Taufik : Kepala Daerah di Riau Jangan Lalai Gara-gara Mendukung Jokowi
PEKANBARU, KILASRIAU.com - Wakil Ketua Komisi I DPRD Riau, Taufik Arrahman, menyoroti lolosnya sejumlah kepala daerah di Riau dari pemeriksaan Bawaslu terkait sikap politik mereka mendeklarasikan diri mendukung pasangan Jokowi - Maruf Amin.
Bawaslu menilai hanya terjadi pelanggaran administrasi dan merekomendasi Kemendagri untuk memberikan teguran.
"Kita minta dengan kejadian ini kepala daerah tetap berpegang teguh pada tugas utamanya melayani masyarakat, Ini yang dinilai masyarakat untuk membedakan pribadi dan jabatan kan sulit, apalagi sudah deklarasi," kata Taufik Arrahman, Ahad (4/11/2018).
- Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Masyarakat
- Harga Kelapa Anjlok Jadi Alarm, Mafirion Dorong HAP dan Hilirisasi di Inhil
- Lima Pekerja Bangunan Dibunuh OPM, Komisi XIII: Negara Harus Jamin Rasa Aman bagi Pekerja Sipil
- Ricuh di Gedung DPRD Riau, PW-IWO Desak BK dan Polda Usut Insiden yang Coreng Marwah Lembaga Wakil Rakyat
- Mangkir dari Panggilan DPRD Pekanbaru, CIMB Niaga Disorot OJK: Bisa Kena Sanksi
Politisi Gerindra Riau ini meyakini akan ada banhak hal yang membuat kendala di pembangunan daerah kalau terlihat bentuk keberpihakan dari seorang kepala daerah sebagai pembina politik di daerahnya.
"Kita ingin bagaimana daerah kita ini bisa membangun terus, tidak ada gesekan. Maka dari itu kepala daerah harus orang yang netral dalam pembangunan," ujarnya.
Ia menyinggung pernyataan kepala daerah yang menyatakan tujuannya menyatakan hari ini mendukung karena pemerintah pusat sudah membantu pembangunan Riau. Menurutnya hal tersebut memanglah kewajiban pemerintah pusat.
"Kita minta bagaimana Pemilu ini adil, tenang, tanpa kecurigaan, maka dari itu kepala daerah harus bisa memahami bahwa dirinya adalah pelayan masyarakat," cakapnya.

Tulis Komentar