Semarak HUT ke-81 RI, Turnamen Domino Piala Irving Berakhir, Syafruddin-Marwan Rebut Gelar Juara

Siak, Kilasriau.com Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Tualang semakin meriah dengan digelarnya Turnamen Batu Domino Piala Irving Kahar Arifin. Tak hanya menghadirkan persaingan di meja domino, kegiatan tersebut juga dimeriahkan hiburan orgen tunggal yang membuat suasana perayaan kemerdekaan semakin hangat dan semarak, di Sekretariat PDI Perjuangan Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Senin (17/8/2026) malam.

Sebanyak 64 pasangan ambil bagian dalam turnamen tersebut. Sejak pertandingan dimulai hingga babak final, para peserta beradu strategi, ketelitian membaca permainan dan ketenangan dalam menentukan setiap langkah.

Di tengah ketatnya persaingan, suasana pertandingan tetap berlangsung penuh keakraban. Kehadiran hiburan orgen tunggal membuat peserta, keluarga dan masyarakat yang hadir semakin menikmati rangkaian kegiatan, sekaligus menjadikan turnamen tersebut sebagai ruang silaturahmi masyarakat.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Siak, Ir Irving Kahar Arifin, mengatakan turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga bagian dari upaya menghidupkan kembali permainan rakyat dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ia menyebut Perawang memiliki jumlah penduduk yang besar sehingga menyimpan banyak potensi dan bakat masyarakat yang perlu mendapat ruang untuk beraktivitas.

“Intinya saya ingin memperingati hari ulang tahun Republik Indonesia ini. Ini ada permainan-permainan rakyat yang dulu selalu dipertandingkan ketika saya juga masih di dinas. Nah, ini saya pertandingkan lagi di sini. Saya tahu bahwa Perawang adalah kota yang paling banyak penduduknya. Tentunya kalau banyak penduduknya, tentu banyak sekali potensi-potensi masyarakat, bakat-bakat yang bermain domino ini, orang-orang pintar di Perawang ini,” ujar Irving.

Menurut Irving, tingginya antusiasme masyarakat menjadi alasan kuat agar turnamen serupa kembali digelar pada tahun berikutnya dengan konsep yang lebih besar. Ia menyebut jumlah peserta sebenarnya berpotensi mencapai sekitar 200 pasangan apabila tidak terkendala keterbatasan tempat dan tenaga panitia.

“Saya melihat animo masyarakat sangat besar sekali. Tadinya kalau tidak ditutup panitia, jumlah pesertanya mungkin sampai 200 pasangan, tapi karena kita baru mulai dan keterbatasan tenaga juga tempat, makanya kita batasi sampai dengan 64 pasang. Mungkin ke depan nanti kita cari tempat yang agak representatif, mudah-mudahan masyarakat Perawang bisa semuanya ikut dan mungkin akan lebih banyak lagi pasangannya. Sehingga nanti akan menjadi lebih ramai dan tentunya kalau banyak pasangannya tentu hadiahnya akan lebih besar lagi,” tuturnya.

Bagi Irving, tingginya partisipasi masyarakat menjadi gambaran bahwa permainan rakyat masih memiliki tempat di tengah kehidupan masyarakat. Karena itu, ia berharap kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan semakin besar setiap tahunnya.

Sementara itu, Sekretaris PAC PDI Perjuangan Kecamatan Tualang, Paria Baguna, atau yang akrab disapa Bang Peri, mengatakan turnamen tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Menurutnya, pertandingan bukan semata-mata tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarmasyarakat.

“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Turnamen ini bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi juga menjadi ruang untuk berkumpul, bersilaturahmi dan mempererat hubungan antara masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan ke depan pesertanya semakin banyak,” ucap pria yang akrab disapa Bang Peri itu.

Setelah melalui pertandingan panjang dan persaingan ketat hingga babak final, pasangan nomor 53 Syafruddin dan Marwan akhirnya tampil sebagai yang terbaik dan berhasil meraih juara pertama.

Posisi juara kedua diraih pasangan nomor 15 Aripin Permana dan Hardiansyah. Sementara pasangan nomor 32 M Arpandi dan Nafli Ambo berhasil menempati juara ketiga, disusul pasangan nomor 40 M Yudha Al Rizky dan Yogi Kurniawan H sebagai juara keempat.

Keempat pasangan tersebut menjadi yang terbaik setelah melewati rangkaian pertandingan yang diikuti 64 pasangan. Pertandingan pun ditutup dengan suasana penuh kegembiraan, diiringi hiburan orgen tunggal yang semakin menambah semarak suasana perayaan kemerdekaan.

Bagi masyarakat yang hadir, turnamen tersebut menjadi lebih dari sekadar pertandingan domino. Ada perjumpaan, tawa, hiburan dan silaturahmi yang terjalin dalam satu ruang, menciptakan suasana kebersamaan yang menjadi ruh dari perayaan kemerdekaan.

Irving mengatakan kedekatan dengan masyarakat merupakan prinsip yang terus dijaganya. Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan.

“Kalau saya prinsipnya saya selalu akrab dengan masyarakat karena masyarakatlah yang selalu mendukung kita. Apalagi Partai PDI Perjuangan di Tualang ini cukup dikenal, cukup banyak pendukung-pendukung kami. Makanya kami selalu akrab dengan mereka, bapak-bapak ini, tentunya akan mendukung kita dan selalu ingat kita kedepannya,” tutup Irving.

Turnamen Batu Domino Piala Irving Kahar Arifin pun resmi berakhir. Syafruddin dan Marwan membawa pulang gelar juara, sementara seluruh peserta membawa pulang pengalaman dan silaturahmi yang diharapkan menjadi bekal untuk kembali bertemu dalam perhelatan yang lebih besar pada tahun mendatang.






Tulis Komentar