Mahasiswa KUKERTA UNRI 2026 Tinggalkan Program Berkelanjutan Melalui Rekonstruksi Gapura dan Bank Sampah Desa Karya Mulya
Kilasriau com, Karya Mulya – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau Tahun 2026 melaksanakan dua program di Desa Karya Mulya, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu, yakni rekonstruksi gapura desa dan Program utama pembuatan Bank Sampah Desa Karya Mulya.
Kedua program tersebut menjadi wujud kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung terciptanya lingkungan desa yang bersih, indah, dan berkelanjutan.
Program rekonstruksi gapura dilakukan sebagai upaya memperbaiki sekaligus mempercantik pintu masuk Desa Karya Mulya. Gapura yang sebelumnya mulai kusam diperbarui melalui pengecatan dan penataan kembali sehingga memberikan kesan yang lebih rapi serta menjadi identitas desa yang lebih representatif.
- Akselerasi UMKM Pesisir: UMRAH dan UiTM Malaysia Dampingi Pelaku Usaha Olahan Laut Senggarang Lewat Digital Storytelling
- Bunda Literasi Inhil Bahas Pengembangan Perpustakaan Apung sebagai Inovasi Layanan Literasi
- AMERTARU: Mahasiswa KKN Universitas Riau Bersama Masyarakat Laksanakan Pembagian dan Penanaman 80 Bibit Durian dan Jengkol di Desa Sungai Air Putih
- Mahasiswa KKN Universitas Riau Dorong Digitalisasi UMKM melalui Pengenalan dan Pendampingan Penggunaan QRIS di Desa Dosan
- UMKM Naik Kelas, Tim ABDIMAS FEBM UMRAH Ciptakan Alumni Berdampak
Selain itu, mahasiswa KUKERTA juga membentuk Bank Sampah Desa Karya Mulya sebagai sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah. Program ini diharapkan mampu mendorong masyarakat agar mulai membiasakan pemilahan sampah serta menjaga kebersihan lingkungan desa secara berkelanjutan.
Koordinator KUKERTA Desa Karya Mulya mengatakan bahwa kedua program tersebut dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat dan hasil koordinasi bersama Pemerintah Desa.
"Kami berharap rekonstruksi gapura dapat menjadi wajah baru Desa Karya Mulya yang lebih menarik, sementara Bank Sampah dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat," ujarnya.
Peresmian Bank Sampah ditandai dengan penyerahan fasilitas secara simbolis kepada Pemerintah Desa Karya Mulya yang disaksikan oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta mahasiswa KUKERTA. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan sosialisasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.
Kepala Desa Karya Mulya mengapresiasi program yang diinisiasi mahasiswa KUKERTA Universitas Riau. Menurutnya, kedua program tersebut memberikan manfaat bagi desa, baik dari sisi penataan lingkungan maupun peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan.
Melalui program rekonstruksi gapura dan pembentukan Bank Sampah, mahasiswa KUKERTA UNRI 2026 berharap dapat meninggalkan manfaat yang berkelanjutan bagi Desa Karya Mulya. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan mampu menjaga serta mengembangkan program tersebut sehingga dapat terus dirasakan manfaatnya di masa mendatang.

Tulis Komentar