Terbukti Melindungi, BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan dan Beasiswa Rp396 Juta kepada Warga Inhil

Kilasriau.com, BPJSTK RENGAT – BPJS Ketenagakerjaan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan nyata kepada pekerja dan keluarganya melalui penyaluran manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan senilai Rp396 juta kepada ahli waris peserta dari empat desa di Kabupaten Indragiri Hilir.

Penyerahan santunan tersebut dilaksanakan bertepatan dengan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Ekosistem Desa yang digelar di Gedung Engku Kelana, Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa (21/7).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Indragiri Hilir H. Herman, Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), para Camat se-Kabupaten Indragiri Hilir, Kepala Desa se-Kabupaten Indragiri Hilir, Ketua TP PKK Desa, serta sejumlah perangkat daerah dan instansi terkait, di antaranya Badan Pusat Statistik (BPS), Adinkes, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Badan Pendapatan Daerah, serta Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir.

Kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut bertujuan memperkuat sinergi pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan dalam meningkatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi perangkat desa, pekerja rentan, dan pekerja sektor informal di Kabupaten Indragiri Hilir.

Dalam kesempatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan manfaat Program Jaminan Kematian (JKM) dan Beasiswa Pendidikan kepada empat penerima manfaat. Ahli waris Fina Milwani, Perangkat Desa Perigi Raja, menerima manfaat sebesar Rp192 juta, terdiri atas santunan Jaminan Kematian sebesar Rp42 juta dan beasiswa pendidikan sebesar Rp150 juta. Selanjutnya, Nurhasanah, pekerja mandiri dari Desa Mayang Sari Jaya, menerima santunan Jaminan Kematian sebesar Rp42 juta, sementara Mira Zaid, Perangkat Desa Kuala Gaung, juga menerima santunan Jaminan Kematian sebesar Rp42 juta. Selain itu, ahli waris Misrani, Perangkat Desa Catur Karya, memperoleh manfaat sebesar Rp120 juta, yang terdiri atas santunan Jaminan Kematian sebesar Rp42 juta dan beasiswa pendidikan sebesar Rp78 juta.

Total manfaat yang disalurkan BPJS Ketenagakerjaan pada kesempatan tersebut mencapai Rp396 juta, sebagai bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada pekerja dan keluarganya. Selain santunan, program ini juga memastikan keberlangsungan pendidikan anak peserta melalui manfaat beasiswa hingga perguruan tinggi sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain penyerahan santunan, pada kesempatan tersebut BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir juga memberikan penghargaan kepada Kepala Desa Mekar Sari, Kecamatan Reteh, atas komitmennya dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui Agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai).

Penghargaan tersebut diberikan karena Desa Mekar Sari berhasil mendaftarkan hampir 75 persen warganya sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Capaian tersebut menjadikan Desa Mekar Sari sebagai salah satu desa dengan tingkat kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan tertinggi di Kabupaten Indragiri Hilir dan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya dalam meningkatkan perlindungan bagi masyarakat pekerja.

Bupati Indragiri Hilir H. Herman mengatakan penyerahan santunan tersebut menjadi bukti bahwa program BPJS Ketenagakerjaan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Santunan dan beasiswa yang diserahkan hari ini membuktikan bahwa BPJS Ketenagakerjaan hadir melindungi masyarakat saat risiko terjadi. Kami akan terus mendorong seluruh pemerintah desa agar semakin banyak perangkat desa dan pekerja rentan terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan," ujar Herman.

Di kesempatan yang sama, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tembilahan Wahyu Wibowo mengatakan manfaat yang diterima ahli waris merupakan hasil dari kepesertaan aktif dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

"Santunan ini menjadi bukti nyata manfaat BPJS Ketenagakerjaan bagi peserta dan keluarganya. Selain perlindungan finansial, program ini juga memastikan pendidikan anak peserta tetap berlanjut melalui manfaat beasiswa," kata Wahyu.

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang Induk BPJS Ketenagakerjaan Rengat Muhammad Kurniawan mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan hingga ke tingkat desa.

"Kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menjadi langkah penting dalam meningkatkan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Harapan kami, semakin banyak pekerja desa dan sektor informal yang terlindungi sehingga manfaat BPJS Ketenagakerjaan dapat dirasakan lebih luas," ujar Muhammad Kurniawan.

Melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Ekosistem Desa ini, BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menegaskan komitmennya untuk terus memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, sehingga semakin banyak pekerja yang dapat bekerja dengan aman, produktif, dan sejahtera serta keluarganya tetap terlindungi ketika menghadapi risiko kerja maupun risiko sosial lainnya.






Tulis Komentar