Diikuti 80 Tim, Turnamen ORADO Inhil Jadi Ajang Pembinaan Atlet Domino Menuju Nasional
Kilasriau.com – Federasi Olahraga Domino (ORADO) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, kembali menggelar turnamen olahraga domino sebagai upaya memperkenalkan olahraga domino resmi sekaligus menjaring atlet-atlet berbakat yang dipersiapkan untuk mengikuti kejuaraan tingkat provinsi hingga nasional.
Turnamen ORADO Indoor yang berlangsung di VIP Gedung 3 Putri, Jalan Tanjung Harapan, Tembilahan, Senin (26/10/2026) malam, diikuti 80 tim dari berbagai kalangan.
Kegiatan ini menjadi pelaksanaan turnamen yang ketiga kalinya digelar ORADO Inhil sekaligus bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober.
- Apresiasi Antusiasme Masyarakat terhadap Olahraga Takraw
- JBS FC Juara Sungai Undan Cup 2026 Usai Menang Adu Penalti
- Antusiasme Tinggi, 60 Klub Ramaikan Turnamen Futsal Edy Indra Kesuma Cup I 2026 di Seberang Tembilahan
- Meriah! Turnamen Sei Undan Cup 2026 Resmi Ditutup, 32 Klub Berlaga Hingga Laga Final Sengit
- 56 Klub Siap Berlaga, Turnamen Futsal Edy Indra Kesuma Cup I 2026 Perebutkan Total Hadiah Rp8 Juta
Ketua ORADO Kabupaten Inhil, Andi Darma Taufik, mengatakan turnamen tersebut tidak hanya berorientasi pada kompetisi dan perebutan hadiah, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun sportivitas, serta memperkenalkan aturan permainan domino yang sesuai dengan standar pertandingan resmi.
“Alhamdulillah, pada pelaksanaan kali ini kita menghadirkan sekitar 80 tim. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap olahraga domino cukup besar. Kami berharap kegiatan ini terus berkembang dan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan minat sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi dari Kabupaten Indragiri Hilir,” ujar Andi Darma Taufik.
Ia menjelaskan, pertandingan ORADO menggunakan aturan yang berbeda dengan permainan domino yang biasa dimainkan masyarakat sehari-hari. Dalam turnamen tersebut, penyelenggara menerapkan sekitar 80 persen standar pertandingan resmi, termasuk ketentuan yang harus dipatuhi peserta demi menjaga ketertiban dan kenyamanan selama pertandingan.

Menurutnya, pemahaman terhadap aturan, kedisiplinan, kejujuran, dan sportivitas menjadi bagian penting dalam pembinaan atlet domino. Karena itu, ORADO Inhil terus berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat agar olahraga ini dapat dipahami sebagai cabang olahraga yang memiliki aturan dan sistem pertandingan yang jelas.
“Domino yang kita pertandingkan melalui ORADO bukan sekadar permainan untuk mengisi waktu luang. Ada aturan, strategi, konsentrasi, dan sportivitas yang harus dijunjung tinggi. Kami ingin masyarakat semakin mengenal olahraga domino resmi dan memahami perbedaannya dengan permainan yang biasa dilakukan sehari-hari,” jelasnya.
Andi Darma Taufik menambahkan, ORADO secara nasional telah resmi bergabung sebagai anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat sejak 21 Mei 2026. Hal tersebut, menurutnya, menjadi peluang bagi daerah untuk membangun pembinaan atlet secara lebih terarah, mulai dari tingkat desa dan kecamatan hingga kabupaten.
Ia berharap sosialisasi dan pembinaan ORADO nantinya dapat menjangkau lebih banyak kalangan, termasuk generasi muda dan lingkungan pendidikan, sehingga olahraga domino dapat menjadi kegiatan positif yang mendorong kemampuan berpikir, kedisiplinan, serta persaingan yang sehat.

“Kami ingin pembinaan ini dimulai dari bawah. Dari desa, kecamatan, hingga kabupaten, kita mencari dan membina bibit-bibit atlet yang berpotensi. Harapan kami, ke depan akan ada atlet asal Inhil yang mampu bersaing di tingkat provinsi dan nasional, bahkan mewakili Provinsi Riau pada kejuaraan yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Sebagai bentuk pengembangan kegiatan, ORADO Inhil juga berharap pemerintah daerah dapat mendukung penyelenggaraan turnamen dengan skala yang lebih besar. Salah satu usulan yang disampaikan adalah penyelenggaraan Piala Bupati Inhil dengan sistem pertandingan ORADO pada peringatan hari jadi atau Milad Kabupaten Indragiri Hilir mendatang.
“Kami berharap melalui dukungan pemerintah daerah, ke depan dapat digelar Piala Bupati dengan sistem pertandingan ORADO. Dengan begitu, olahraga ini semakin dikenal masyarakat dan menjadi salah satu kegiatan yang mampu menyatukan berbagai kalangan,” katanya.
Ia optimistis turnamen ORADO dapat berkembang menjadi agenda olahraga masyarakat dengan jumlah peserta yang jauh lebih besar. Bahkan, pihaknya menargetkan keikutsertaan hingga 1.000 tim pada penyelenggaraan mendatang apabila dukungan dan pembinaan terus berjalan.

“Kalau kita melihat potensi 20 kecamatan yang ada di Inhil, peluang untuk melibatkan lebih banyak peserta sangat terbuka. Kami berharap ke depan ORADO bisa menjadi event rakyat yang dilaksanakan secara luas dan mampu menjangkau masyarakat hingga ke tingkat kecamatan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Darma Taufik juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh sponsor dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen. Ia mengajak seluruh peserta menjadikan pertandingan sebagai sarana membangun persaudaraan, bukan sekadar mengejar kemenangan.
“Kepada seluruh peserta, bertandinglah dengan semangat, patuhi aturan, hormati keputusan wasit dan juri, serta junjung tinggi sportivitas. Menang dan kalah merupakan hal yang biasa. Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga kebersamaan dan membawa semangat positif dari olahraga ini,” pesannya.
Ia turut menyampaikan kebanggaan atas capaian atlet ORADO asal Inhil yang berhasil meraih juara III tingkat Provinsi Riau dan menerima Piala Panglima dalam kegiatan peringatan HUT TNI. Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi atlet lainnya untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.
Sementara itu, Bupati Indragiri Hilir yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga serta Kebudayaan (Disparporabud) Inhil, Qudri Rama Putra, mengapresiasi penyelenggaraan turnamen ORADO yang dinilainya memiliki nilai positif dalam memperkuat persatuan dan mengembangkan potensi olahraga masyarakat.
Dalam sambutannya, Qudri mengatakan pelaksanaan turnamen yang berdekatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Semangat persatuan yang menjadi nilai penting dalam Sumpah Pemuda harus terus kita jaga dan aktualisasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, termasuk di Kabupaten Indragiri Hilir. Karena itu, turnamen ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar pertandingan,” ujar Qudri.
Ia menilai keikutsertaan sekitar 80 tim pada turnamen tersebut menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap olahraga domino. Menurutnya, kegiatan seperti ini perlu terus dikembangkan agar dapat menjadi wadah pembinaan sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet baru dari Kabupaten Inhil.
“Kami mengapresiasi inisiatif ORADO Inhil yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Mudah-mudahan turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi langkah awal dalam melahirkan atlet-atlet yang mampu membawa nama baik Indragiri Hilir dan Provinsi Riau pada kejuaraan yang lebih tinggi,” katanya.
Qudri juga menekankan pentingnya sosialisasi mengenai perbedaan antara permainan domino sehari-hari dan olahraga domino yang dipertandingkan secara resmi. Menurutnya, turnamen tersebut dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk memahami aturan, pola permainan, serta nilai-nilai sportivitas yang diterapkan dalam olahraga ORADO.
“Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat mengenal lebih jauh bahwa olahraga domino memiliki aturan pertandingan tersendiri. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan baru sekaligus mengubah kebiasaan bermain menjadi aktivitas yang lebih terarah, tertib, dan berorientasi pada prestasi,” ungkapnya.
Ia berharap pembinaan ORADO di Inhil terus berlanjut sehingga semakin banyak atlet daerah yang mampu berkompetisi di tingkat provinsi maupun nasional. Dengan pembinaan yang konsisten dan dukungan berbagai pihak, olahraga domino diharapkan dapat menjadi salah satu wadah pengembangan bakat dan potensi generasi muda.
Kepada seluruh peserta, Qudri berpesan agar mengikuti pertandingan dengan penuh semangat serta tetap mengedepankan kejujuran dan sportivitas.
“Bertandinglah dengan menunjukkan kemampuan terbaik, tetap jujur, dan hormati setiap keputusan dalam pertandingan. Kemenangan bukan hanya tentang piala atau hadiah, tetapi juga tentang bagaimana kita menjaga persaudaraan dan keharmonisan di antara sesama masyarakat Indragiri Hilir,” tutupnya.
Melalui turnamen tersebut, ORADO Inhil berharap olahraga domino semakin dikenal sebagai cabang olahraga yang menjunjung tinggi strategi, konsentrasi, kedisiplinan, dan sportivitas. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi pembinaan atlet daerah agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.**

Tulis Komentar