Dorong Kreativitas Murid, Mahasiswa Universitas Riau Hadirkan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis MIT App Inventor
Kilasriau.com – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Riau mengembangkan dan menerapkan media pembelajaran berbasis MIT App Inventor melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH). Media tersebut diterapkan pada pembelajaran materi koloid di SMAN 15 Pekanbaru, SMAN 18 Pekanbaru, dan SMA IT Al-Ittihad Pekanbaru untuk menghadirkan pengalaman belajar kimia yang lebih interaktif sekaligus mendorong kreativitas murid.
Penelitian ini berfokus pada pengembangan media pembelajaran digital berbasis MIT App Inventor yang dirancang untuk mendukung proses pembelajaran koloid. Selain menerapkan media digital, penelitian juga memadukan kegiatan berbasis proyek dengan pemanfaatan daun ketapang yang dikaitkan dengan konsep koloid. Melalui kegiatan tersebut, murid diberikan ruang untuk mengeksplorasi ide, merancang, melakukan proses pembuatan, hingga menghasilkan produk sesuai kreativitas mereka.
Pelaksanaan penelitian dilakukan dalam tiga kali pertemuan di masing-masing sekolah. Rangkaian kegiatan dirancang agar murid tidak hanya memahami materi secara teoritis, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pembelajaran dan pengembangan produk. Pendekatan tersebut memberikan kesempatan kepada murid untuk lebih aktif dalam menuangkan ide dan mengembangkan kreativitas selama pembelajaran berlangsung.
- KKN 143 UMRI Bangun Website Desa Buluh Rampai, Dorong Transparansi dan Pelayanan Informasi di Era Digital
- RAFI BUKTIKAN ANAK DESA MAMPU BERSAING dI KANCAH NASIONAL
- Dana BOS SDN 006 Rokan IV Koto Disorot: AMPPR Desak Audit Menyeluruh Anggaran 2019–2026
- Malam Puncak Sistem Informasi Award ke-8 Tahun 2026, Pemkab Inhil Apresiasi Prestasi Mahasiswa dan Dosen
- IMPLIKASI SEMA NO 4 TAHUN 2026 MERUPAKAN BABAK BARU PERADILAN PIDANA
Ketua tim penelitian, Dian Syah, menjelaskan bahwa penelitian ini berangkat dari upaya menghadirkan pembelajaran kimia yang tidak hanya menekankan pemahaman materi, tetapi juga memberikan ruang bagi murid untuk mengembangkan kreativitas.
“Penelitian ini berangkat dari keinginan kami untuk menghadirkan pembelajaran kimia yang tidak hanya berfokus pada pemahaman materi, tetapi juga dapat mendorong kreativitas murid. Melalui MIT App Inventor, kami mencoba mengembangkan media yang lebih interaktif dan kemudian melihat secara langsung bagaimana penerapannya di sekolah,” ujar Dian Syah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga sekolah mengalami peningkatan kreativitas yang signifikan dengan kategori N-Gain sedang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran berbasis MIT App Inventor yang dipadukan dengan kegiatan proyek berpotensi mendukung pengembangan kreativitas murid dalam pembelajaran kimia.
Penelitian ini dilaksanakan oleh tim mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Riau yang terdiri atas Dian Syah sebagai ketua, serta Anisa Saputri, Salwa Gustia Alpina, dan Sri Wahyuni Ramadhani sebagai anggota, dengan Putri Adita Wulandari, M.Pd. sebagai dosen pembimbing.
Melalui PKM-RSH ini, mahasiswa Pendidikan Kimia Universitas Riau berupaya menggabungkan teknologi digital, pembelajaran kimia, dan proyek berbasis lingkungan sebagai alternatif pembelajaran yang lebih interaktif serta memberikan ruang bagi murid untuk mengembangkan kreativitas.

Tulis Komentar