Gunung Anak Krakatau Meletus, BNPB: Tidak Akan Ada Tsunami Besar seperti 1883
KILASRIAU.COM - Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan letusan Gunung Anak Krakatau kali ini jauh lebih kecil dari Gunung Krakatau yang erupsi pada 1883.
"Sangat kecil, diameternya hanya 12 kilometer. Dapur magmanya kecil, kemungkinan terjadinya erupsi tidak akan menyebabkan bencana besar juga tidak akan ada tsunami yang besar seperti 1883," kata Sutopo di Gedung BNPB, Jalan Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, Jumat 28 Desember 2018.
Sutopo mengungkapkan hingga saat ini Gunung Anak Krakatau terus-menerus meletus setiap menitnya.
- Talenta Vokasi Indonesia Raih 9 Penghargaan di WSC Shanghai 2026
- Sidak Lapas Cibinong, Aktivis Nasional Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto
- Kepala BIN Muhammad Herindra Dilantik Jadi Ketum PB ESI, Prestasi Esports Lebih Tinggi Jadi Target
- Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif
- Perdagangan Aceh Semester I 2026 Catat Surplus USD105,4 Juta, Ekspor Didominasi Batu Bara
"Hampir setiap menit terjadi letusan. Masyarakat di daerah terdampak, Banten, Tanggamus, Lampung Selatan. Namun yang berwenang menetapkan peringatan dini, gunung api kewenangan PVMBG," ucapnya.
Sutopo juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada mengacu pada informasi BMKG dan PVMG.
"Masyarakat harap tenang dan tidak terpengaruh dengan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan," tuturnya. (edi)

Tulis Komentar