Digratiskan Bupati, Santri Gontor Mengaku Sangat Terbantu
KILASRIAU.com - Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan, memastikan seluruh pelajar dan santri yang akan berangkat belajar ke luar Provinsi, mendapatkan pelayanan rapid test secara gratis.
"Kita sudah menggratiskan biaya itu. Semua pelajar dan santri kita pastikan terlayani, sehingga mereka dapat berangkat sesuai rencana,"kata Bupati Inhil HM Wardan, Selasa (16/6).
Bupati menegaskan jika ada pelajar, santri ataupun mahasiswa yang merasa tidak mendapatkan pelayanan tersebut supaya segera melaporkan kepada Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid 19 Inhil.
- Kaban Kesbangpol Inhil Zailani Hadiri Pembukaan Pusdiklat 36 Calon Paskibraka Riau 2026
- Nasionalisme Untuk Suku Talang Mamak, Tim Ekspedisi Presisi Merah Putih Polda Riau Polres Inhu Hantarkan Bendera, Bansos Hingga Tanam Pohon Bersama
- MTQ ke-10 Tingkat Kecamatan Batang Tuaka Diharapkan Lahirkan Generasi Qurani Berprestasi
- Bupati Inhil Pastikan Penanganan Korban Gigitan Monyet Liar Berjalan Optimal
- Peringati Hari Anak Nasional, Ketua TP PKK Inhil Sambut Anak Berisiko Stunting Asal Desa Sungai Luar di Kedaton
"Kami berikan kesempatan seluas-luasnya untuk pelajar, santri dan mahasiswa yang ingin mendapatkan pelayanan ini,"tegas Bupati Inhil dua periode itu.
Menurutnya, pelaksanaan rapid test ini dibutuhkan para pelajar dan santri tersebut sebagai persyaratan untuk mereka kembali belajar di lembaga pendidikan mereka masing-masing, terutama di luar Provinsi Riau.
Sementara itu, Pembibing Rombongan Santri Gontor, Jawa Timur (Jatim) Muhammad Farhan Shadik, mengaku sangat terbantu dengan kebijakan yang telah diambil Bupati. Setidaknya mampu meringankan biayaya yang dikeluarkan.
"Alhamdulillah, pelaksanaan rapid test gelombang pertama dan kedua sudah selesai dan berjalan lancar. Kami ucapkan terimakasih kepasa pak Bupati Inhil HM Wardan,"terang Farhan Shadik.
Secara ekonomi, kebijakan tersebut lanjutnya merupakan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil dalam membantu masyarakat. Apalagi ditengah pandemi Covid 19 yang sudah berlangsung cukup lama.
Tembilahan, 16/6/2020
Diskominfopers Inhil

Tulis Komentar