Mabes TNI Gelar Penyuluhan Bencana Krhutlah di Reteh, Ajak Masyarakat Sinergi Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan
Kilasriau.com, RETEH – Mabes TNI melalui jajaran Kodim 0314/Inhil dan Koramil 07/Reteh melaksanakan kegiatan penyuluhan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kepada masyarakat di Aula Kantor Camat Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan ini diikuti berbagai unsur dan lapisan masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Reteh, Kapolsek Reteh, Danramil 07/Reteh, serta perwakilan dari Mabes TNI yang bertindak sebagai pemateri utama.
Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana Karhutla, khususnya di wilayah pesisir yang rawan saat musim kemarau.
- Tekan Angka Kecelakaan, Polres Inhil Fokuskan Operasi Patuh pada 10 Pelanggaran Lalu Lintas
- Jangan Berlindung di Balik Profesi Wartawan! Ketua PW-IWO Riau Tegaskan Anggota Terlibat Narkoba Bakal Ditindak
- Kejar Target TMMD ke-130, Kodim 0314/Inhil Kebut Pembangunan RTLH di Desa Kuala Lemang
- Atasi Kesulitan Air Bersih, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0314/Inhil Kejar Pembangunan MCK di Kuala Lemang
- Ketua RT 22 Tamrani Buka Suara! Hasil Investigasi Media di Parit 9, Kabel dan Meteran Listrik Warga Disebut Masih Utuh

Dalam penyampaian materinya, tim dari Mabes TNI menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam pencegahan dini. Mulai dari tidak membuka lahan dengan cara membakar, melaporkan titik api, hingga membentuk kelompok peduli Karhutla di tingkat desa.
"Kami hadir untuk memberikan pemahaman bahwa pencegahan Karhutla adalah tanggung jawab kita bersama. TNI tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat," ujar perwakilan Mabes TNI dalam pemaparannya.
Camat Reteh dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan ini. Ia berharap sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan masyarakat dapat terus diperkuat agar wilayah Reteh bebas dari bencana asap akibat Karhutla.

Sementara itu, Danramil 07/Reteh menyampaikan bahwa Koramil akan terus melakukan patroli dan sosialisasi ke desa-desa. Pihaknya juga mengajak masyarakat segera melapor jika menemukan titik api atau lahan yang berpotensi terbakar.
Kegiatan penyuluhan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Masyarakat tampak antusias menyampaikan pertanyaan terkait penanganan dan pencegahan Karhutla di lingkungan masing-masing.

Tulis Komentar