Harimau Sumatra Induk dan Anak Berkeliaran di Kebun Karet Warga
KILASRIAU.com - Tim Rescue Bidang KSDA Wilayah I Rengat melakukan pemasangan pemasangan camera trap. Kamera tersebut dipasang untuk memantau pergerakan satwa yang diduga Harimau Sumatera di kebun karet milik warga desa tanah Datar, Kecamatan Rengat Barat, kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), provinsi Riau, pada Senin, 25 Februari 2019 lalu.
Camat Rengat Barat, H Hendry SSos, membenarkan bahwa pemasangan camera trap dilakukan KSDA Wilayah I Rengat.
"Dua unit dipasang di lokasi penemuan satwa di Desa Tanah Datar dan dua unit lagi dipasang di Dusun Titian Tinggi Desa Sungai Baung," kata Hendry, Sabtu (2/3/2019) di Pematang Reba.
- Kapolda Riau Jenguk Korban Pengeroyokan, Tegaskan Kasus Diusut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
- H+1 Kebakaran Pasar Terapung, Pemkab Inhil Gerak Cepat: Pendataan Korban Tuntas dan Lokasi Relokasi Disiapkan
- Abrasi di Kelurahan Enok, Empat Rumah Warga Terdampak
- Abrasi di Dua Titik Kuala Enok, BPBD Inhil Evakuasi Warga dan Siagakan Tim di Lokasi
- Dua Remaja Tersengat Listrik di Tembilahan, PLN Soroti Pentingnya Jarak Aman Bangunan dari Jaringan Tegangan Menengah
Untuk mengantisipasi kemacetan satwa yang diduga harimau Sumatera, mantan Kabag Humas Setdakab Inhu ini mengimbau seluruh masyarakat agar berhati-hati apabila melakukan aktivitas di dalam kebun karet, terutama pada pagi dan sore hari.
"Masyarakat jangan memasang jerat dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. Karena satwa harimau Sumatra tersebut dilindungi Undang Undang," ujarnya.
Satwa yang diduga harimau Sumetara pertama kali ditemukan oleh warga Desa Tanah Datar bernama Warsan. Dari keterangan Warsan, ia berjumpa langsung dengan satwa Harimau Sumatera sekira pukul 10.00 WIB pada Senin 25 Februari 2019,
Warsan melihat 2 ekor anak harimau Sumatra yang sedang bermain di kebun karetnya. Kemudian Warsan mencoba mendekati 2 ekor anak harimau dengan jarak sekitar 20 meter. Ketika Warsan akan mendekati anak harimau tersebut, muncul 1 ekor induk Harimau dari dalam semak. Warsan langsung lari dan menghindar dari harimau tersebut dan melaporkan kepada Kades Tanah Datar.
Di lokasi itu, ditemukan bekas semak/rumput yang rebah tempat 2 ekor anak harimau dan 1 ekor induknya istirahat dan bermain.

Tulis Komentar