Dalam Rangka Milad Inhil Ke-58 Tahun 2023, DPRD Inhil Laksanakan Rapat Paripurna Istimewa
KILASRIAU.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir melaksanakan rapat paripurna istimewa dalam rangka Milad Kabupaten Indragiri ke-58 tahun 2023, yang dilaksanakan di gedung DPRD Kab. Inhil Jl. Soebrantas Tembilahan, Selasa (14/6/23).
Mengangkat tema "Bersempena Milad Ke-58 Kabupaten Indragiri Hilir, Wujudkan Kejayaan Indragiri Hilir Melalui Pelayanan Publik yang Inovatif untuk Kebangkita Ekonomi Masyarakat", diikuti Anggota DPRD Kab. Inhil dan tamu undangan.
Terlihat selama pelaksanaan Rapat Paripurna yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung Ketua DPRD Inhil, Dr. H. Ferryandi, ST, MM, MT yang dihadiri Bupati HM Wardan, Gubernur Riau yang diwakili Asisten Administrasi Umum Sekda Prov. Riau, Forkopimda, Sekda dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Inhil serta tokoh agama dan tokoh masyarakat juga undangan lainnya, baik yang berasal dari dalam maupun luar Provinsi Riau.
- Syahrul Aidi Fasilitasi Kerjasama Pemprov Riau dengan Jepang: Pendidikan, Tenaga Kerja Hingga Investasi
- Bupati Inhil Sampaikan KUA dan PPAS APBD 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD
- DPRD Inhil Apresiasi Sikap tegas DKUPP dalam penegakan aturan dan mengurangi kebocoran Retribusi
- Komisi III DPRD Riau Tetap Yakin, Ada Saham Yayasan Riau Makmur di PT Riau Pos: Tunggu Pembuktian di Akte Yayasan dan PT Gading Cempaka Utama
- Sekda Inhil Hadiri Paripurna ke-15, Masa Persidangan VI Ditutup dan Persidangan VII Dibuka
Ketua DPRD Inhil, Dr. H. Ferryandi, ST, MM, MT dalam sambutnya menyampikan moment peringatan ulang tahun ini diharapkan menjadi sarana introspeksi diri, dengan demikian setiap estapet perjalanan kehidupan ini bermakna atas persoalan kekinian serta respon terhadap tantangan masa depan.
"Kita sangat menyadari, dengan luas wilayah Kabupaten Indragiri sebesar 1.367.551 Hektar dan jumlah pulau-pulau kecil sebanyak 25 pulau, merupakan wilayah terluas kedua di provinsi Riau memiliki karakteristik alam yang sulit, merupakan daratan rendah endapan Sungai, rawa dan tanah gambut hanya 2,67 persen daratan tinggi," jelasnya.
Lanjutnya, sehingga dalam membangun atau menghubungkan daerah satu dengan daerah lain memerlukan anggaran sangat besar.
"Ini menjadi pekerjaan rumah terbesar dari pemerintah daerah dan DPRD, keterbatasan anggaran untuk infrastruktur jalan dan jembatan mengakibatkan banyak ruas jalan dan jembatan di Kabupaten Indragiri Hilir yang rusak ingin dan rusak berat," ujarnya.**

Tulis Komentar