Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Hadir Lebih Dekat untuk Melayani, Melindungi, dan Memberdayakan Pekerja
Kilasriau.com – Bagi BPJS Ketenagakerjaan, kesejahteraan pekerja dan keluarganya merupakan tujuan utama dari setiap perlindungan yang diberikan. Karena itu, BPJS Ketenagakerjaan senantiasa hadir dalam setiap perjalanan pekerja, mulai dari saat bekerja, ketika menghadapi risiko, hingga saat mereka berupaya bangkit dan melanjutkan kehidupan.
Semangat tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026. Mengangkat tema “Proaktif Melayani, Memberdayakan Secara Berkelanjutan dan Menciptakan Nilai yang Melampaui Perlindungan”, Harpelnas menjadi momentum bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk hadir lebih dekat, mendengar langsung kebutuhan peserta, sekaligus memastikan mereka mendapatkan pelayanan dan perlindungan terbaik.
Semangat tersebut sejalan dengan Value Beyond Protection yang terus didorong BPJS Ketenagakerjaan melalui prinsip Melayani, Melindungi, dan Memberdayakan (3M). Melalui prinsip tersebut, BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, memperluas cakupan perlindungan, serta mendorong peserta dan keluarganya agar tetap memiliki kemampuan untuk bangkit dan berdaya ketika menghadapi risiko sosial ekonomi.
- Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Pekanbaru Kota Lebih Dekat untuk Melayani, Melindungi dan Memberdayakan Pekerja
- TINJAU KESIAPAN PENANGGULANGAN KARHUTLA, PASIS DIKREG LXVIII SESKOAD LAKSANAKAN AUDIENSI DI YONIF TP 850/SC
- Iuran Desa Belum Tuntas, BPJS Ketenagakerjaan Dorong Pemerintah Desa Segera Bereskan Perlindungan Pekerja
- BPJS Ketenagakerjaan Indragiri Hilir Besuk Peserta yang Mengalami Kecelakaan Kerja di RS 3M Plus Tembilahan
- Dorong Ahli Waris Mandiri Secara Ekonomi, BPJS Ketenagakerjaan Hadirkan Program PEKA
Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbarriau Kepri, Ibkar Saloma mengatakan peserta merupakan bagian penting dalam keberlangsungan penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan. Karena itu, momentum Harpelnas dimanfaatkan untuk hadir langsung di tengah masyarakat dan memperkuat komunikasi dengan peserta.
“Bagi kami, peserta bukan hanya penerima layanan, tetapi merupakan bagian penting dari perjalanan BPJS Ketenagakerjaan. Karena itu, setiap masukan dan kebutuhan peserta menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan,” ujar Ibkar.
Sebagai bentuk nyata semangat tersebut, dalam rangkaian Harpelnas 2026, Ibkar bersama jajaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Nagoya turun langsung menyapa masyarakat dan pekerja melalui Kegiatan Grebek Pasar di Pasar Botania 2, Batam, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan untuk mendekatkan pelayanan sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendengar langsung kebutuhan dan masukan masyarakat, termasuk pekerja informal yang belum seluruhnya terlindungi.
“BPJS Ketenagakerjaan ingin memanfaatkan Harpelnas untuk mendengar secara langsung berbagai masukan dari peserta. Dalam aspek pelayanan, kami hadir langsung menemui dan menyapa para peserta. Sementara dari sisi perlindungan, kami ingin menyasar kantong-kantong pekerja yang belum seluruhnya terlindungi, terutama pekerja informal,” kata Ibkar.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke proyek pembangunan Venisian Mall yang dikerjakan PT Visi Manajemen Proyek. Proyek tersebut telah terdaftar sebagai proyek konstruksi sejak 2023 dan ditargetkan rampung pada 31 Desember 2026.
Dalam kunjungan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan memastikan pekerja sektor konstruksi mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Saat ini tercatat sebanyak 991 pekerja yang terlibat dalam proyek tersebut.
Menurut Ibkar, pelayanan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya menunggu peserta datang ke kantor. Kehadiran langsung di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya memastikan pekerja memperoleh informasi, pelayanan, dan perlindungan sesuai kebutuhannya.
Selain pelayanan secara langsung, transformasi juga terus dilakukan melalui pemanfaatan teknologi dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Digitalisasi dikembangkan untuk memberikan akses layanan yang lebih mudah, cepat, dan efisien, namun tetap diimbangi dengan human touch dalam pelayanan.
“Kami ingin peserta merasa dilayani, didengar, dan mendapatkan solusi atas kebutuhan mereka,” jelas Ibkar.
BPJS Ketenagakerjaan juga terus mendorong perluasan kepesertaan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, serikat pekerja, komunitas, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Upaya tersebut ditujukan agar semakin banyak pekerja, baik pekerja penerima upah maupun pekerja bukan penerima upah, mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya di wilayah Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau.
Melalui momentum Harpelnas, BPJS Ketenagakerjaan ingin semakin menegaskan bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya. Ibkar berharap setiap peserta dapat semakin merasakan manfaat nyata dari perlindungan yang dimiliki dan mendapatkan pengalaman layanan yang sesuai dengan kebutuhannya.
“Selamat Hari Pelanggan Nasional 2026 kepada seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan di Indonesia. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami. Kami akan terus hadir untuk memberikan pelayanan terbaik, memperluas perlindungan, serta bersama-sama mewujudkan pekerja dan keluarga Indonesia yang sejahtera,” tutup Ibkar.(yan)

Tulis Komentar