Cuaca Ekstrem Mengancam, Tim Koordinasi Rekomendasikan Siaga Darurat Hidrometeorologi
KILASRIAU.com – Menghadapi meningkatnya potensi cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Tim Koordinasi Bencana Hidrometeorologi merekomendasikan kepada Bupati Inhil untuk menetapkan Status Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi.
Rekomendasi tersebut diambil setelah Tim menggelar rapat koordinasi intensif di Tembilahan, sebagai respons atas prediksi cuaca dan evaluasi risiko yang menunjukkan peluang terjadinya banjir, tanah longsor, serta angin kencang di sejumlah kecamatan.
Rapat dipimpin oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil, R. Arliansah, dan dihadiri unsur terkait yang menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana, di antaranya:
- Kebakaran Kerap Berulang Tiap Tahun, BPBD Riau Ingatkan Warga Payung Sekaki Waspada
- Uang Kebersihan Rutin Ditarik, Tumpukan Sampah Bau Busuk Malah Dibiarkan DLH!
- Sat Lantas Polres Inhil Patroli Jl. Terusan Mas-Parit 21, Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan C3
- Kapolda Riau Bersama Pangdam XIX dan Menteri Kehutanan Bahas Restorasi Gambut dan Cegah Karhutla di Rumah Runding Kabupaten Bengkalis
- ISPU Inhil Tembus 311, Kapolres Donny: Kurangi Aktivitas di Luar dan Gunakan Masker
Perwakilan Kodim 0314 Inhil, Perwakilan Polres Indragiri Hilir, Kepala Pos BASARNAS Tembilahan, Kepala Satpol PP Inhil, Perwakilan Dinas Perhubungan, Kepala Dinas PUTR, Perwakilan Dinas Sosial, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK)
Dalam rapat tersebut, Kalaksa BPBD Inhil menegaskan perlunya langkah cepat dan terukur.
“Hasil kajian bersama dan data prakiraan cuaca menunjukkan risiko yang meningkat. Penetapan status siaga darurat akan memperkuat koordinasi, mempercepat mobilisasi sumber daya, dan memastikan respons lebih efektif ketika terjadi keadaan darurat,” terang Arliansah.
Rekomendasi ini selanjutnya akan diajukan kepada Bupati Inhil untuk mendapat persetujuan dan penetapan resmi. Apabila Status Siaga Darurat diberlakukan, seluruh perangkat daerah dan lembaga terkait akan diarahkan untuk:
Meningkatkan pemantauan di wilayah rawan bencana, Menyiapkan logistik, peralatan evakuasi, dan sumber daya manusia, Mengaktifkan Pos Komando (Posko) Siaga Bencana, dan Melakukan sosialisasi serta penyebaran informasi peringatan dini kepada masyarakat
Pemerintah Kabupaten Inhil berharap, melalui sinergi antara TNI, Polri, BASARNAS, OPD teknis, serta dukungan masyarakat, upaya mitigasi dan penanggulangan bencana hidrometeorologi dapat berjalan optimal sehingga potensi kerugian dapat diminimalisir.

Tulis Komentar