IDI Inhil Himbau Masyarakat Agar Tidak Tiup Terompet
KILASRIAU.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Indragiri Hilir menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk sementara tidak meniup terompet.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Indragiri Hilir (Inhil), dr. Firman Nurdiansyah menyebutkan meniup terompet bisa menjadi penyebab penularan virus Covid-19. Melalui pergantian mulut ke mulut dari lubang letak ditiupnya terompet tersebut dikhawatirkan menjadi penyebab penularan terbaru.
"Sebelum diedarkan tentunya terompet tersebut sudah diuji coba (ditiup, red) terlebih dahulu oleh pihak yang membuat, nah apabila ini ditiup lagi oleh masyarakat dikhawatirkan bekas tiupan terompet menjadi penyebaran virus," jelasnya, Jum'at (25/12/2020).
- HUT Bhayangkara ke-80, SMSI Riau: Polri Harus Semakin Profesional dan Humanis
- Polres Indragiri Hilir Gelar Upacara Sertijab Kabagops, Kapolsek Pulau Burung dan Kapolsek Kempas
- HARI BHAYANGKARA KE-80 : MENGUATKAN KOMITMEN POLRI PRESISI YANG HUMANIS DAN BERINTEGRITAS
- Bhayangkara atau malapetaka? Tanggal 01 Juli 2026!
- Wamenaker: Pariwisata dan Budaya Berperan Strategis dalam Penciptaan Lapangan Kerja
Untuk itu, Ketua IDI yang dilantik pada tahun 2019 ini menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak meniup terompet pada perayaan pergantian tahun 2021 yang sebentar lagi akan dilaksanakan.
"Demi keselamatan dan keamanan kita semua sebaiknya jangan meniup terompet karena angka penularannya tinggi," ulasnya.
Selain itu, Firman juga berpesan kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan dan tidak berkerumun.
"Kita terus meminta ke semua elemen agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan tidak berkerumun," imbuhnya.
Untuk diketahui, setiap pergantian tahun seringnya adanya kebiasaan masyarakat meniup terompet guna menyambut tahun baru. Namun untuk tahun ini dihimbau untuk tidak dilakukan karena mengingat penyebaran virus corona melalui droplet atau tetesan air liur yang keluar dari mulut.

Tulis Komentar