Bea Cukai Banda Aceh Perkuat Sinergi dengan Stakeholder
Kilasriau.com, Banda Aceh — Dalam rangka memperkuat kemitraan serta meningkatkan pemahaman stakeholder terhadap ketentuan kepabeanan dan cukai, Bea Cukai Banda Aceh melaksanakan kegiatan SEUDATI (Silaturahmi, Edukasi, dan Temu Wicara) yang dikemas dalam bentuk Coffee Morning bersama para pelaku usaha travel umroh serta perusahaan jasa di wilayah Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 15 April 2026 pukul 09.00 WIB bertempat di Fresh Beans Coffee, Banda Aceh, dan dihadiri oleh perwakilan dari berbagai travel umroh serta perusahaan jasa bandara seperti PT Angkasa Pura Indonesia, PT IAS (Integrasi Aviasi Solusi), PT Gapura Angkasa, serta sejumlah maskapai penerbangan.
Dalam kegiatan tersebut, Bea Cukai Banda Aceh memberikan edukasi terkait berbagai ketentuan penting yang berkaitan dengan penumpang internasional, di antaranya aturan barang bawaan penumpang (larangan dan pembatasan), himbauan pengisian ALL Indonesia sebelum kedatangan di Indonesia, prosedur pendaftaran IMEI untuk handphone (HKT), serta kewaspadaan terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Bea Cukai.
- Menaker: Transisi Hijau Buka Peluang Baru bagi Tenaga Kerja
- Sinergi Pemkab dan TP PKK Inhil Perkuat Peran Bank Sampah Guna Lestarikan Lingkungan
- Pengurus DPW Paguyuban Keluarga Besar Pujakesuma Provinsi Riau Hadiri Mubes VI di Jakarta, Perkuat Konsolidasi dan Persaudaraan
- Gulung Pengedar di Jalan Lingkar, Satresnarkoba Polres Pelalawan Sita 60 Gram Sabu dan Ganja Kering
- Tindak Tegas Karhutla, Polres Inhu Usut Dua Kasus Pembakaran Lahan di Peranap dan Seberida
Kepala Kantor Bea Cukai Banda Aceh, Rahmat Priyandoko, menyampaikan bahwa kegiatan SEUDATI ini merupakan salah satu upaya strategis dalam membangun komunikasi yang efektif dan kolaboratif dengan para stakeholder.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan pemahaman para pelaku usaha dan mitra kerja terkait ketentuan yang berlaku, sehingga dapat mendukung kelancaran pelayanan serta meningkatkan kepatuhan,” ujarnya.
Selain sebagai sarana edukasi, kegiatan ini juga menjadi wadah diskusi dan pertukaran informasi antara Bea Cukai dengan para stakeholder, guna mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan serta mencari solusi bersama.

Tulis Komentar