Lion Air Meminta Maaf Soal Insiden Pesawat JT-633 Bengkulu-Jakarta
KILASRIAU.com - Pihak Lion Air meminta maaf mengenai insiden yang membuat penerbangan rute Bengkulu-Jakarta dengan nomor penerbangan JT-633 mengalami penundaan.
Insiden ini dikarenakan lekukan pada ujung sayap sebelah kiri (wing tip) menyenggol tiang lampu koordinat di Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu.
"Kondisi tersebut terjadi ketika pesawat bersiap menuju landas hubung (taxiway)," ujar Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan pers, Rabu (7/11).
- Diduga Bangkai Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Terdampar di Tepian Pantai Bakau Mandah
- MagangHub Batch 2 Angkatan II Masuki Tahap Seleksi, Hasil Diumumkan 18 September
- Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Jalan Budiman Tembilahan
- Api Membakar, Hukum Mengejar: Sepanjang 2026 Polres Inhil Tangani 9 Kasus Karhutla
- Berangkat Jualan Cempedak, Pompong Berisi Tiga Pria Dikabarkan Hilang Kontak
Danang menambahkan saat ini pesawat sudah berada di landas parkir. Seluruh penumpang diarahkan dan dikembalikan menuju ruang tunggu terminal.
Lion Air JT-633 ini, sambung Danang, akan mengangkut tujuh kru pesawat dan 143 penumpang. Sebagai pengganti, Pihak Lion Air rencananya akan memberangkatkan para penumpang JT-633 pada malam ini, dengan menggunakan pesawat yang didatangkan dari Jakarta.
"Lion Air menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang timbul. Terkait kondisi yang terjadi, Lion Air saat ini telah mengirimkan tim guna pemeriksaan terhadap pesawat tersebut," demikian Danang.

Tulis Komentar