Dinkes DKI Himbau Warga Lakukan Vaksinasi Booster
KILASRIAU.com, - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes DKI Jakarta, Dwi Oktavia memastikan stok vaksin Covid-19 aman.
Oleh karena itu, ia meminta agar masyarakat di Jakarta segera mendapatkan vaksinasi lengkap hingga dosis ketiga atau booster.
"Kemarin memang sempat vaksinnya agak susah karena memang ada kekosongan vaksin di pusat, tetapi saat ini sudah ada jadi yang belum booster bisa segera booster," kata Dwi saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (19/11/2022).
- Bupati Inhil Resmikan Laboor Katerisasi Jantung & MembukabPelaksanaan Proctorship Radio Vaskuler
- Resmi Beroperasi, Cath Lab RSUD Puri Husada Tembilahan Jadi Harapan Baru Pasien Jantung di Inhil
- Ketua TP-PKK Inhil Ajak Masyarakat Sukseskan Imunisasi Anak dan Vaksinasi HPV
- Melalui TMMD ke-130, Wujudkan Keluarga Sehat, Bebas Stunting Menuju Indragiri Hilir Maju
- Katerina Susanti Herman Kampanyekan Pangan B2SA di SMA Negeri 1 Keritang, Tinjau Pojok Baca dan Rehabilitasi Gedung TK
Dwi mengatakan, vaksinasi booster sangat penting di tengah lonjakan kasus Covid-19.
Selain vaksinasi, ia menegaskan bahwa protokol kesehatan juga menjadi kunci penanganan situasi pandemi Covid-19.
Pasalnya, terjadi kenaikan kasus baru beberapa waktu belakangan. Per 19 November 2022, DKI Jakarta mencatat kasus tertinggi dengan 2.628 kasus.
"Trennya memang masih ada kenaikan ya tetapi tentu kami berharap (kasus Covid-19) bisa segera turun," ujar Dwi.
"Intinya supaya masyarakatnya memahami bahwa masih ada Covid, sehingga pada saat ada kecenderungan kasusnya meningkat jangan lupa protokol kesehatannya diperhatikan, ditaati, disiplin," katanya lagi.
Dwi juga memastikan bahwa pelayanan vaksinasi booster di Jakarta sudah kembali dibuka meski sempat tak melayani karena stok vaksin yang kosong.
Dihimpun dari laman corona.jakarta.go.id, per 19 November 2022, ada 5.198.296 warga Ibu Kota yang sudah divaksinasi booster atau dengan cakupan sekitar 50 persen.
Sementara itu, cakupan vaksinasi dosis pertama dan kedua masing-masing 125,9 persen dan 107,4 persen.

Tulis Komentar