Bupati Inhil Nilai PORSADIN Jadi Wadah Penjaringan Talenta sekaligus Pembentukkan Karakter Putera - Puteri Daerah
Kilasriau.com - Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) Ke-6 Tingkat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), resmi dibuka Bupati diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Muammar Ghaddafi.
Pembukaan yang berlangsung Sabtu (22/8) siang, di Al Husniyah Islamic School di Jalan Lingkar I, Tembilahan ini, dihadiri jajaran unsur Forkopimda, tokoh agama, para guru pendamping, serta santri peserta lomba se-Kabupaten Inhil.
- Bupati Inhil Dorong Optimalisasi Pelabuhan Pengumpan untuk Perkuat Ekonomi Daerah
- Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Pelindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja
- Bupati Inhil Bagikan Kisah Perjuangan Hidup dalam Podcast “Bukan Mimpi” Riau Televisi
- Kemnaker Perkuat Peran Balai K3 untuk Cegah Kecelakaan Kerja Berbasis Risiko
- Kemnaker Buka Pendaftaran Mitra Penyelenggara MagangHub Batch 2 Angkatan II
Dalam sambutannya, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Muammar Ghaddafi, menyampaikan salam dam apresiasi dari Bupati atas terselenggaranya kegiatan yang digerakkan oleh Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Inhil ini.
Acara ini dinilai Bupati menjadi wadah penjaringan potensi putera-puteri terbaik daerah.
"PORSADIN Tingkat Kabupaten Inhil ini sejatinya merupakan suatu ajang strategis untuk menemukan sedini mungkin bibit unggul di bidang olahraga dan seni yang ada di Kabupaten Inhil," ujar Muammar Ghaddafi menyampaikan pidato Bupati.
Kompetisi ini juga menjadi sarana untuk membentuk karakter generasi bangsa yang berkualitas.
"Melalui proses pembinaan hingga pertandingan nanti, karakter anak-anak dapat tertempa dengan baik menjadi pribadi yang sehat, kuat, cerdas, beriman, dan berakhlak mulia," imbuh Muammar.
PORSADIN Ke-6 kmemperlombakan berbagai cabang yang memadukan ketangkasan fisik dan kreativitas seni Islami. Beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi, lari sprint 100 meter, bulu tangkis single, dan tenis meja single.
Sementara di bidang seni dan kecerdasan, para santri berkompetisi dalam lomba kaligrafi, puisi Islami, shalawat, murottal wal imla’, pidato, serta cerdas cermat.

Tulis Komentar