PAUD KB Nurul Falah Gelar Lomba Busana Merah Putih dan Mewarnai Sambut HUT Kemerdekaan RI

Kilasriau.com — PAUD KB Nurul Falah menggelar berbagai perlombaan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi antara PAUD KB Nurul Falah, Pemerintah Desa (Pemdes), Tim Penggerak PKK, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau.

Rangkaian kegiatan berlangsung selama dua hari, yakni pada 17 dan 18 Agustus. Pada 17 Agustus, kegiatan diisi dengan lomba busana Merah Putih yang melibatkan peserta didik bersama orang tua. Sementara pada 18 Agustus, dilaksanakan lomba mewarnai yang dibagi dalam dua kategori usia, yakni usia 4–5 tahun dan 5–6 tahun.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Sekolah PAUD KB Nurul Falah, Bunda PAUD, Kepala Desa, serta Koordinator Desa (Kordes) KKN UIN Suska Riau. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan pendidikan anak usia dini sekaligus upaya menanamkan semangat nasionalisme sejak usia dini.

Kepala Sekolah PAUD KB Nurul Falah menyampaikan bahwa kegiatan perlombaan tidak hanya ditujukan untuk memeriahkan momentum kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas, keberanian, serta rasa percaya diri.

“Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi wadah bagi anak-anak untuk belajar berani tampil, mengembangkan kreativitas dan membangun rasa percaya diri. Kami juga ingin menanamkan semangat cinta tanah air sejak usia dini melalui kegiatan yang menyenangkan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Bunda PAUD yang mengapresiasi kolaborasi antara sekolah, pemerintah desa, PKK dan mahasiswa KKN UIN Suska Riau dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak menunjukkan bahwa pendidikan anak usia dini membutuhkan dukungan bersama, tidak hanya dari pihak sekolah dan orang tua, tetapi juga dari lingkungan masyarakat dan pemerintah desa.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Anak-anak bisa belajar sekaligus bergembira dalam suasana peringatan kemerdekaan. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi pengalaman positif bagi anak-anak,” katanya.

Kepala Desa juga memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai mampu mempererat hubungan antara pemerintah desa, lembaga pendidikan, orang tua, masyarakat dan mahasiswa KKN.

“Pemerintah Desa tentu mendukung kegiatan positif seperti ini. Selain memeriahkan HUT Kemerdekaan, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan masyarakat dan memberikan ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan kreativitas mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Kordes KKN UIN Suska Riau menyebutkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan pendidikan dan kreativitas anak.

“Kami senang dapat berkolaborasi dengan PAUD KB Nurul Falah, pemerintah desa dan PKK. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat dan menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak,” katanya.

Pemenang Lomba Busana Merah Putih

Lomba busana Merah Putih yang digelar pada 17 Agustus menghasilkan tiga pasangan pemenang. Juara pertama diraih Ibu Heliyana bersama anaknya, Muhammad Sayyid Akram.

Juara kedua diraih Ibu Nurcahaya bersama anaknya, Salwa Nuwairah, sedangkan juara ketiga diraih Ibu Andi Neli bersama anaknya, Andi Nur Mulidia.

Pemenang Lomba Mewarnai Usia 4–5 Tahun

Untuk kategori lomba mewarnai usia 4–5 tahun, juara pertama diraih Muhammad Sayyid Akram, juara kedua Muhammad Asyraf Adlan, dan juara ketiga Adhifa Dania Khanza.

Pemenang Lomba Mewarnai Usia 5–6 Tahun

Sementara untuk kategori usia 5–6 tahun, juara pertama diraih Raihana Syafira, juara kedua Nafisa Khumaira, dan juara ketiga Muhammad Azka Putra.

Pelaksanaan lomba berlangsung dalam suasana meriah dan penuh antusiasme. Selain menjadi bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan RI, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kebersamaan antara anak, orang tua, tenaga pendidik dan masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya kreativitas anak sejak usia dini.






Tulis Komentar