Tidak Ada Keputusan Final, Asisten III Janjikan Guru Bertemu Walikota Jumat
KILASRIAU.com - Walikota Pekanbaru, Firdaus, yang diwakili Asisten III Setdako Pekanbaru, Baharuddin, akhirnya menemui para guru yang melakukan aksi damai di halaman Kantor Walikota Pekanbaru, Selasa (5/3/2019).
Usai melakukan audiensi di ruang rapat walikota di lantai 3, Baharuddin didampingi Kepala Disdik Pekanbaru, Abdul Jamal, Kaban Kesbangpol, M Yusuf, Inspektorat, Syamsuwir, Kabag Hukum, Fardham dan Kabag Humas, Mas Irba Sulaiman, turun untuk menemui langsung para guru tersebut.
“Kami sangat mengerti perasaan para guru, tapi hari ini keinginan untuk bertemu langsung dengan Pak Walikota, belum bisa kami realisasikan,” katanya.
- Hafizhah 30 Juz Asal Sungai Luar Dapat Rekomendasi Bupati Inhil ke Universitas di Arab Saudi
- Pemkab Inhil Dukung Ranperda Baca Tulis Al-Qur’an, Perkuat Pendidikan Karakter Generasi Muda
- Raih Pemuncak dari 1.700 Santri, Hafizhah 30 Juz Asal Sungai Luar Harap Rekomendasi Bupati Inhil untuk Beasiswa LPDP
- Buka Ramadhan Fair UMKM Inhil, Bupati Ajak Pelaku UMKM Majukan Perekonomian Inhil
- Polsek Kuibdra Turun Tangan, Siswa SDN 020 Sapat Terima Bantuan Sekolah dari Polres Inhil
“Besok ada iven nasional HUT Damkar, Kamis tanggal merah. Jum'at kita jembatani lagi berjumpa dengan Pak Wali,” imbuhnya.
Para guru yang tergabung dalam PGRI Kota Pekanbaru ini menggelar aksi unjuk rasa terkait penghapusan tunjangan profesi terhadap guru bersertifikasi.
Para guru yang terdiri atas pria dan perempuan tersebut, turut serta membawa spanduk bertuliskan tuntutan mereka. Yaitu, mempertanyakan Peraturan Walikota (Perwako) Pekanbaru Nomor 7 Tahun 2019. Dimana dalam Perwako tersebut, guru bersertifikasi tidak lagi menerima tunjangan profesi.
Sementara itu untuk menenangkan para guru, Ketua PGRI Pekanbaru Devi Rahman menjaminkan dirinya untuk menampung aspirasi guru.
“Jum'at pagi kita berjumpa Pak Wali Kota Pekanbaru. Tujuan kita masih sama. Sekarang mari kita kembali bertugas,” cakapnya.

Tulis Komentar