Wabup Yuliantini Turun Langsung ke Batang Tuaka, Berikan Edukasi dan Bantuan bagi Anak Penderita Stunting
Kilasriau.com, Desa Gemilang – Sebagai kecamatan dengan angka kasus stunting tertinggi di Kabupaten Indragiri Hilir, Kecamatan Batang Tuaka mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Daerah.
Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Inhil yang juga Wakil Bupati Inhil, Yuliantini turun langsung memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus menyerahkan bantuan sembako dan telur kepada keluarga penderita stunting, Minggu (17/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Wabup Yuliantini didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Sekretaris Bapperida, serta para kader Posyandu yang berada di Desa Gemilang, Kecamatan Batang Tuaka.
- Terima Kedatangan Tenaga Ahli Mentan RI, Bupati Inhil Ekspose Potensi Pertanian & Serahkan Permohonan Penetapan Harga Acuan Pembelian Komoditas Kelapa
- Semarak HUT Yonkav 11/MSC, Bea Cukai Lhokseumawe Ikut Jalan Sehat dan Bakti Sosial
- Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah sebagai Penghormatan terhadap Perjuangan Pekerja
- 42 Jembatan Rampung, Polda Riau Hadirkan Akses dan Harapan Baru untuk Masyarakat Pelosok
- Bupati Herman Hadiri Rapat Lahan 110 A, Kedepankan Kesepakatan Dan Kondusivitas
Diketahui, dari 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir, Kecamatan Batang Tuaka tercatat sebagai wilayah dengan jumlah kasus stunting tertinggi. Sebagai bentuk kepedulian dan upaya percepatan penurunan angka stunting, Ketua TPPS Inhil mendatangi sejumlah anak penderita stunting yang berada di Parit Rumbia dan Parit 7 Desa Gemilang Jaya, serta Jalan Nelayan Desa Sungai Piring Kecamatan Batang Tuaka.
Pada kesempatan itu, Wabup Yuliantini memberikan motivasi dan edukasi kepada keluarga penderita stunting agar tetap semangat dalam merawat anak serta rutin memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia.
“Kepada keluarga dan masyarakat, jangan mengucilkan anak-anak penderita stunting. Mari kita pikirkan bersama bagaimana mengatasi stunting ini. Penanganan stunting bukan pekerjaan mudah, sehingga perlu dukungan dan kepedulian semua pihak,” ujar Yuliantini.
Ia juga menegaskan pentingnya edukasi, perhatian, dan pelayanan berkelanjutan kepada keluarga penderita stunting agar kondisi anak dapat terus dipantau dan ditangani dengan baik.
“Terus berikan pelayanan, pendampingan, serta motivasi kepada keluarga penderita stunting. Dengan kebersamaan dan kepedulian bersama, kita optimis angka stunting di Kabupaten Inhil dapat ditekan,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan dan penanganan stunting semakin meningkat, sehingga dapat menciptakan generasi yang sehat.

Tulis Komentar