Harap Dapat Bantuan Pemerintah, Puluhan Mahasiswa dan Santri Terdampak di Jakarta dan Bekasi
KILASRIAU.com - Penyebaran virus Covid-19 di Indonesia terus menyebar sejak pertama diumumkan 2 Maret 2020. Sejauh ini belum ada penilaian tentang bagaimana orang mempersepsikan situasi ini dan bagaimana bersikap mengenai penyebaran virus ini.
Semenjak adanya virus covid-19 ini banyak yang terdampak dan tidak terkecuali dengan mahasiswa dan santiri-santri asal Inhil-Riau yang berada di Jakarta dan Bekasi yang sampai saat ini tidak tersentuh oleh pemerintah.
Masdar yang merupakan asli Inhil-Riau yang kini menetap di Jakarta dan tergerak hati nuraninya mengatakan kepada KILASRIAU.com bahwa banyak pelajar dan santri asal Inhil-Riau yang terdampak covid -19, namun tidak tersentuh oleh pemerintah.
- PAUD KB Nurul Falah Gelar Lomba Busana Merah Putih dan Mewarnai Sambut HUT Kemerdekaan RI
- Bea Cukai Lhokseumawe Kenalkan Peran Kepabeanan dan Cukai kepada Siswa SMA Negeri 1 Bireuen
- Wiryawan Wira Perkuat Jaringan dan Motivasi Maba di PKKMB FEBM UMRAH
- Bunda Literasi Inhil Serahkan Pustaka Apung “Parit Anak Inhil” ke Concong, Buka Akses Literasi hingga Pesisir
- SMKS Global Cendekia Gelar Upacara HUT Ke-81 RI Bertema Santri, Penuh Khidmat dan Unik
"Ada sekita 31 mahasiswa dan sanri asal Inhil yang terdampak covid-19 ini, namun tidak tersentuh oleh pemerintah," kata Masdar, Jum'at (15/5/2020).
Peristiwa ini terjadi ketika dilakukan pendataan kepada mahasiswa dan santri asal Inhil-Riiau, Masdar menuturkan bahwa kejadian ini bisa terjadi ketika ada laporan dari mahasiwa sampai saat ini tidak tersentuh oleh pemerintah.
"Setelah saya melakukan pendataan, ternyata banya anak-anak kita yang tidak tersentuh oleh pemerintah. anak-anak kita ini ingin pulang namun tidak bisa dan uang kiriman sudah berkurang," ucap Masdar.
Terakhir Masdar berharap kepada pemerintah Khususnya dapat memberikan bantuan kepada mahasiswa dan santri terdampak covid-19 yang selarang berada di Jakarta dan Bekasi.
"Maka dari itu, saya berharap kepada pemerintah dapat memberikan bantuan kepada anak-anak kita ini, dan jika ingin datanya bisa ataupun yang lain nya hubungi di kontak person saya +62 812-8390-2183," imbuhnya.

Tulis Komentar