiri&#45;sendiri. Semua pihak harus terlibat. Pemerintah menyiapkan kebijakan, kampus menghadirkan kajian ilmiah, dunia usaha mendorong investasi dan masyarakat menjadi pelaku utama pembangunan. Kolaborasi inilah yang akan menentukan keberhasilan pembangunan daerah ke depan,&quot; tutupnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di tengah derasnya arus perubahan, ruang&#45;ruang akademik tetap menjadi tempat lahirnya gagasan dan harapan. Sebab membangun daerah bukan semata menghadirkan jalan dan gedung, melainkan menumbuhkan manusia, merawat kebudayaan, dan menjaga agar kemajuan tetap berjalan seiring dengan identitas masyarakatnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan dari ruang sidang disertasi itu, secercah pemikiran tentang masa depan Kuantan Singingi kembali dititipkan kepada ilmu pengetahuan, dengan harapan kelak menjelma menjadi kebijakan yang berpihak kepada rakyat dan mengakar kuat pada jati diri daerahnya.&lt;strong&gt;*(ald)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.kilasriau.com/assets/berita/original/2574056472-img-20260619-wa0101.jpg"/><pubDate>Sun, 21 Jun 2026 22:45:34 +0700</pubDate><guid>https://www.kilasriau.com/news/detail/28743/menenun-masa-depan-dari-akar-budaya-suhardiman-amby-uji-disertasi-program-doktor-di-unri</guid></item><item><title>Dari Rakyat, Untuk Rakyat!’ Seruan Andi Darma Taufik yang Bangkitkan Semangat Kader PDIP Inhil</title><link>https://www.kilasriau.com/news/detail/28742/dari-rakyat-untuk-rakyat’-seruan-andi-darma-taufik-yang-bangkitkan-semangat-kader-pdip-inhil</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;⁠⁠⁠⁠Kilasriau&lt;/strong&gt;.&lt;strong&gt;com‎&lt;/strong&gt; &#45; Semangat perjuangan, persatuan, dan keberpihakan kepada rakyat kembali digaungkan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Andi Darma Taufik. Dalam pesan perjuangannya, ia menegaskan bahwa kekuatan partai bukan hanya terletak pada besarnya organisasi, tetapi pada kokohnya persatuan kader dan kedekatan dengan rakyat.&lt;br&gt;&lt;br&gt;‎Andi Darma Taufik menyampaikan, perjalanan sebuah perjuangan tidak pernah dibangun oleh satu orang, melainkan oleh banyak tangan yang memiliki tekad dan tujuan yang sama. Perbedaan pandangan, pengalaman, maupun latar belakang bukan alasan untuk terpecah, tetapi menjadi energi besar untuk memperkuat barisan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;‎“Boleh berbeda pandangan, berbeda pengalaman, dan berbeda latar belakang. Tetapi selama tujuan kita sama, selama hati kita tetap bersama rakyat, maka perbedaan itu bukan kelemahan. Perbedaan adalah kekuatan,” pesan Andi. 21/06/26&lt;br&gt;‎&lt;br&gt;‎Ia menegaskan, nilai perjuangan yang diwariskan Bung Karno harus terus dijaga dan diteruskan dari generasi ke generasi. Seperti sanad keilmuan yang membuat sebuah ajaran tetap hidup, perjuangan partai juga harus memiliki mata rantai yang kuat agar tidak pernah terputus.&lt;br&gt;&lt;br&gt;‎Dari para pendahulu yang telah menanamkan nilai perjuangan, kader yang hari ini bergerak bersama rakyat, hingga generasi penerus di masa depan, seluruhnya memiliki tanggung jawab menjaga api perjuangan tetap menyala.&lt;br&gt;&lt;br&gt;‎“Jangan biarkan cita&#45;cita besar perjuangan kalah oleh persoalan kecil. Kader harus saling menguatkan, saling menjaga, dan menjadikan gotong royong sebagai kekuatan utama,” tegasnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;‎Andi juga mengingatkan pesan Bung Karno bahwa pemimpin berasal dari rakyat, bukan berdiri di atas rakyat. Karena itu, kader harus selalu hadir, mendengar, dan memahami denyut kehidupan masyarakat.&lt;br&gt;&lt;br&gt;‎“Jangan pernah jauh dari rakyat. Karena dari rakyatlah perjuangan ini lahir, bersama rakyat perjuangan ini bergerak, dan untuk rakyat seluruh pengabdian ini dipersembahkan,” ujarnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;‎Ia mengibaratkan partai sebagai sebuah bangunan besar. Sebuah bangunan tidak akan roboh hanya karena kuatnya badai dari luar, tetapi dapat runtuh ketika bagian di dalamnya berhenti saling menopang.&lt;br&gt;&lt;br&gt;‎Karena itu, menjaga kekompakan dan soliditas menjadi kewajiban seluruh kader. Bukan karena tantangan yang dihadapi kecil, melainkan karena cita&#45;cita perjuangan yang dibawa terlalu besar untuk diperjuangkan sendirian.&lt;br&gt;&lt;br&gt;‎“Selama rakyat masih berharap, selama rakyat masih mempercayai perjuangan ini, maka tugas kita belum selesai,” ungkapnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;‎Andi Darma Taufik meyakini, selama kader tetap bersatu, tetap berjalan bersama rakyat, dan tetap berpegang pada nilai perjuangan Bung Karno, PDI Perjuangan akan terus menjadi kekuatan yang hadir di tengah masyarakat, bekerja untuk rakyat, dan memperjuangkan kepentingan rakyat.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.kilasriau.com/assets/berita/original/98653916001-img-20260621-wa0018.jpg"/><pubDate>Sun, 21 Jun 2026 20:58:17 +0700</pubDate><guid>https://www.kilasriau.com/news/detail/28742/dari-rakyat-untuk-rakyat’-seruan-andi-darma-taufik-yang-bangkitkan-semangat-kader-pdip-inhil</guid></item><item><title>Ketika Kuda Hitam Menjadi Raja: Keramat Jubah Merah Menaklukkan Tepian Burondo Pangean</title><link>https://www.kilasriau.com/news/detail/28741/ketika-kuda-hitam-menjadi-raja-keramat-jubah-merah-menaklukkan-tepian-burondo-pangean</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;PANGEAN&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;strong&gt; (&lt;/strong&gt;&lt;a href=&quot;KilasRiau.com&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(210, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Kilas&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(0, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Riau.com&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;) – Senja belum benar&#45;benar turun ketika gemuruh manusia membelah tepian Batang Kuantan. Di bawah langit yang menaungi Desa Pulau Rengas, Kecamatan Pangean, ribuan pasang mata seakan menahan napas, menyaksikan dua perahu panjang beradu cepat di atas aliran sungai yang telah berabad&#45;abad menjadi saksi denyut peradaban masyarakat Kuantan Singingi.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan ketika garis akhir berhasil disentuh lebih dahulu, sorak kemenangan pun pecah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bukan jalur yang sejak awal paling dijagokan. Bukan pula mereka yang ramai disebut&#45;sebut sebagai calon juara. Tetapi dari Desa Muaro Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya, lahirlah sebuah kejutan yang menggetarkan gelanggang. Jalur Keramat Jubah Merah tampil bak kuda hitam yang mengamuk, menaklukkan satu demi satu lawan tangguh, sebelum akhirnya berdiri tegak sebagai Sang Jawara Pacu Jalur Tepian Burondo Pangean Tahun 2026, Ahad (21/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada partai puncak, Keramat Jubah Merah berhasil mengandaskan perlawanan Sari Jadi Gementar Alam dari Desa Pulau Beralo, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang. Sebelumnya, jalur kebanggaan masyarakat Muaro Sentajo itu juga membuat kejutan besar dengan menyingkirkan salah satu kandidat juara, Alam Cahayo Tuah Nagoghi dari Kecamatan Cerenti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemenangan itu bukan sekadar soal siapa yang lebih dahulu menyentuh garis akhir. Lebih dari itu, ia adalah kisah tentang kesetiaan pada tradisi, tentang irama dayung yang bergerak serentak dalam satu kehendak, dan tentang doa&#45;doa yang diam&#45;diam dipanjatkan dari kampung halaman hingga rantau yang jauh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di tepian sungai yang menjadi nadi kebudayaan masyarakat Kuansing itu, Keramat Jubah Merah menuliskan sejarahnya sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan yang diraih jalur asal Muaro Sentajo tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Selamat kepada Jalur Keramat Jubah Merah yang berhasil meraih gelar Sang Jawara di Tepian Burondo Pangean tahun 2026. Ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi Desa Muaro Sentajo dan Kecamatan Sentajo Raya,&quot; ujar Suhardiman Amby yang hadir bersama Asisten III Setda Kuansing, Drs Azhar, dan Camat Pangean, Suwandi, S.Pd., MM.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, kemenangan tersebut menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan pembinaan yang terus dilakukan masyarakat masih menjadi kekuatan utama dalam menjaga denyut kehidupan Pacu Jalur sebagai warisan budaya yang telah melintasi zaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya berharap gelar juara ini dapat terus dipertahankan pada event&#45;event berikutnya. Teruslah berlatih, jaga kekompakan, dan persiapkan diri menghadapi gelanggang yang lebih besar, termasuk event nasional nantinya,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, bagi masyarakat Muaro Sentajo, kemenangan ini sesungguhnya telah dimulai jauh sebelum dayung pertama menghentak air Batang Kuantan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia lahir dari malam&#45;malam panjang saat para pemacu berlatih. Ia tumbuh dari uluran tangan masyarakat yang menyumbang tenaga dan biaya. Ia dibesarkan oleh doa&#45;doa ibu&#45;ibu, harapan para tetua kampung, dan dukungan para perantau yang tak pernah lupa pada kampung halaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Desa Muaro Sentajo, Halmadi Asmara, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, berkat usaha para pemacu dan doa dari kito basamo, Jalur Keramat Jubah Merah sampai ke puncak. Ini adalah kebahagiaan seluruh masyarakat Muaro Sentajo,&quot; ujar Halmadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut dosen Universitas Islam Kuantan Singingi (Uniks) itu, kejayaan yang diraih Keramat Jubah Merah adalah kemenangan yang lahir dari persatuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ditambah dengan dukungan dari semua golongan masyarakat, baik berupa doa, semangat maupun bantuan dana dari masyarakat juga. Semua menjadi kekuatan besar bagi jalur ini. Kemenangan ini adalah kemenangan kita bersama,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menyampaikan terima kasih kepada para atlet pemacu, pengurus jalur, tokoh masyarakat, ninik mamak, pemuda, kaum ibu, para donatur, hingga para perantau yang selama ini tetap menjaga ikatan batin dengan kampung halaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kemenangan ini bukan akhir dari perjuangan. Ini justru menjadi awal untuk menghadapi gelanggang yang lebih besar. Kami berharap generasi muda terus mencintai dan menjaga Pacu Jalur sebagai identitas masyarakat Kuantan Singingi,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejak pagi, Tepian Burondo telah berubah menjadi lautan manusia. Mereka datang dari berbagai penjuru, membawa semangat yang sama: menyaksikan warisan budaya yang tak sekadar perlombaan, tetapi juga perayaan kebersamaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sana, Batang Kuantan kembali menjadi panggung peradaban.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setiap kayuhan bukan hanya upaya mengejar kemenangan, tetapi juga usaha menjaga denyut tradisi yang diwariskan para leluhur. Setiap hentakan dayung adalah bahasa kebudayaan yang tak pernah usang dimakan zaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan ketika Keramat Jubah Merah melesat di lintasan terakhir, sorak kemenangan yang membahana itu sesungguhnya bukan hanya milik para pemacu di atas perahu. Ia milik seluruh Muaro Sentajo.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Milik para ibu yang tak henti berdoa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Milik para perantau yang menyisipkan harapan dari kejauhan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Milik anak&#45;anak kampung yang bermimpi suatu hari kelak berdiri di atas jalur yang sama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Serta milik sebuah negeri kecil di tepian Batang Kuantan yang sekali lagi membuktikan, bahwa kejayaan tak selalu lahir dari mereka yang paling dijagokan, melainkan dari mereka yang tak pernah berhenti percaya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kini, nama Keramat Jubah Merah telah terpatri sebagai penguasa baru Tepian Burondo Pangean 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan dari Muaro Sentajo, sebuah pesan kembali berlayar bersama arus sungai yang tua itu:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;Bahwa selama dayung masih digenggam dengan kebersamaan, selama doa masih dipanjatkan dengan ketulusan, dan selama cinta kepada tradisi tetap dijaga, maka kejayaan akan selalu menemukan tepian tempat ia berlabuh&lt;/i&gt;.&lt;strong&gt;*(ald)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.kilasriau.com/assets/berita/original/97013850704-screenshot_2026-06-21-18-55-45-95_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7.jpg"/><pubDate>Sun, 21 Jun 2026 19:27:32 +0700</pubDate><guid>https://www.kilasriau.com/news/detail/28741/ketika-kuda-hitam-menjadi-raja-keramat-jubah-merah-menaklukkan-tepian-burondo-pangean</guid></item><item><title>Kuda Hitam dari Muaro Sentajo Mengukir Sejarah, Keramat Jubah Merah Jadi Sang Jawara Tepian Burondo 2026</title><link>https://www.kilasriau.com/news/detail/28740/kuda-hitam-dari-muaro-sentajo-mengukir-sejarah-keramat-jubah-merah-jadi-sang-jawara-tepian-burondo-2026</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;PANGEAN&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;strong&gt; (&lt;/strong&gt;&lt;a href=&quot;KilasRiau.com&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(210,75%,60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Kilas&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(0,75%,60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Riau.com&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;) – Riuh tepuk tangan dan sorak&#45;sorai ribuan masyarakat yang memadati Tepian Burondo, Desa Pulau Rengas, Kecamatan Pangean, Ahad (21/6/2026) petang, menjadi saksi lahirnya sang jawara baru Pacu Jalur Kuantan Singingi.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://www.kilasriau.com/gambar/images/6a37cf431d2e3.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Jalur Keramat Jubah Merah dari Desa Muaro Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya, tampil luar biasa dan berhasil membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan besar Pacu Jalur. Berstatus sebagai kuda hitam, jalur kebanggaan masyarakat Muaro Sentajo itu sukses keluar sebagai Juara I setelah menundukkan Sari Jadi Gementar Alam dari Desa Pulau Beralo, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang pada partai final.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya, Keramat Jubah Merah juga membuat kejutan dengan memulangkan salah satu kandidat kuat juara, Alam Cahayo Tuah Nagoghi dari Kecamatan Cerenti. Kemenangan demi kemenangan yang diraih akhirnya mengantarkan jalur asal Muaro Sentajo tersebut berdiri di podium tertinggi dan menyandang gelar Sang Jawara Tepian Burondo 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas prestasi gemilang tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Selamat kepada Jalur Keramat Jubah Merah yang berhasil meraih gelar Sang Jawara di Tepian Burondo Pangean tahun 2026. Ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi Desa Muaro Sentajo dan Kecamatan Sentajo Raya,&quot; ujar Suhardiman Amby didampingi Asisten III Setda Kuansing, Drs. Azhar, dan Camat Pangean, Suwandi, S.Pd., MM.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Bupati, kemenangan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet dan semangat gotong royong masyarakat masih menjadi kekuatan utama dalam melestarikan tradisi Pacu Jalur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya berharap gelar juara ini dapat terus dipertahankan pada event&#45;event berikutnya. Teruslah berlatih, jaga kekompakan, dan persiapkan diri menghadapi gelanggang yang lebih besar, termasuk event nasional nantinya,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Desa Muaro Sentajo, Halmadi Asmara, mengaku bersyukur atas keberhasilan jalur kebanggaan desanya tersebut meraih gelar juara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari perjuangan para atlet pemacu yang dibarengi dengan doa seluruh masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, berkat usaha dari para pemacu dan doa dari kito basamo, Jalur Keramat Jubah Merah akhirnya sampai ke puncak. Ini tentu menjadi kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Muaro Sentajo,&quot; ujar Halmadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dosen Universitas Islam Kuantan Singingi (Uniks) itu juga menyebut keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan seluruh lapisan masyarakat, baik yang berada di kampung halaman maupun para perantau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ditambah lagi dengan dukungan dari semua golongan masyarakat, baik berupa doa, semangat maupun bantuan dana dari masyarakat. Semua itu menjadi kekuatan besar bagi kami. Kemenangan ini adalah kemenangan bersama, bukan milik segelintir orang,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Halmadi menyampaikan terima kasih kepada para atlet pemacu, pengurus jalur, para donatur, tokoh masyarakat, pemuda, perantau, serta seluruh warga Muaro Sentajo yang selama ini telah bersama&#45;sama menjaga dan membesarkan nama Keramat Jubah Merah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kemenangan ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal untuk menghadapi gelanggang yang lebih besar. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mencintai dan melestarikan budaya Pacu Jalur sebagai identitas masyarakat Kuantan Singingi,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sepanjang perhelatan Pacu Jalur Tepian Burondo 2026, ribuan masyarakat memadati arena sejak pagi hingga menjelang senja. Sorak&#45;sorai penonton pecah ketika Keramat Jubah Merah lebih dahulu menyentuh garis finis pada partai final.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di tepian Batang Kuantan yang sarat sejarah dan tradisi, kemenangan Keramat Jubah Merah seolah menjadi penegasan bahwa kekompakan, doa, dan kebersamaan masyarakat masih menjadi kekuatan terbesar dalam mengayuh perahu panjang menuju kejayaan.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://www.kilasriau.com/gambar/images/6a37d16fe9f6c.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Kini, nama Keramat Jubah Merah telah terukir sebagai penguasa baru Tepian Burondo Pangean 2026. Dari Muaro Sentajo, sebuah pesan kembali bergema: &lt;i&gt;dayung boleh berbeda tangan, namun kemenangan akan lahir dari hati yang sama&lt;/i&gt;.&lt;strong&gt;*(ald)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.kilasriau.com/assets/berita/original/53996456876-screenshot_2026-06-21-18-35-18-09_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7.jpg"/><pubDate>Sun, 21 Jun 2026 18:49:09 +0700</pubDate><guid>https://www.kilasriau.com/news/detail/28740/kuda-hitam-dari-muaro-sentajo-mengukir-sejarah-keramat-jubah-merah-jadi-sang-jawara-tepian-burondo-2026</guid></item><item><title>Antisipasi Resiko Sejak Dini, BPJS Ketenagakerjaan Pekanbaru Kota Lindungi Atlet Sekolah Sepakbola Rumbai</title><link>https://www.kilasriau.com/news/detail/28739/antisipasi-resiko-sejak-dini-bpjs-ketenagakerjaan-pekanbaru-kota-lindungi-atlet-sekolah-sepakbola-rumbai</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kilasriau.com&lt;/strong&gt; – Komitmen terhadap perlindungan terhadap atlet kembali ditunjukkan oleh Sekolah Sepakbola Rumbai (RSC) Pekanbaru. Klub sepakbola yang berbasis di kawasan Rumbai ini secara resmi melindungi atletnya mulai dari usia 6 tahun hingga 18 tahun dengan program BPJS Ketenagakerjaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Umum RSC Pekanbaru, Ghorib Prayitno mengungkapkan, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada atlet merupakan langkah nyata untuk memberikan rasa aman dan ketenangan saat mereka bertanding maupun berlatih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami berharap dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan melindungi para atlet kami dari risiko cedera. Sehingga atlet kami bisa fokus dalam pencapaian prestasi mereka,&quot; ujar Ghorib.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberhasilan RSC di beberapa pertandingan menjadi sangat berarti. Karena mereka dapat mewakili Provinsi Riau di tingkat nasional, sehingga para atlet ini didaftarkan ke dalam dua program BPJS Ketenagakerjaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dua perlindungan kami berikan bagi atlet kami. Yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang .emberikan perlindungan atas risiko kecelakaan yang terjadi mulai dari berangkat dari rumah, saat berlatih atau bertanding, hingga kembali ke rumah. Kemudian Jaminan Kematian (JKM yanf emberikan santunan tunai kepada ahli waris jika peserta meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja,&quot; terang Ghorib.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komitmen mendukung ekosistem olahraga, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pekanbaru Kota, Hendrayanto menyatakan bahwa profesi sebagai atlet memiliki risiko cedera yang cukup tinggi, baik saat latihan keras maupun saat kompetisi sengit di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dengan adanya perlindungan ini, para atlet diharapkan bisa fokus penuh untuk mengukir prestasi terbaik tanpa harus cemas memikirkan biaya jika terjadi hal&#45;hal yang tidak diinginkan (cedera),&quot; sebut Hendra.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hendra pun menyambut baik kolaborasi ini dan mengapresiasi RSC Pekanbaru yang mendaftarkan para atletnya ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Ia menilai perlindungan ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap perlindungan dan masa depan para penggiat olahraga sepak bola karena melalui olahraga, anak&#45;anak dapat belajar banyak nilai penting, seperti kedisiplinan, kerja sama, dan semangat juang, yang dapat mereka aplikasikan dalam kehidupan sehari&#45;hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;BPJS Ketenagakerjaan terus berkomitmen mendukung perlindungan untuk atlet olahraga, khususnya di bidang sepakbola usia anak&#45;anak hingga dewasa,&quot; tegas Hendra.(yan)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.kilasriau.com/assets/berita/original/85584944448-img-20260621-wa0017.jpg"/><pubDate>Sun, 21 Jun 2026 18:42:57 +0700</pubDate><guid>https://www.kilasriau.com/news/detail/28739/antisipasi-resiko-sejak-dini-bpjs-ketenagakerjaan-pekanbaru-kota-lindungi-atlet-sekolah-sepakbola-rumbai</guid></item><item><title>Karateka Muda Kampar Tunjukkan Perkembangan di UKT Inkanas Semester I 2026</title><link>https://www.kilasriau.com/news/detail/28738/karateka-muda-kampar-tunjukkan-perkembangan-di-ukt-inkanas-semester-i-2026</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kilasriau.com&lt;/strong&gt; – Sebanyak 131 karateka mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) KYU Institut Karate&#45;Do Nasional (Inkanas) Pengcab Kampar Semester I Tahun 2026 yang digelar di Aula Sanika Satyawada Polres Kampar, Jalan Prof M Yamin, Bangkinang Kota, Minggu (21/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peserta UKT tahun ini berasal dari dua daerah, yakni Kabupaten Kampar dan Kabupaten Rokan Hulu. Dari total 131 peserta, sebanyak 121 karateka berasal dari Kampar, sementara 10 lainnya dari Rokan Hulu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Umum Pengcab Inkanas Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, S.I.K. melalui Sekretaris Umum, Satya Budhi Pratama, mengatakan jumlah peserta dari Kampar masih mendominasi pelaksanaan UKT semester 1 ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski begitu, pihaknya berharap keikutsertaan karateka dari daerah lain, termasuk Rokan Hulu, terus meningkat pada kegiatan berikutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Total ada 131 peserta. Dari Kampar sebanyak 121 orang, sedangkan dari Rokan Hulu 10 karateka,” kata Satya saat ditemui usai kegiatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut dia, antusiasme peserta mengikuti UKT cukup tinggi. Hal itu terlihat dari meningkatnya jumlah peserta asal Kampar dibanding pelaksanaan sebelumnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami berharap ada peningkatan terus, baik dari Kampar maupun dari daerah lain yang ikut bergabung,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Satya juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan dengan memfasilitasi lokasi ujian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Dukungan dari Bapak Kapolres Kampar sangat besar. Tempat yang disediakan sangat representatif sehingga membuat kegiatan berjalan dengan baik,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, salah seorang tim penguji, Diko Rahman, menilai kemampuan para peserta UKT tahun ini menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya. Peningkatan itu, kata dia, terlihat dari teknik hingga kesiapan peserta saat menjalani ujian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami melihat perkembangan anak&#45;anak cukup luar biasa dan signifikan. Harapannya, pada ujian tahun berikutnya peserta bisa lebih banyak lagi,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun demikian, Diko menilai peningkatan kualitas atlet tak bisa hanya bertumpu pada latihan di dojo. Menurut dia, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pelatih, orang tua, dan perguruan agar perkembangan atlet usia dini bisa berjalan maksimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kerja sama antara orang tua dan dojo perlu terus diperkuat supaya latihan bisa lebih maksimal dan kompetensi atlet meningkat,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal senada disampaikan penguji lainnya, Bisma Al Ibra. Ia mendorong para karateka muda untuk tetap konsisten berlatih dan tidak mudah jenuh. Salah satu cara menjaga semangat, menurut dia, adalah dengan rutin mengikuti kejuaraan atau event pertandingan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Anak&#45;anak perlu sering diikutkan dalam event atau kompetisi supaya semangatnya terjaga dan mereka punya target dalam berlatih,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengurus Pengcab Inkanas Kampar berharap kegiatan UKT tidak hanya menjadi ajang evaluasi kenaikan sabuk, tetapi juga menjadi momentum membangun mental bertanding, meningkatkan teknik, stamina, dan daya juang karateka muda di Kampar&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.kilasriau.com/assets/berita/original/96434516720-img-20260621-wa0015.jpg"/><pubDate>Sun, 21 Jun 2026 17:37:58 +0700</pubDate><guid>https://www.kilasriau.com/news/detail/28738/karateka-muda-kampar-tunjukkan-perkembangan-di-ukt-inkanas-semester-i-2026</guid></item><item><title>Fun Run Road to Riau Bhayangkara Run 2026 Meriah, Polres Inhil Gaungkan Semangat “Polri untuk Masyarakat”</title><link>https://www.kilasriau.com/news/detail/28737/fun-run-road-to-riau-bhayangkara-run-2026-meriah-polres-inhil-gaungkan-semangat-“polri-untuk-masyarakat”</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kilasriau.com&lt;/strong&gt; – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke&#45;80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir menggelar kegiatan Fun Run Road to Riau Bhayangkara Run (RBR) dengan tema “Polri untuk Masyarakat”, Minggu (21/6/2026) pagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 06.30 WIB tersebut berlangsung meriah dan diikuti sekitar 300 peserta yang terdiri dari unsur Forkopimda, Pemerintah Daerah, TNI&#45;Polri, wartawan, elemen masyarakat, organisasi kepemudaan, komunitas pelari, hingga masyarakat umum di Kota Tembilahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Indragiri Hilir Hj. Yuliantini, S.Sos., M.Si., Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., Dandim 0314/Inhil Letkol Arm. Wahib Mustofa Faturrahman, Ketua DPRD Kabupaten Indragiri Hilir Iwan Taruna, S.T., M.Si., Kepala Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir Sugito, S.H., serta sejumlah pejabat Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, perbankan, tokoh masyarakat, Bhayangkari, dan tamu undangan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan doa, dilanjutkan pelepasan peserta Fun Run Road to Riau Bhayangkara Run, kemudian pembagian doorprize kepada peserta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Para peserta menempuh rute sejauh kurang lebih 5 kilometer dengan titik start dan finish di Jalan Gajah Mada Tembilahan. Rute yang dilalui yakni Jalan Gajah Mada – Jalan M. Boya – Jalan Baharuddin Yusuf (Bundaran Pasar Pagi) – Jalan Soebrantas – Jalan Prof. M. Yamin – Jalan Veteran – Jalan Pangeran Hidayat – Jalan Hang Tuah – Jalan Sudirman – dan kembali ke Jalan Gajah Mada.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan peserta, panitia menyediakan dua titik layanan air minum (water station) serta pos kesehatan yang berada di depan Kantor DPRD Kabupaten Indragiri Hilir dan di depan Mapolres Indragiri Hilir.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fasilitas tersebut disiapkan guna memenuhi kebutuhan peserta selama berlari serta memberikan pelayanan kesehatan dan penanganan medis apabila diperlukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora S.H, S.I.K, mengatakan bahwa kegiatan Fun Run Road to Riau Bhayangkara Run ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke&#45;80 sekaligus sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sesuai dengan Tema Polri untuk masyarakat ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui olahraga, kegiatan ini juga menjadi wadah memperkuat sinergitas antara Polri, Pemerintah Daerah, TNI, instansi terkait, komunitas olahraga, serta seluruh elemen masyarakat.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di samping itu, Fun Run ini juga menjadi ajang sosialisasi dan latihan bagi peserta yang akan mengikuti Riau Bhayangkara Run Tahun 2026 di Pekanbaru pada 19 Juli 2026 mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan yang berlangsung penuh semangat dan kebersamaan tersebut, Polres Indragiri Hilir berharap dapat terus membangun citra Polri yang humanis, dekat dengan masyarakat, serta hadir memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.kilasriau.com/assets/berita/original/82014491885-img-20260621-wa0004.jpg"/><pubDate>Sun, 21 Jun 2026 11:06:57 +0700</pubDate><guid>https://www.kilasriau.com/news/detail/28737/fun-run-road-to-riau-bhayangkara-run-2026-meriah-polres-inhil-gaungkan-semangat-“polri-untuk-masyarakat”</guid></item><item><title>Ketua BKMT Inhil Hadiri Syukuran Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci</title><link>https://www.kilasriau.com/news/detail/28736/ketua-bkmt-inhil-hadiri-syukuran-kepulangan-jamaah-haji-dari-tanah-suci</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kilasriau.com &lt;/strong&gt;&#45; Ketua BKMT Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Hj. Katerina Susanti Herman menghadiri acara syukuran dan tepuk tepung tawar kepulangan jamaah haji Kabupaten Inhil dari Tanah Suci Mekah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang penuh rasa syukur tersebut berlangsung di Majelis Taklim Miftahussaadah Jalan H. Arief Gg. Gemala Kecamatan Tembilahan Hulu, Jum’at (19/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara tradisi tepuk tepung tawar ini digelar sebagai bentuk rasa syukur atas kembalinya jamaah haji dalam keadaan sehat wal’afiat setelah menunaikan ibadah haji tahun 1447H/2026M.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya Ketua BKMT Inhil Hj. Katerina Susanti menyampaikan rasa terimakasih atas penyambutan hangat kepada para jamaah haji Kabupaten Indragiri Hilir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Syukur alhamdulillah, mulai dari proses pemberangkatan menuju tanah suci hingga kepulangan ke kampung halaman semua jamaah diberikan kesehatan,”ucapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menambahkan bahwa dirinya secara khusus meminta do’a kepada para jamaah haji untuk kemajuan daerah kita, Kabupaten Indragiri Hilir tercinta,”ungkapnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.kilasriau.com/assets/berita/original/62282565412-fb_img_1782011066349.jpg"/><pubDate>Sun, 21 Jun 2026 10:05:29 +0700</pubDate><guid>https://www.kilasriau.com/news/detail/28736/ketua-bkmt-inhil-hadiri-syukuran-kepulangan-jamaah-haji-dari-tanah-suci</guid></item><item><title>Hadiri Grand Final Bujang Dara 2026, Bupati Berharap Para Pemenang Aktif Promosikan Inhil</title><link>https://www.kilasriau.com/news/detail/28735/hadiri-grand-final-bujang-dara-2026-bupati-berharap-para-pemenang-aktif-promosikan-inhil</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kilasriau.com&lt;/strong&gt; &#45; Bupati Indragiri Hilir yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM H. Muammar Gaddafi menghadiri malam Grand Final Pemilihan Bujang Dara Kab. Inhil Tahun 2025, Jum’at malam (18/07/2025).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Puncak acara yang dilaksanakan di gedung Engku Kelana Tembilahan ini turut dihadiri Forkopimda dan beberapa Kepala OPD di lingkungan Pemkab. Inhil, Ketua Dekranasda Kab. Inhil Hj. Katerina Susanti Herman dengan disaksikan ratusan masyarakat dan kaula muda yang menyaksikan sekaligus memberikan dukungan untuk para finalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Membacakan sambutan Bupati Inhil, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM H. Muammar Gaddafi menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini, “pemilihan Bujang Dara adalah salah satu ajang promosi daerah khususnya di bidang pariwisata serta sarana untuk melestarikan nilai – nilai budaya yang ada di Indragiri Hilir”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelum menutup sambutannya, Bupati Inhil juga menyampaikan harapannya agar peserta yang nantinya menyandang gelar Bujang dan Dara Indragiri Hilir mampu dan mau bertanggung jawab mempromosikan daerah khususnya di bidang pariwisata.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Senada dengan yang dikatakan Bupati, Hj. Katerina Susanti Herman dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dekranasda Kab. Inhil yang juga menjadi salah satu juri pada acara tersebut menyampaikan harapannya agar Bujang dan Dara terpilih bisa lebih aktif mengeksplor dan mengenalkan budaya, pariwisata dan berbagai potensi lainnya yang ada di Indragiri Hilir serta mau dan mampu berkolaborasi dengan pemerintah daerah.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.kilasriau.com/assets/berita/original/6986809455-fb_img_1782010848702.jpg"/><pubDate>Sun, 21 Jun 2026 10:07:12 +0700</pubDate><guid>https://www.kilasriau.com/news/detail/28735/hadiri-grand-final-bujang-dara-2026-bupati-berharap-para-pemenang-aktif-promosikan-inhil</guid></item><item><title>Pesona Alesha Tak Terbendung! Siswi 8 Tahun Ini Taklukkan Panggung Bujang Dara Inhil 2026</title><link>https://www.kilasriau.com/news/detail/28734/pesona-alesha-tak-terbendung-siswi-8-tahun-ini-taklukkan-panggung-bujang-dara-inhil-2026</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kilasriau.com&lt;/strong&gt; – Alesha Mikayla Hadid berhasil meraih gelar Juara 1 Dara Anak pada ajang Pemilihan Bujang &amp;amp; Dara Indragiri Hilir (Inhil) 2026.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Prestasi tersebut diumumkan pada malam puncak pemilihan yang berlangsung meriah di Gedung Daerah Engku Kelana, Tembilahan, Jumat (19/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ajang tahunan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke&#45;61 Kabupaten Indragiri Hilir itu diikuti oleh peserta dari berbagai kategori usia, mulai dari anak, remaja hingga dewasa. Setelah melalui serangkaian tahapan penilaian yang ketat, dewan juri menetapkan Alesha Mikayla Hadid sebagai Dara Anak terbaik tahun 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alesha Mikayla Hadid merupakan siswi Sekolah Kasih Lestari yang lahir pada 10 April 2018. Putri dari pasangan Abyadh Nadhiifun, ST dan Werie Irma Pamasih, SE ini merupakan anak pertama dari dua bersaudara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberhasilan Alesha tidak diraih secara instan. Selama masa karantina, seluruh finalis mendapatkan pembekalan terkait wawasan budaya, kepariwisataan, etika, serta kemampuan komunikasi sebagai calon duta daerah. Para peserta juga mengikuti sesi advokasi dan tanya jawab di hadapan dewan juri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Malam final tersebut menjadi puncak dari rangkaian kegiatan yang telah dijalani para finalis. Dewan juri yang terdiri dari Ketua Dekranasda Inhil Katerina Susanti Herman, tokoh budaya Riau Ahmadi, Dara Keisya Aurellia, perwakilan Ikatan Bujang Dara Riau Bujang Muhajir Arif, serta profesional tata rias Bang Rijak, melakukan penilaian berdasarkan kemampuan, wawasan, karakter, dan penampilan peserta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bupati Indragiri Hilir melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Muammar Ghaddafi, dalam sambutan yang dibacakannya menegaskan bahwa gelar Bujang dan Dara bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sebagai Duta Daerah, Ananda sekalian memiliki tanggung jawab untuk menambah kecintaan terhadap warisan budaya, mendukung pariwisata berkelanjutan, dan ikut serta mengembangkan ekonomi kreatif daerah,&quot; ujar Muammar Ghaddafi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kategori Bujang Dara Anak, gelar Bujang diraih oleh Abizar Mauldan, sementara gelar Dara disandang oleh Alesha Mikayla Hadid. Kemenangan tersebut menjadikan Alesha sebagai salah satu duta muda Kabupaten Indragiri Hilir yang diharapkan mampu menjadi teladan bagi generasi seusianya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan prestasi yang diraihnya, Alesha Mikayla Hadid diharapkan dapat berperan aktif dalam memperkenalkan budaya daerah, menumbuhkan kecintaan terhadap pariwisata lokal, serta menginspirasi anak&#45;anak lainnya untuk terus berprestasi sejak usia dini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberhasilan Alesha menjadi Juara 1 Dara Anak Pemilihan Bujang &amp;amp; Dara Inhil 2026 sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekolah, dan masyarakat Indragiri Hilir. Prestasi tersebut membuktikan bahwa generasi muda daerah memiliki potensi besar untuk berkembang dan membawa nama baik Kabupaten Indragiri Hilir di masa mendatang.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.kilasriau.com/assets/berita/original/59972912537-img-20260620-wa0073.jpg"/><pubDate>Sat, 20 Jun 2026 22:07:33 +0700</pubDate><guid>https://www.kilasriau.com/news/detail/28734/pesona-alesha-tak-terbendung-siswi-8-tahun-ini-taklukkan-panggung-bujang-dara-inhil-2026</guid></item><item><title>Pengesahan Ranperda SOTK Kuansing Tertunda, Pemda Tegaskan Penataan OPD Demi Perkuat Akses Anggaran Pusat</title><link>https://www.kilasriau.com/news/detail/28733/pengesahan-ranperda-sotk-kuansing-tertunda-pemda-tegaskan-penataan-opd-demi-perkuat-akses-anggaran-pusat</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;TELUK KUANTAN&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;strong&gt; (&lt;/strong&gt;&lt;a href=&quot;KilasRiau.com&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(210, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Kilas&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(0, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Riau.com&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;) – Dinamika politik dan pemerintahan kembali mewarnai Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Rapat Paripurna DPRD Kuansing dengan agenda penyampaian pendapat akhir sekaligus pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK), Jumat (19/6/2026) sore, terpaksa ditunda lantaran tidak memenuhi kuorum.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sidang yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kuansing, Satria Mandala Putra, sempat beberapa kali diskors untuk menunggu kehadiran anggota dewan. Namun hingga batas waktu yang ditentukan, jumlah anggota yang hadir tidak mencukupi sebagaimana ketentuan yang berlaku, sehingga agenda pengambilan keputusan tidak dapat dilaksanakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Karena tidak kuorum, maka sidang pendapat akhir ini kita tunda tiga hari kerja, berarti Kamis depan,&quot; ujar Satria Mandala Putra didampingi Ketua DPRD Kuansing, Juprizal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tertundanya pengesahan Ranperda tersebut tidak terlepas dari adanya penolakan yang disampaikan sejumlah fraksi di DPRD Kuansing terhadap rencana pemekaran sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Kuansing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah anggota dewan diketahui tidak menghadiri rapat paripurna pendapat akhir. Sikap tersebut dinilai sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan yang dikhawatirkan akan menambah beban keuangan daerah di tengah kondisi fiskal yang masih belum sepenuhnya pulih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun demikian, Bupati Kuansing, Dr H Suhardiman Amby, memandang situasi tersebut sebagai bagian dari proses demokrasi yang harus dihormati oleh semua pihak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ini merupakan hak demokrasi. Ada beberapa fraksi yang tidak menghadiri paripurna ini, dan kita tentu ikuti mekanismenya. Ikuti saja alur dari PP Nomor 12 dan Tata Tertib DPRD,&quot; kata Suhardiman kepada wartawan usai sidang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Suhardiman, penataan dan pemekaran SOTK bukanlah semata&#45;mata untuk menambah jabatan maupun memperbesar birokrasi, melainkan kebutuhan yang mendesak agar fungsi pemerintahan dapat berjalan lebih optimal dan sejalan dengan struktur kementerian di tingkat pusat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, masih terdapat beberapa urusan pemerintahan yang saat ini berada dalam satu wadah organisasi sehingga dinilai kurang efektif dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di antaranya, urusan Pemadam Kebakaran yang masih berada di bawah Satpol PP, serta Dinas Sosial yang hingga kini masih tergabung bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kalau urusan itu dipisahkan, maka fokus kerja akan lebih jelas. Pelayanan kepada masyarakat juga lebih maksimal dan koordinasi dengan pemerintah pusat menjadi lebih mudah,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu sorotan yang muncul dari sebagian fraksi yang menolak Ranperda tersebut ialah kekhawatiran akan bertambahnya beban APBD akibat munculnya struktur organisasi baru dan jabatan&#45;jabatan baru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, Suhardiman justru melihat persoalan anggaran dari sudut pandang berbeda. Menurutnya, pemekaran OPD merupakan langkah strategis agar pemerintah daerah memiliki instrumen yang memadai untuk memperjuangkan berbagai program dan anggaran dari pemerintah pusat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Justru karena anggaran itu masalah yang harus dikembangkan. Untuk mengurus ke Jakarta itu harus ada dinasnya. Uang di Jakarta semua. Kalau tidak ada dinasnya, kita mau mengurus pakai apa? Tidak bisa hanya setingkat kepala bidang,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, banyak program kementerian yang mensyaratkan adanya perangkat daerah dengan nomenklatur yang sejalan. Jika urusan tertentu hanya berada pada level bidang, maka ruang gerak untuk melakukan koordinasi maupun memperjuangkan bantuan menjadi lebih terbatas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menilai, keberadaan OPD yang mandiri akan memberikan posisi yang lebih kuat bagi daerah dalam membangun komunikasi dengan kementerian dan lembaga di pusat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Koordinasi itu harus selevel. Kalau kementerian punya direktorat dan kita hanya bidang, tentu tidak maksimal. Makanya penataan ini penting,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah daerah juga menegaskan bahwa seluruh tahapan pembahasan Ranperda SOTK telah dilalui sesuai mekanisme yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembahasan melalui Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kuansing disebut telah selesai. Selain itu, penyusunan regulasi tersebut juga telah mendapatkan berbagai masukan dan rekomendasi dari instansi terkait.&lt;br&gt;Menurut Suhardiman, proses penyusunan telah melibatkan Kementerian Hukum dan HAM, Biro Hukum Provinsi Riau, serta didukung oleh kajian akademis yang disusun bersama para ahli.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah daerah bahkan telah melakukan studi banding ke sejumlah kabupaten lain yang lebih dahulu melakukan penataan organisasi perangkat daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan seluruh tahapan tersebut, Suhardiman menilai Ranperda SOTK sudah memenuhi aspek regulasi dan administrasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Nah, soal mereka ada yang tidak setuju, ya silakan. Itu hak masing&#45;masing partai politik dan fraksi. Namun, kita pemerintah mengacu kepada regulasi saja,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mandeknya pengesahan Ranperda SOTK ini memperlihatkan adanya perbedaan pandangan antara eksekutif dan sebagian unsur legislatif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di satu sisi, pemerintah daerah berpandangan bahwa penataan kelembagaan merupakan kebutuhan mendesak agar pemerintahan lebih efektif serta memiliki kemampuan lebih besar dalam mengakses anggaran pusat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun di sisi lain, sebagian fraksi DPRD tampaknya lebih berhati&#45;hati dengan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah, efisiensi birokrasi, serta konsekuensi bertambahnya struktur organisasi dan pejabat baru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perbedaan sikap tersebut pada akhirnya bermuara pada tidak tercapainya kuorum dalam rapat paripurna, sehingga pengambilan keputusan harus ditunda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski demikian, pemerintah daerah mengaku tetap menghormati sikap politik yang berkembang di DPRD.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sesuai keputusan pimpinan sidang, rapat paripurna akan kembali dijadwalkan dalam waktu tiga hari kerja ke depan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah daerah pun menyerahkan sepenuhnya mekanisme penyelesaian persoalan tersebut kepada pimpinan DPRD berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menariknya, Suhardiman mengungkapkan bahwa terdapat langkah alternatif atau &quot;plan B&quot; yang dapat ditempuh apabila pada sidang berikutnya kuorum kembali tidak tercapai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita tunggu nanti tiga hari lagi untuk paripurna berikutnya. Kalau tidak kuorum juga, ada plan dua&#45;nya. Untuk opsi itu, nanti teman&#45;teman pimpinan DPRD yang mengatur,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kini, perhatian publik Kuansing tertuju pada agenda paripurna berikutnya. Apakah Ranperda SOTK yang menjadi landasan penataan birokrasi daerah itu akhirnya dapat disahkan, atau justru tarik ulur politik antara eksekutif dan legislatif akan kembali memperpanjang prosesnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yang pasti, tertundanya pengesahan Ranperda ini bukan sekadar persoalan administrasi semata, melainkan juga menjadi potret bagaimana dinamika demokrasi, perbedaan pandangan politik, serta kepentingan pembangunan daerah saling beririsan dalam menentukan arah masa depan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Kuantan Singingi.&lt;strong&gt;*(ald)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.kilasriau.com/assets/berita/original/32548712876-img_20260620_192951.jpg"/><pubDate>Fri, 19 Jun 2026 19:30:58 +0700</pubDate><guid>https://www.kilasriau.com/news/detail/28733/pengesahan-ranperda-sotk-kuansing-tertunda-pemda-tegaskan-penataan-opd-demi-perkuat-akses-anggaran-pusat</guid></item><item><title>Muswil V PKDP Riau, H Amran Tambi Terpilih Secara Aklamasi</title><link>https://www.kilasriau.com/news/detail/28732/muswil-v-pkdp-riau-h-amran-tambi-terpilih-secara-aklamasi</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kilasriau.com &lt;/strong&gt;&#45; Kepala Badan Kesbangpol Riau, Boby Rachmat SSTP MSi membuka secara resmi Musyawarah Wilayah (Muswil) V Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Riau, Sabtu (20/6/2026) yang digelar di Ballroom Hotel Pangeran Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Boby mengaku kagum dengan kekompakan pengurus PKDP sebagai salah satu organisasi daerah yang eksis di berbagai provinsi di Indonesia. Ia mengatakan kekuatan perantau yang terhimpun dalam PKDP, jika di utilisasi dapat menjadi motor penggerak dalam berbagai sektor, seperti politik, ekonomi, pendidikan hingga pariwisata.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Apalagi PKDP merupakan organisasi yang sudah punya banyak pengalaman dan digawangi oleh tokoh&#45;tokoh yang hebat. Semoga ketua terpilih nanti bisa membawa PKDP Riau lebih baik dan terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau,&quot; ujar Boby yang mewakili Plt Gubernur Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Ketua DPW PKDP Riau, H Herman Nazar menyebutkan, sudah 28 tahun PKDP berkiprah di Riau. Kini, dengan pelaksanaan Muswil ke V PKDP Riau, diharapkan PKDP mampu menjadi wadah berkumpul dan bersilaturahminya warga keturunan Piaman (Pariaman) yang ada di Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sudah banyak hal yang kami lakukan selama memimpin PKDP ini. Sudah saatnya regenerasi kepemimpinan kepada generasi muda. Kepada ketua terpilih nanti, bisa melakukan konsolidasi ke&#45;12 DPD PKDP se&#45;Riau untuk semakin memperkuat konsistensi PKDP dalam menjalankan program yang menyentuh langsung bagi warga Piaman di Riau maupun bersinergi terhadap kemajuan berbagai sektor di Provinsi Riau,&quot; ucap Herman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, Penanggungjawab Steering Committe (SC) Muswil V DPW PKDP Riau, Martius Busti menerangkan jika Muswil dilaksanakan dalam rangka memilih Ketua DPW PKDP Riau periode 2026&#45;2031. Agenda ini juga sekaligus sebagai wadah silaturahmi warga Piaman di Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Muswil ini menandai awal baru bagi DPW PKDP Riau, dengan harapan besar akan kemajuan organisasi di masa mendatang di bawah kepemimpinan ketua terpilih nanti. Tentu harapan kita, ketua terpilih bisa merangkul semua untuk bersama&#45;sama bergerak lebih maju, lebih solid dan mampu menjadi wadah pemersatu perantau Piaman yang berdaya dan bermartabat,&quot; tutur Martius.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun hasil dari Muswil V PKDP Riau menetapkan H Amran Tambi sebagai Ketua PKDP Riau periode 2026&#45;2031. Ketua Gempar Riau itu terpilih secara aklamasi oleh para peserta Muswil yang merupakan utusan PKDP dari seluruh kabupaten dan kota di Bumi Lancang Kuning.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai terpilih, H Amran Tambi menyampaikan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia mengatakan ke depan akan mengupayakan bagaimana potensi Piaman betul&#45;betul dirasakan oleh masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Komitmen kita jelas, bagaimana menjalankan amanah organisasi ini dengan penuh tanggung jawab serta mengajak seluruh perantau Piaman di Riau untuk bersama&#45;sama membesarkan PKDP. PKDP Riau adalah rumah bersama. Dengan kebersamaan, kekompakan, dan semangat kekeluargaan, Insya Allah kita bisa membawa PKDP semakin maju dan memberi manfaat luas bagi anggota serta daerah asal,&quot; tegas Tambi.(yan)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.kilasriau.com/assets/berita/original/69132164961-img-20260620-wa0057.jpg"/><pubDate>Sat, 20 Jun 2026 14:58:43 +0700</pubDate><guid>https://www.kilasriau.com/news/detail/28732/muswil-v-pkdp-riau-h-amran-tambi-terpilih-secara-aklamasi</guid></item><item><title>Sinergi Polri dan Warga: Bhabinkamtibmas Sungai Simbar Rawat Tanaman Sawi Bersama Masyarakat</title><link>https://www.kilasriau.com/news/detail/28731/sinergi-polri-dan-warga-bhabinkamtibmas-sungai-simbar-rawat-tanaman-sawi-bersama-masyarakat</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kilasriau.com&lt;/strong&gt; – Personel Polsek Kateman, Polres Indragiri Hilir, Polda Riau melaksanakan langsung proses pemeliharaan tanaman sayur sawi milik Bhabinkamtibmas sendiri di Desa Sungai Simbar, Sabtu, 20 Juni 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan berlangsung pukul 09.00 WIB di samping Pos Bhabinkamtibmas Desa Sungai Simbar, Kec. Kateman. Pemeliharaan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Sungai Simbar, Aipda Zulham Efendi, bersama warga Sdra. Andik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Kateman, KOMPOL Bachtiar, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan atas perintah langsung sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Langkah ini merupakan wujud nyata Polri dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendorong produktivitas pertanian masyarakat desa,” ujar KOMPOL Bachtiar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, Aipda Zulham Efendi dan Sdra. Andik melakukan perawatan tanaman sawi mulai dari penyiangan, penyiraman, hingga pemupukan. Kehadiran Bhabinkamtibmas yang turun langsung diharapkan dapat menjadi contoh dan motivasi bagi warga untuk mengembangkan pertanian mandiri di pekarangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Warga menyambut baik kegiatan ini dan menilai kehadiran Polri di tengah aktivitas pertanian memberikan semangat serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polsek Kateman berkomitmen untuk terus mendorong program ketahanan pangan melalui pendampingan langsung kepada masyarakat di wilayah hukumnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.kilasriau.com/assets/berita/original/69473525400-img-20260620-wa0036.jpg"/><pubDate>Sat, 20 Jun 2026 11:55:40 +0700</pubDate><guid>https://www.kilasriau.com/news/detail/28731/sinergi-polri-dan-warga-bhabinkamtibmas-sungai-simbar-rawat-tanaman-sawi-bersama-masyarakat</guid></item><item><title>Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, Targetkan 20 Ribu Peserta</title><link>https://www.kilasriau.com/news/detail/28730/kemnaker-buka-pendaftaran-pelatihan-vokasi-nasional-batch-3-targetkan-20-ribu-peserta</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kilasriau.com, &lt;/strong&gt;Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 3 mulai 19 Juni hingga 9 Juli 2026. Pada batch 3, Kemnaker menargetkan sebanyak 20.000 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelatihan akan diselenggarakan melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP), Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Satuan Pelayanan (Satpel), serta Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengajak masyarakat usia kerja untuk memanfaatkan kesempata n tersebut guna meningkatkan kompetensi dan daya saing di pasar kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Program Pelatihan Vokasi Nasional menjadi bagian dari komitmen Kemnaker dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” kata Darmawansyah melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Sabtu (20/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi faktor penting untuk menjawab kebutuhan dunia usaha dan dunia industri yang terus berkembang. Karena itu, Kemnaker terus memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan kerja yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses yang lebih luas terhadap pelatihan kerja yang berkualitas. Melalui program ini, peserta dapat meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Darmawansyah menjelaskan, calon peserta yang ingin mengikuti PVN Batch 3 wajib memiliki akun SIAPkerja dan memilih program pelatihan sesuai minat serta kebutuhan. Selain itu, peserta juga dapat mengisi A sesmen Kecocokan Kerja (SPI) dan Asesmen Penilaian Diri yang bersifat opsional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun tahapan PVN Batch 3 meliputi pendaftaran peserta hingga 9 Juli 2026 pukul 23.59 WIB. Selanjutnya, proses seleksi dan wawancara akan dilaksanakan pada 10–15 Juli 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan diumumkan pada 16 Juli 2026. Adapun kickoff PVN Batch 3 dan orientasi peserta dijadwalkan berlangsung pada 20 Juli 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Darmawansyah berharap masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut sebagai sarana meningkatkan keterampilan untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pelatihan vokasi merupakan investasi. Semakin tinggi kompetensi yang dimiliki, semakin besar pula peluang memperoleh pekerjaan yang layak dan berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas nasional,” pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.kilasriau.com/assets/berita/original/7079675639-whatsapp_image_2026-06-20_at_08.jpeg"/><pubDate>Sat, 20 Jun 2026 11:53:19 +0700</pubDate><guid>https://www.kilasriau.com/news/detail/28730/kemnaker-buka-pendaftaran-pelatihan-vokasi-nasional-batch-3-targetkan-20-ribu-peserta</guid></item></channel></rss>