Hasil SWAB Keluarga Pasien Pertama Positif Covid-19 di Inhil Negatif
KILASRIAU.com - Hasil SWAB tenggorokan keluarga pasien pertama positif Covid-19 berinisal A, pria berusia 64 tahun warga Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang kini telah meninggal dunia telah dirilis. Diketahui, seluruh keluarga yang menjalani uji SWAB negatif Covid-19. Untuk itu, pihak Rumah Sakit Umum Daerah Puri Husada, Tembilahan akan menerbitkan surat sehat bagi keluarga pasien.
Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Inhil, Trio Beni Putra, Minggu (3/5/2020) siang.
"Insya Allah, besok surat sehat bagi keluarga pasien positif Covid-19 itu akan dikeluarkan," tutur Trio.
- Bupati Inhil Terima UHC Awards 2026, Cakupan Jaminan Kesehatan Tembus 98 Persen
- Wabup Inhil Pimpin Rapat Rencana Kerja Percepatan Penurunan Stunting 2026
- Ketua Karang Taruna Tembilahan Hulu: Jika UHC Hilang Jadi Bukti Langkah Mundur ke Belakang
- Ultimatum DPRD dan Pemda Inhil Terkait UHC, Muhammad: Jangan Sampai Seperti di Nepal
- Ketua DPD APPSI Inhil Serukan Pentingnya UHC, Tolak Penghapusan Program dan Dorong Masuk APBD
Dengan diterbitkannya surat sehat tersebut, itu berarti bahwa seluruh keluarga pasien positif Covid-19 yang bertempat tinggal di Jalan Gunung Daek, Tembilahan dipastikan steril dari paparan Covid-19.
"Hasil SWAB sudah rilis, dan dinyatakan negatif. Artinya, tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan terhadap keluarga pasien, khususnya bagi warga sekitar tempat tinggal pasien yang positif Covid-19 kemarin," kata Trio.
Sebelum hasil SWAB tenggorokan dirilis, keluarga pasien yang menjalani uji menyandang status sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP). Dengan telah dirilisnya hasil uji SWAB yang menunjukkan hasil negatif, maka status ODP keluarga pasien pun dicabut.
"Jadi, mereka (keluarga pasien, red) tidak lagi berstatus ODP dan dinyatakan sehat dan steril atau bebas dari Covid-19," pungkas Trio
Tembilahan, 3/5/2020
Diskominfopers/Gugus Tugas Covid-19 Inhil

Tulis Komentar