Bea Cukai Banda Aceh Perkuat Sinergi dengan Stakeholder
Kilasriau.com, Banda Aceh — Dalam rangka memperkuat kemitraan serta meningkatkan pemahaman stakeholder terhadap ketentuan kepabeanan dan cukai, Bea Cukai Banda Aceh melaksanakan kegiatan SEUDATI (Silaturahmi, Edukasi, dan Temu Wicara) yang dikemas dalam bentuk Coffee Morning bersama para pelaku usaha travel umroh serta perusahaan jasa di wilayah Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 15 April 2026 pukul 09.00 WIB bertempat di Fresh Beans Coffee, Banda Aceh, dan dihadiri oleh perwakilan dari berbagai travel umroh serta perusahaan jasa bandara seperti PT Angkasa Pura Indonesia, PT IAS (Integrasi Aviasi Solusi), PT Gapura Angkasa, serta sejumlah maskapai penerbangan.
Dalam kegiatan tersebut, Bea Cukai Banda Aceh memberikan edukasi terkait berbagai ketentuan penting yang berkaitan dengan penumpang internasional, di antaranya aturan barang bawaan penumpang (larangan dan pembatasan), himbauan pengisian ALL Indonesia sebelum kedatangan di Indonesia, prosedur pendaftaran IMEI untuk handphone (HKT), serta kewaspadaan terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Bea Cukai.
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
- Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja
- Pemanfaatan AI di Indonesia Masih Rendah, Menaker: Pekerja Harus Siap Hadapi Perkembangan Teknologi
- Sosialisasi dan Harmonisasi Pengelolaan Kebun Kelapa Sawit di Inhil, Dirangkai Penyerahan dari Satgas PKH
- Akses Jalan Menantang Tak Surutkan Semangat Tim SPPG Salurkan MBG ke Sekolah
Kepala Kantor Bea Cukai Banda Aceh, Rahmat Priyandoko, menyampaikan bahwa kegiatan SEUDATI ini merupakan salah satu upaya strategis dalam membangun komunikasi yang efektif dan kolaboratif dengan para stakeholder.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan pemahaman para pelaku usaha dan mitra kerja terkait ketentuan yang berlaku, sehingga dapat mendukung kelancaran pelayanan serta meningkatkan kepatuhan,” ujarnya.
Selain sebagai sarana edukasi, kegiatan ini juga menjadi wadah diskusi dan pertukaran informasi antara Bea Cukai dengan para stakeholder, guna mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan serta mencari solusi bersama.

Tulis Komentar