Kapolres Inhu Tegaskan Larangan Flexing, Patroli Jalan Kaki dan Pelayanan Humanis Ditingkatkan
Kilasriau.com – Kapolres Indragiri Hulu (Inhu), AKBP Jhon Letedara, S.I.K., menegaskan larangan bagi seluruh personel kepolisian untuk memamerkan gaya hidup mewah atau flexing di media sosial. Ia juga meminta peningkatan patroli jalan kaki serta penguatan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan AKBP Jhon Letedara saat melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Lubuk Batu Jaya (LBJ), Kabupaten Indragiri Hulu, Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Kunjungan kerja itu bertujuan memantau kesiapan personel sekaligus memberikan arahan terkait pelaksanaan tugas kepolisian, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Lubuk Batu Jaya.
- Jelang Peringatan Hari Pahwalan 2026, Pemkab Inhil Gelar Rapat Perdana
- Satpol PP Inhil Sisir Kawasan Dayang Suri, Soroti Dugaan Judi, Asusila hingga Peredaran Tuak
- Bupati Inhil Paparkan Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi kepada Tim Kemendikdasmen RI
- Wamenaker Tekankan Pentingnya Sertifikasi Profesi Permanent Makeup
- Persempit Ruang Gerak Pengedar Narkoba, Polsek Gaung Anak Serka Gelar Razia Gabungan hingga Malam
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Inhu didampingi sejumlah pejabat utama Polres Inhu, di antaranya Kasat Intelkam AKP Baharuddin D.M., S.Sos., Kasat Binmas AKP J. Sitompul, S.H., Kasat Lantas AKP Lutfi Indra Praja, S.Tr.K., S.I.K., serta Kasi Humas IPDA Ade Asnal, S.H.
Rombongan disambut Kapolsek Lubuk Batu Jaya IPDA Daniel Okto S., S.E., M.H., bersama jajaran personel. Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa, sambutan Kapolsek, serta tatap muka dan pengarahan langsung dari Kapolres kepada seluruh personel.
Dalam arahannya, AKBP Jhon Letedara meminta seluruh anggota mendukung dan melaksanakan program prioritas Polri sesuai kebijakan pimpinan. Ia menekankan bahwa setiap personel harus memahami tugas pokok dan fungsinya serta menjalankan tanggung jawab dengan profesional, disiplin, dan berintegritas.
Menurutnya, kualitas pelayanan kepolisian tidak hanya diukur dari penyelesaian perkara, tetapi juga dari sikap anggota ketika berhadapan langsung dengan masyarakat.
Personel diminta menunjukkan empati saat menerima warga yang datang ke kantor polisi, baik untuk melaporkan tindak pidana maupun mengurus keperluan administrasi, seperti surat kehilangan. Masyarakat harus dilayani dengan sikap ramah, responsif, dan tidak mempersulit proses pelayanan.
“Kenali diri kita, pahami tugas kita, dan laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab. Berikan empati mendalam kepada masyarakat yang membutuhkan kehadiran kita,” tegas AKBP Jhon Letedara dalam arahannya.
Patroli Jalan Kaki Diperkuat
Kapolres Inhu juga menekankan pentingnya mengimplementasikan slogan “Polisi Bersama Masyarakat” melalui kehadiran personel di tengah-tengah warga.
Salah satu langkah yang diminta untuk ditingkatkan adalah patroli jalan kaki. Kegiatan ini dinilai dapat mendekatkan polisi dengan masyarakat, memperkuat komunikasi, sekaligus membantu mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.
Melalui patroli tersebut, personel diharapkan tidak hanya berfokus pada pengawasan wilayah, tetapi juga membangun interaksi langsung dengan warga, menyerap informasi, serta mengetahui persoalan keamanan yang berkembang di lingkungan masyarakat.
Kehadiran polisi secara langsung di tengah masyarakat diharapkan mampu menciptakan rasa aman dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Larangan Flexing dan Bijak Bermedia Sosial
Selain peningkatan pelayanan dan patroli, Kapolres Inhu memberikan penekanan khusus terkait penggunaan media sosial oleh personel kepolisian.
Ia mengingatkan seluruh anggota agar berhati-hati dalam membuat unggahan maupun menyampaikan pernyataan di ruang digital. Setiap aktivitas di media sosial harus tetap memperhatikan etika, profesionalisme, serta dampaknya terhadap citra institusi Polri.
Personel juga dilarang keras melakukan flexing atau memamerkan gaya hidup mewah yang berpotensi menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.
Menurut penekanan Kapolres, anggota Polri harus mampu menjaga kesederhanaan dan perilaku yang mencerminkan integritas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Jaga kesederhanaan dan martabat Polri di tengah masyarakat,” tegasnya.
Kapolres turut mengingatkan agar setiap persoalan internal di lingkungan Polsek diselesaikan melalui komunikasi yang baik dan mekanisme berjenjang. Dengan demikian, setiap kendala dapat ditangani secara tepat tanpa mengabaikan disiplin dan tanggung jawab kedinasan.
Melalui kunjungan kerja tersebut, Kapolres berharap seluruh personel Polsek Lubuk Batu Jaya semakin solid, profesional, dan responsif dalam menjalankan tugas.
Penguatan patroli, pelayanan yang mengedepankan empati, serta perilaku personel yang bijak di ruang publik diharapkan menjadi bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu.
Slogan “Polisi Bersama Masyarakat” pun diharapkan tidak sekadar menjadi semboyan, tetapi diwujudkan melalui kehadiran nyata, sikap humanis, dan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Tulis Komentar