Lion Air Meminta Maaf Soal Insiden Pesawat JT-633 Bengkulu-Jakarta
KILASRIAU.com - Pihak Lion Air meminta maaf mengenai insiden yang membuat penerbangan rute Bengkulu-Jakarta dengan nomor penerbangan JT-633 mengalami penundaan.
Insiden ini dikarenakan lekukan pada ujung sayap sebelah kiri (wing tip) menyenggol tiang lampu koordinat di Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu.
"Kondisi tersebut terjadi ketika pesawat bersiap menuju landas hubung (taxiway)," ujar Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan pers, Rabu (7/11).
- Kualitas Udara Memburuk, Pemprov Riau Siapkan 18 Ribu Pcs Masker dan Oksigen untuk Pelalawan
- Mandi Bersama Istri di Sungai Kuantan, Remaja 17 Tahun Hanyut dan Tenggelam
- Mafirion Kecam Penyanderaan 9 Anak di Papua: Bebaskan Mereka, Keselamatan Tak Bisa Ditawar!
- Kecelakaan Antara Speedboat dengan Pompong di Sungai Indragiri, Tidak Ada Korban Jiwa
- Api Lahap Rumah Warga di Tembilahan, Kerugian Materiil Diperkirakan Rp350 Juta
Danang menambahkan saat ini pesawat sudah berada di landas parkir. Seluruh penumpang diarahkan dan dikembalikan menuju ruang tunggu terminal.
Lion Air JT-633 ini, sambung Danang, akan mengangkut tujuh kru pesawat dan 143 penumpang. Sebagai pengganti, Pihak Lion Air rencananya akan memberangkatkan para penumpang JT-633 pada malam ini, dengan menggunakan pesawat yang didatangkan dari Jakarta.
"Lion Air menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang timbul. Terkait kondisi yang terjadi, Lion Air saat ini telah mengirimkan tim guna pemeriksaan terhadap pesawat tersebut," demikian Danang.

Tulis Komentar