Pemkab dan DPRD Inhil Sambut Baik Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi Berstandar Internasional
Kilasriau.com — Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) berstandar internasional di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus menunjukkan kemajuan signifikan.
Program strategis yang memadukan jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA dalam satu kawasan tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten, DPRD Inhil, serta Kementerian Pendidikan RI melalui Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau.
Bupati Inhil, Herman, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Pendidikan RI atas langkah cepat dalam merespons kebutuhan sarana pendidikan berkualitas tinggi di Indragiri Hilir.
- Tingkatkan Digitalisasi Pendidikan, Kepala Sekolah dan Operator se-Reteh Ikuti Bimtek SRIKANDI dan SIMPEGNAS
- Ketua TP PKK Inhil Kampanyekan Pangan Lokal untuk Bentuk Kebiasaan Hidup Sehat Sejak Sekolah
- Inhil Bakal Miliki Sekolah Nasional Terintegrasi Senilai Rp250 Miliar di Tempuling
- Ketua TP PKK Inhil Tekankan Pentingnya Kesehatan dan Kualitas SDM Masa Depan
- Wujud Kepedulian Sosial, Ketua FKWI Inhil Kunjungi Ponpes Al-Masyhad dan Berbagi dengan Santri
"Ini anugerah besar bagi Kabupaten Indragiri Hilir. Kita diberi sekolah terintegrasi setingkat boarding school internasional yang biasanya hanya ada di kota-kota besar. Sekolah ini membuka peluang bagi seluruh masyarakat, termasuk anak-anak petani, untuk menikmati pendidikan berstandar internasional demi meningkatkan mutu SDM daerah," ujar Herman.
Sementara itu, PIC SNT BPMP Riau, Safwan Mahendra, menjelaskan bahwa pembangunan SNT ini merupakan bagian dari implementasi program prioritas Nawa Cita Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualifikasi dan digitalisasi pendidikan. Ia menegaskan bahwa BPMP telah mengantongi data capaian program prioritas di Inhil yang menunjukkan peningkatan signifikan.
Terkait status lahan yang sempat menjadi perhatian karena berada di struktur tanah gambut, Safwan memastikan bahwa hal tersebut bukan lagi menjadi penghalang teknis.
"Status lahan gambut bukan kendala karena bisa dioptimalisasi melalui solusi teknis, seperti penggunaan sistem tiang pancang. Data fisik tanah, topografi, hingga tata ruang (PKPPR, KDB, KLB) telah diserahkan kepada tim arsitektur Kementerian untuk penerbitan basic design bangunan dalam waktu dekat," ungkap Safwan.
Dukungan kuat juga datang dari pihak legislatif. Wakil Ketua DPRD Inhil, Junaidi, menyatakan bahwa jajaran DPRD dan Pemkab Inhil siap mengawal serta memfasilitasi seluruh kebutuhan daerah agar proses pembangunan dapat segera dilaksanakan.
"Hari ini tim dari Kementerian Pendidikan dan Kemendagri turun langsung meninjau kesiapan lapangan. Pihak BPN juga telah menyerahkan sertifikat tanah secara simbolis, sehingga status lahan sudah clear and clean. Dari daerah, kita berkomitmen merampungkan dokumen Amdal serta menganggarkan pembangunan jalan akses menuju lokasi SNT," jelas Junaidi.
Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi ini diharapkan dapat segera memasuki tahap lelang dan konstruksi oleh Pemerintah Pusat, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir dalam mencetak generasi muda yang cerdas dan berdaya saing.

Tulis Komentar