Rupiah Pagi Ini Kembali Menguat ke Rp 15.178 per Dolar AS
KILASRIAU.com - Dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah terhadap rupiah hari ini. Mengutip data perdagangan Reuters, Rabu (17/10), dolar AS dibuka di Rp 15.195 dan terus turun hingga menyentuh level terendahnya di Rp 15.178.
Secara year to date (ytd) atau dari awal tahun hingga saat ini, dolar AS masih menguat terhadap rupiah sebesar 11,93 persen.
Analis dari Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) Reza Priyambada dalam risetnya menyebutkan, laju rupiah terlihat mengalami kenaikan tipis meski pergerakan dolar AS cenderung masih meningkat di pasar valas Asia seiring pelemahan JPY. Masih adanya kekhawatiran akan potensi meningkatnya tensi hubungan diplomatik antara AS dan Arab Saudi membuat risk appetite investor meningkat dan cenderung memegang USD. Selain itu, beberapa rilis data ekonomi AS masih menjadi perhatian pelaku pasar di mana berimbas pada kenaikan imbal hasil obligasi AS dan berimbas pada kenaikan USD. Adanya sentimen dari disetujuinya asumsi rupiah di 2019 sebesar Rp 15.000 dan penilaian pagelaran Asian Games dapat menyumbang 0,05 persen terhadap GDP turut memberikan sentimen positif pada rupiah.
- BRI Branch Office Tembilahan Ajak Masyarakat Nabung Emas Melalui BRImo
- Panen Jagung Tinggal Sepekan, Polsek Sabak Auh Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan Optimal
- Sinergi Polri dan Petani Berbuah Hasil, Panen Raya Jagung Digelar di Sabak Auh
- Aneka Ragam Karya UMKM Inhil Hiasi Stan Bazar MTQ ke 44 Prov. Riau
- Polsek Sabak Auh Pantau Kesiapan Panen Jagung Program Asta Cita, Usia Tanaman Capai 97 Hari
Prediksi Rupiah:
Di perkirakan rupiah akan bergerak di kisaran 15.210 - 15.188. Pergerakan rupiah yang mulai menguat bisa menjadi peluang untuk kembali melanjutkan kenaikan seiring masih adanya sejumlah sentimen positif. Diharapkan tekanan global dapat lebih berkurang sehingga berimbas pada berbalik turunnya USD dan membuat rupiah berkesempatan untuk kembali menguat. Tetap mencermati dan mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat rupiah kembali melemah.

Tulis Komentar