Pasang Besar Ganggu Aktivitas Warga, Pemerintah Kelurahan Pulau Kijang Tingkatkan Antisipasi
KILASRIAU.com – Fenomena air pasang besar kembali terjadi di sejumlah titik di Kecamatan Reteh dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini menyebabkan air meluap hingga ke badan jalan, terutama di wilayah Kelurahan Pulau Kijang, sehingga dikeluhkan warga karena mengganggu aktivitas harian dan roda perekonomian.
Camat Reteh, Zailani, S.Sos, mengatakan situasi pasang besar perlu menjadi perhatian serius mengingat frekuensinya yang cenderung berulang. Ia telah meminta jajaran kelurahan untuk meningkatkan upaya antisipasi.
“Kami mengimbau kepala wilayah di Kelurahan Pulau Kijang untuk terus melakukan langkah-langkah penanganan. Pasang besar ini membuat masyarakat kurang nyaman dan bisa menghambat kegiatan ekonomi,” ujar Zailani.
- Polsek Tempuling Laksanakan Blue Light Patroli, Situasi Kamtibmas Aman dan Kondusif
- Polsek Tempuling Bersama TNI dan Pemerintah Kecamatan Gelar Gotong Royong di Sungai Salak
- Apel dan Gotong Royong Bersama Wujudkan Indonesia Asri di Kabupaten Inhil
- Satintelkam Polres Inhil Gelar Gotong Royong Peduli Lingkungan di Jalan Gajah Mada
- Kebakaran Lahan di Belantaraya Meluas, Pemadaman Terkendala Akses dan Peralatan
Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemerintah Kelurahan Pulau Kijang bekerja sama dengan Kasi Trantib atau Satpol PP melakukan patroli di beberapa titik permukiman yang terdampak. Patroli tersebut bertujuan memastikan keamanan warga, khususnya pada waktu air pasang mencapai titik tertinggi.
Lurah Pulau Kijang, Kadarismansyah, menyampaikan pihak kelurahan terus memantau perkembangan situasi. Ia juga mengingatkan warga agar tidak bermain atau beraktivitas di area yang tergenang saat pasang berlangsung.
“Kami meminta masyarakat lebih berhati-hati. Jangan bermain di air pasang karena berisiko terhadap keselamatan, terutama terkait arus listrik dan kemungkinan timbulnya penyakit akibat genangan air,” ungkap Kadarismansyah.
Warga diharapkan tetap waspada selama periode pasang besar berlangsung. Pemerintah kecamatan dan kelurahan juga membuka komunikasi bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan atau melaporkan kondisi darurat di wilayah masing-masing.


Tulis Komentar