Wabup Inhil Yuliantini Resmikan Poliklinik Stunting RSUD Puri Husada, Perkuat Sistem Rujukan dan Layanan Anak
KILASRIAU.COM – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui peningkatan layanan kesehatan yang terintegrasi. Salah satunya ditandai dengan peresmian Poliklinik Stunting UPTD RSUD Puri Husada Tembilahan oleh Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Indragiri Hilir yang juga Wakil Bupati Inhil, Yuliantini, Kamis 11 Juni 2026.
Keberadaan Poliklinik Stunting di RSUD Puri Husada diharapkan menjadi penguatan layanan rujukan bagi anak-anak yang membutuhkan penanganan lebih lanjut dari dokter spesialis anak maupun tenaga ahli gizi. Fasilitas ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menghadirkan penanganan stunting yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.
Menurut Yuliantini, kehadiran Poliklinik Stunting yang komprehensif di rumah sakit menjadi langkah penting dalam memperkuat rantai rujukan medis bagi anak-anak yang membutuhkan penanganan khusus. Layanan tersebut diharapkan mampu mendukung berbagai upaya yang selama ini dijalankan pemerintah daerah melalui Program GINTAS (Gerakan Indragiri Hilir Atasi Stunting).
- Peduli Kesehatan Masyarakat Disaat Bencana Karhutla, Peserta Didik Sespimen Polri Gelar Pengobatan Gratis Bersama Pemkab
- Sambut Wabup Tanjabbar, Plh Bupati Inhil Bahas Strategi Bersama Turunkan Stunting
- Wabup Inhil : Tangani Stunting Tak Cukup Hanya Pemberian Nutrisi, Kasih Sayang dan Permainan Edukatif Juga Harus Dilakukan
- RSUD TENGKU SULUNG LUNCURKAN INOVASI "PULSA" UNTUK TINGKATKAN LAYAN KESEHATAN DIGITAL DI WILAYAH PESISIR
- Tanggap Dampak Kabut Asap, Polsek Lubuk Batu Jaya Bersama Puskesmas Kulim Jaya Gelar Cek Kesehatan dan Pembagian Masker Gratis
Dalam arahannya, Yuliantini menegaskan bahwa Poliklinik Stunting harus mampu memberikan pelayanan yang optimal dan menjadi bagian dari penguatan koordinasi antarinstansi dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Indragiri Hilir.
“Saya berharap Poliklinik Stunting ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Untuk itu ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bersama, yaitu pertama berikan pelayanan yang terbaik dan terintegrasi secara gratis dan tuntas. Kedua, sinergikan indikator e-KTP dengan aksi lapangan. Ketiga, perkuat sinergi lintas sektor,” ujar Yuliantini.
Ia menilai kolaborasi yang kuat antara fasilitas kesehatan, perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya menjadi faktor penting dalam mewujudkan target penurunan stunting secara berkelanjutan. Karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat bergerak bersama dengan mengedepankan koordinasi dan integrasi program.
Peresmian yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wakil Bupati Yuliantini didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir, Katerina Susanti. Kegiatan ini turut dihadiri anggota DPRD, jajaran manajemen RSUD Puri Husada, kepala perangkat daerah, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir.

Tulis Komentar