Tolak Intoleransi, Masa GMKI Pekanbaru Datangi Gedung DPRD Riau
PEKAN BARU, KILASRIAU.com - Puluhan massa aksi dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pekanbaru menggelar aksi penolakan intoleransi di depan Gedung DPRD Riau, Pekanbaru, Kamis, (11/10/.2018).
Massa aksi meminta DPRD Riau untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah pusat, agar gereja - gereja di Jambi tidak lagi disegel, sehingga jemaatnya dapat beribadah sesuai undang - undang RI yang sudah berlaku.
"Kami meminta agar jemaat di Jambi dapat beribadah sebagaimana yang sudah diatur undang - undang. Sungguh miris kami melihat jemaat dan saudara kami yang harus beribadah dihalaman rumah ibadahnya karena penyegelan di Jambi," ujar koordinator orasi.
- Sat Lantas Polres Siak Sigap, Berikan Bantuan kepada Korban Banjir di Desa Mempura
- Diskominfotik Riau Gelar Bimtek SDI
- Unggal Pimpin Ribuan Masa Kepung Disnaker Siak, Sebut Nelson Sudah Dipecat Dari SPTI
- Puluhan Kades di Kuansing Habiskan Anggaran Setengah Miliar Lebih, Plesiran Bermodus Bimtek ke Batam
- Employee Volunteering, BPJAMSOSTEK Pekanbaru Kota Serahkan Bantuan ke Panti Asuhan Amanah
"Ini bukan masalah minoritas atau mayoritas, ini permasalahan penindasan. Cabut segel gereja yang dilakukan di Jambi," ujarnya.
Sementara itu, tampak Wakil Ketua DPRD Riau, Kordias Pasaribu menyambut langsung massa aksi, yang mendengarkan orasi dan aspirasi massa. Kepada Kordias, massa kemudian membacakan pernyataan sikapnya sebagai Korlap dan Ketua GMKI Pekanbaru.Gelar Aksi Damai Menolak Intoleransi Antar Umat Beragama
GMKI Pekanbaru menolak intoleransi dengan penyegelan gereja yang ada dijambi, kita meminta kepada DPRD riau agar menyampaikan kepada pemerintah pusat, agar saudara kami dibiarkan beribadah.


Tulis Komentar