Bupati Herman Hadiri Haul ke-6 KH. Muhammad Nashri, Ajak Teladani Perjuangan Ulama
Kilasriau.com – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, menghadiri Haul ke-6 KH. Muhammad Nashri bin H. Hasan dan Nyai Hj. Rasyimah binti H. Abdul Mufthi yang digelar di Pondok Pesantren Ummul Qur’an Annurrani, Jalan Perigi Raja, Kecamatan Tembilahan Hilir, Sabtu 18 Juli 2026.
Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat dihadiri para ulama, tokoh masyarakat, pimpinan pondok pesantren, ratusan jamaah, serta para santri yang memadati kompleks Pondok Pesantren Ummul Qur’an Annurrani. Haul menjadi momentum untuk mengenang jasa dan keteladanan para ulama sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Herman menyampaikan bahwa sosok KH. Muhammad Nashri dan Nyai Hj. Rasyimah telah memberikan kontribusi besar dalam membina umat melalui dakwah dan pendidikan Islam. Menurutnya, nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para ulama harus terus dijaga dan diteruskan oleh generasi penerus.
- Pererat Ukhuwah Islamiyah, Pemkab Inhil Laksanakan Subuh Keliling di Masjid YAMP Al-Ikhlas
- Polres Inhil Gelar Sholat Jumat Keliling dan Jumat Curhat, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
- Bupati Herman Tutup Lomba Da’i Kamtibmas di GAS, 46 Pelajar Ikut Tanamkan Pesan Keamanan Lewat Dakwah
- Bupati Herman Gencarkan Subuh Keliling, Ajak ASN Inhil Kembali Makmurkan Masjid Dengan Sholat Subuh Berjama'ah
- 46 Pelajar Ikuti Lomba Dai Kamtibmas Polsek Gaung Anak Serka, Diawali Pawai Kompang
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terus menjaga dan melanjutkan perjuangan guru-guru kita. Semoga segala amal ibadah dan pengabdian beliau menjadi keberkahan bagi seluruh masyarakat serta Kabupaten Indragiri Hilir yang kita cintai ini,” ujar Bupati Herman.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan haul bukan sekadar agenda tahunan, tetapi sebagai sarana memperkuat keimanan, mempererat silaturahmi, serta meneladani akhlak dan semangat pengabdian para ulama dalam membangun kehidupan bermasyarakat.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk penghormatan kepada para ulama yang telah wafat, sekaligus memohon keberkahan, kedamaian, dan kemajuan bagi Kabupaten Indragiri Hilir.

Tulis Komentar