Taufik : Kepala Daerah di Riau Jangan Lalai Gara-gara Mendukung Jokowi
PEKANBARU, KILASRIAU.com - Wakil Ketua Komisi I DPRD Riau, Taufik Arrahman, menyoroti lolosnya sejumlah kepala daerah di Riau dari pemeriksaan Bawaslu terkait sikap politik mereka mendeklarasikan diri mendukung pasangan Jokowi - Maruf Amin.
Bawaslu menilai hanya terjadi pelanggaran administrasi dan merekomendasi Kemendagri untuk memberikan teguran.
"Kita minta dengan kejadian ini kepala daerah tetap berpegang teguh pada tugas utamanya melayani masyarakat, Ini yang dinilai masyarakat untuk membedakan pribadi dan jabatan kan sulit, apalagi sudah deklarasi," kata Taufik Arrahman, Ahad (4/11/2018).
- DPD APPSI Inhil Bersama Ratusan Pedagang Datangi DPRD, Tolak Relokasi Pasar Tanpa Kejelasan
- Rutan Jadi Markas Love Scamming Rp1,4 M, Mafirion PKB: Pecat Petugas yang Terlibat!
- DPRD Inhil Turun Tangan, Sengketa Lahan Sawit Warga Kulim Jaya dan Pekan Tua Dibahas Serius
- Ketua DPRD Inhil Hadiri Pelepasan Jemaah Haji Kloter XI Embarkasi Batam
- Puluhan Santriwati Jadi Korban, PKB : Skandal Seksual di Pati Pelanggaran HAM Berat
Politisi Gerindra Riau ini meyakini akan ada banhak hal yang membuat kendala di pembangunan daerah kalau terlihat bentuk keberpihakan dari seorang kepala daerah sebagai pembina politik di daerahnya.
"Kita ingin bagaimana daerah kita ini bisa membangun terus, tidak ada gesekan. Maka dari itu kepala daerah harus orang yang netral dalam pembangunan," ujarnya.
Ia menyinggung pernyataan kepala daerah yang menyatakan tujuannya menyatakan hari ini mendukung karena pemerintah pusat sudah membantu pembangunan Riau. Menurutnya hal tersebut memanglah kewajiban pemerintah pusat.
"Kita minta bagaimana Pemilu ini adil, tenang, tanpa kecurigaan, maka dari itu kepala daerah harus bisa memahami bahwa dirinya adalah pelayan masyarakat," cakapnya.

Tulis Komentar