63 Pelajar di Pekanbaru Terjaring Razia Warnet
PEKANBARU, KILASRIAU.com - Adanya laporan masyarakat atas dampak negatif dari Warung Internet (Warnet) yang dinilai sudah sangat meresahkan membuat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) gencar melakukan razia ke beberapa warnet yang ada di Kota Pekanbaru.
Alhasil dari aksi razia warnet oleh Satpol PP yang difokuskan di wilayah Kecamatan Tampan sebanyak 63 anak sekolah di giring Ke Kantor Satpol PP Pekanbaru.
Salah satunya, Delvi siswa dari SMK 4 Pekanbaru yang terjaring razia ketika sedang asyik bermain di warnet Jalan Purwodadi. Setelah ditanyai, Delvi mengaku tidak masuk sekolah karena terlambat.
- Program Makan MBG Capai 1.500 Penerima Manfaat di Minggu Kedua Awal Februari 2026
- Akses Jalan ke Ponpes Al-Masyhad Rusak Parah, Santri Terpaksa Angkat Celana Saat Hujan
- Polres Indragiri Hilir Laksanakan Program Green Policing di SMA Negeri 1 Tembilahan Hulu
- Dukung Program Penggiat Forum TBM di Inhil Kegiatan Pekan Literasi
- Digaji Tak Manusiawi, Guru Honorer Jadi Korban Pembiaran Negara
"Tadi pagi saya terlambat masuk sekolah bang, makanya main ke warnet hingga jam pulang sekolah," ungkap Delvi.
Menyikapi banyaknya anak-anak usia sekolah terjaring razia, Kasatpol PP Pekanbaru, Agus Pramono melalui Sekretaris Satpol PP, Junaidi mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pendataan serta meminta yang bersangkutan dan orang tuanya membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi.
"Intinya mereka akan beri efek jera. Dengan harapan tindakan negatif ini tidak terulang lagi," papar Junaidi.
Dijelaskan Junaidi, kepada pemilik usaha warnet, pihaknya juga mengimbau untuk selektif dalam memilih pelanggan. Jika ada anak usia sekolah dan bersaragam sekolah ingin masuk warnet mesti disuruh pulang dulu.
"Jangan asal terima pelanggan aja. Karena anak anak sekarang adalah masa depan bangsa," sebut Junaidi.
Berdasarkan data yang dihimpun Satpol PP Pekanbaru dari 63 anak anak usia sekolah terjaring razia itu terdiri dari 42 orang berstatus anak sekolah dan 21 anak berstatus putus sekolah.

Tulis Komentar