Waspada Hujan Lebat Disertai Petir di Riau, 4 Titik Panas Terpantau
KILASRIAU.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di Riau, Senin (9/6/2025).
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi disertai petir dan angin kencang diprakirakan melanda sejumlah wilayah pada malam hingga dini hari.
Forecaster on duty, Deby C, menyebut potensi hujan lebat tersebut diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Pelalawan, Kampar, Indragiri Hulu, dan Kota Pekanbaru.
- Cegah Karhutla, Polsek Reteh Imbau Masyarakat Jaga Lahan dan Tindak Tegas Pelaku Pembakaran
- Polda Riau Gunakan X Fire dan Drone Tangani Karhutla Siak, Lima Titik Api Berhasil Dipadamkan
- Kebakaran Hebat Melanda Permukiman Warga di Jalan Budiman Tembilahan
- Mabes TNI Gelar Penyuluhan Bencana Krhutlah di Reteh, Ajak Masyarakat Sinergi Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan
- KABUT ASAP MASIH ADA, SUPRAPTO INGATKAN KELOMPOK RENTAN
“Pada pagi hari, wilayah Riau didominasi cuaca cerah berawan hingga berawan. Namun, hujan ringan terpantau melalui radar di sebagian wilayah Pelalawan. Siang hingga sore hari, hujan ringan berpotensi terjadi di Kepulauan Meranti,” jelas Deby.
Memasuki malam hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Pelalawan, Kampar, Indragiri Hulu, dan Kota Pekanbaru. Dini hari, hujan kembali diprakirakan turun di wilayah Indragiri Hilir.
Suhu udara diperkirakan berkisar antara 23,0 hingga 33,0 °C, dengan kelembapan udara antara 55–99 persen. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat dengan kecepatan 10–30 km/jam.
"Tinggi gelombang laut di perairan Riau masih berada pada kategori rendah, yaitu 0,5–1,25 meter," jelasnya.
Terkait kebakaran hutan dan lahan, update hotspot pada pukul 23.00 WIB mencatat 87 titik panas di Sumatera, dengan empat titik terpantau di Provinsi Riau. Rinciannya, tiga titik berada di Kabupaten Indragiri Hilir dan satu titik di Kota Dumai.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan memperhatikan informasi terbaru dari BMKG. “Terutama masyarakat yang berada di wilayah rawan banjir, longsor, dan karhutla agar meningkatkan kewaspadaan,” ujar Deby.

Tulis Komentar