Gugus Gudep MA DDI Pulau Kecil Gelar Pelatihan Kenaikan Penegak Bantara dan Laksana
KILASRIAU.com - Untuk terus meningkatkan kualitas anak-anak pramuka, Gugus Gudep 08.079/08.080 MA DDI Pulau Kecil, melaksanakan proses pelatihan kenaikan penegak Bantara dan Laksana 2021.
Syarifudidin sebagai Pembina Gudep 08.079/08.080 MA. DDI Pulau Kecil mengatakan tujuan dari kegiatan ini ialah untuk melihat sejauh mana pemahaman terkait ilmu kepramukaan.
"Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sangat dan peduli akan masa depan bangsa terutama bagi anggota Pramuka sama sama kita ketahui bahwa Tujuan Pramuka Pada dasarnya kegiatan Kepramukaan memiliki tujuan untuk melatih generasi muda agar memaksimalkan setiap potensi yang ada di dalam dirinya, baik itu intelektual, spiritual, sosial, dan fisik," ucapnya.
- Polres Indragiri Hilir Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Perkuat Silaturahmi dan Sinergitas Kamtibmas
- Bupati Inhil Hadiri Fun Night Run Hari Bhayangkara ke-80, Sinergitas Polri dan Masyarakat
- Ketua PW IWO Riau dan Andi Darma Taufik Bahas Beragam Persoalan Masyarakat
- Gladi Bersih 6.100 Penari Joget Mande Digelar, Inhil Siap Pecahkan Rekor MURI
- Dinamika Politik Kian Sentral, Ketum SMSI Pusat Firdaus Minta Media Siber Daerah Jaga Independensi
Dalam kegiatan Pramuka ini juga berlangsung seru karena disampaikan langsung oleh ketua Pemuda Demokrat yang juga pengurus KNPI Provinsi Riau ini
Munawir dalam diskusikan Kasus menyampaikan penyalahgunaan narkoba tidak mengenal jenis kelamin dan usia, siapa saja berpotensi terjerumus dalam narkotika. Mulai dari remaja, orang tua, publik figur dan lain sebagainya dapat terjerumus dalam konsumsi narkoba.
Meskipun terdapat beberapa jenis narkotika yang diperbolehkan dipakai untuk pengobatan, namun harus berdasarkan pengawasan ketat dari dokter.
Lebih lanjut Munawir menjelaskan narkoba yang disalahgunakan dapat menyebabkan keseimbangan elektrolit berkurang, sehingga berakibat badan akan mengalami kekurangan cairan atau dehidrasi dan efek yang seringkali dialami oleh pengguna narkoba seperti ganja adalah halusinasi.
Konsumsi ganja dalam dosis yang besar juga dapat menyebabkan mual, muntah, rasa takut, serta gangguan kecemasan. Sementara jika dipakai dengan waktu yang lama, narkoba jenis ini dapat menyebabkan gangguan mental, depresi dan kecemasan yang berlarut.
"Karena kita sama-sama tahu narkoba ini dapat memberikan dampak bagi penggunanya seperti Dehidrasi, Halusinasi dan Menurunkan tingkat kesadaran, kemudian dampak pemakaian narkoba dengan dosis yang berlebih akan membuat tubuh terlalu rileks hingga kesadaran menjadi berkurang. Bahkan pemakaia narkoba bisa tidur terus menerus dan tidak bangun dalam jangka waktu tertentu," jelasnya.
Untuk itu, diakhiri penyampaian materi nya Munawir berpesan kepada generasi muda agar dapat menghindari pergaulan yang memang tidak ada manfaatnya serta menjauhi narkoba.

Tulis Komentar