Wiryawan Wira Perkuat Jaringan dan Motivasi Maba di PKKMB FEBM UMRAH

Kilasriau.com — Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim Universitas Maritim Raja Ali Haji (IKA FEBM UMRAH) turut mengambil bagian dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) FEBM UMRAH yang dilaksanakan di Halaman RKB Kampus Dompak, Tanjungpinang, Kamis (20/8/2026).

Kehadiran jajaran IKA FEBM UMRAH tidak sekadar menjadi ajang memperkenalkan organisasi alumni kepada mahasiswa baru, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun motivasi, karakter, serta kesadaran pentingnya jaringan sejak awal memasuki dunia perguruan tinggi.

President Director IKA FEBM UMRAH, Wiryawan Wira, S.E., didampingi Vice President I Laode Khadafi, S.E., Director Of Secretariat Muh. Arifin, S.E., M.Si., serta Director Of Finance & Treasury Rinda Andriani, M.Ec.Dev., menyampaikan sejumlah pesan kepada mahasiswa baru FEBM UMRAH.

Wiryawan mengingatkan mahasiswa agar menjadikan masa kuliah sebagai proses membangun masa depan, bukan sekadar mengejar nilai akademik.

“Kuliah harus tepat waktu. Jangan sampai kesempatan yang diberikan orang tua dan kampus disia-siakan. Bangun kemampuan, karakter, dan jaringan sejak hari pertama menjadi mahasiswa,” pesannya.

Selain itu Utusan Alumni menekankan beberapa prinsip yang perlu dipegang mahasiswa selama menjalani pendidikan tinggi. Pertama, kuliah harus tepat waktu atau disiplin dengan mengelola waktu dan menyelesaikan studi sesuai target. Kedua, adab harus di dahulukan, karena kecerdasan tanpa etika tidak cukup untuk membangun kehidupan profesional.

Ketiga, mahasiswa didorong untuk mengasah keterampilan (skill). Menurutnya, dunia kerja tidak hanya membutuhkan lulusan yang memiliki ijazah, tetapi juga membutuhkan sumber daya manusia yang mampu berkomunikasi, bekerja sama, beradaptasi, memecahkan masalah, dan menghasilkan karya.

Keempat, mahasiswa harus memperkuat niat. Kuliah bukan hanya untuk mendapatkan gelar, tetapi untuk mempersiapkan diri menjadi manusia yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, daerah, bangsa, dan dunia kerja.

“Jangan kecewakan orang tua. Mereka telah memberikan kepercayaan dan pengorbanan agar anak-anaknya dapat memperoleh pendidikan yang lebih baik,” ujar Wiryawan.

Tiga Lingkungan untuk Membentuk Mahasiswa

Mahasiswa membangun kebiasaan belajar melalui tiga lingkungan utama, yakni kampus, masjid atau tempat ibadah, dan perpustakaan.

Menurutnya, kampus menjadi ruang untuk memperoleh ilmu dan pengalaman akademik, masjid atau tempat ibadah menjadi ruang untuk memperkuat nilai moral dan spiritual, sementara perpustakaan menjadi ruang untuk memperluas wawasan dan membangun budaya membaca.

“Kalau tiga lingkungan ini dapat dibangun dengan baik sejak awal, insyaallah mahasiswa tidak hanya tumbuh menjadi orang pintar, tetapi juga memiliki karakter dan wawasan,” katanya.

Bangun Jaringan Sejak Mahasiswa

Selain penguatan akademik dan karakter, IKA FEBM UMRAH juga mengajak mahasiswa baru untuk mulai membangun jejaring (network).

Jaringan merupakan salah satu modal penting yang akan sangat dibutuhkan ketika mahasiswa memasuki dunia kerja, dunia usaha, maupun kehidupan profesional setelah menyelesaikan pendidikan.

“Bangun jaringan yang luas. Kenali teman-teman, dosen, senior, organisasi mahasiswa, dan alumni. Jaringan yang dibangun hari ini bisa menjadi kekuatan dan peluang di masa depan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar menjelang menyelesaikan pendidikan segera bergabung dan memperbarui data sebagai bagian dari keluarga besar IKA FEBM UMRAH.

“Ketika nanti sudah mendekati selesai kuliah, segera registrasi di IKA FEBM UMRAH. Kita ingin jaringan alumni ini semakin kuat, semakin luas, dan memberikan manfaat bagi seluruh anggota,” tambahnya.

Alumni FEBM adalah Keluarga Besar IKA FEBM UMRAH

Dalam kesempatan tersebut, IKA FEBM UMRAH menegaskan bahwa para lulusan FEBM UMRAH sejak tahun 2007 hingga saat ini merupakan bagian dari keluarga besar alumni.

“Semua alumni yang telah menyelesaikan pendidikan di Fekon/FEBM UMRAH sejak angkatan pertama tahun 2007 sampai hari ini secara otomatis adalah anggota keluarga besar IKA FEBM UMRAH. Karena itu, mari kita bangun organisasi alumni ini sebagai wadah silaturahmi, kolaborasi, pengembangan profesional, dan kontribusi bagi almamater serta masyarakat.

Kehadiran IKA FEBM UMRAH dalam PKKMB tersebut sekaligus menjadi simbol bahwa hubungan antara mahasiswa, almamater, dan alumni tidak berhenti setelah seseorang memperoleh gelar sarjana. Sebaliknya, hubungan tersebut diharapkan terus berkembang menjadi jaringan profesional dan kekuatan bersama.

Dengan semangat “dari mahasiswa menjadi alumni, dari alumni menjadi jaringan, dan dari jaringan menjadi kekuatan untuk berkontribusi”, IKA FEBM UMRAH mendorong mahasiswa baru untuk memulai perjalanan akademiknya dengan niat yang kuat, adab yang baik, keterampilan yang terus diasah, serta jaringan yang luas.






Tulis Komentar