Kebakaran Lahan Terjadi di Perumnas Koto Taluk, Camat Kuantan Tengah Tinjau Lokasi dan Berikan Imbauan Tegas

KOTO TALUK (KilasRiau.com) — Kebakaran lahan kembali terjadi di kawasan Kecamatan Kuantan Tengah. Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB di RT 08 Dusun Tobek Panjang, Perumnas Desa Koto Taluk, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Sabtu (22/11/2025). Asap tebal tampak membumbung tinggi dari arah lahan semak yang terbakar, membuat warga setempat cemas karena lokasinya berada tak jauh dari permukiman.

Laporan warga yang melihat api pertama kali langsung diteruskan kepada pihak kecamatan. Menindaklanjuti laporan itu, Camat Kuantan Tengah, Eka Putra, S.Sos., M.Si segera turun ke lapangan untuk memantau kondisi terkini. Dalam peninjauan tersebut, Camat didampingi oleh Babinsa Koto Taluk, Koptu Indra Eka Putra, yang juga terlihat berada di lokasi untuk memastikan situasi tetap terkendali.

Keduanya tampak meninjau area padang rumput yang berbatasan dengan lahan terbakar. Asap kebakaran masih jelas terlihat meski proses pemadaman telah dilakukan.

Camat Eka Putra mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran (Damkar) setelah menerima laporan awal dari warga.

“Begitu laporan masuk, Damkar langsung kita hubungi. Alhamdulillah tim bergerak cepat dan api berhasil dipadamkan sebelum menjalar lebih luas ke arah permukiman,” ujar Camat Eka Putra.

Dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada warga dan Babinsa Koto Taluk yang sigap membantu pemantauan.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang cepat melapor dan kepada Babinsa yang langsung turun melakukan pengecekan. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk menghindari dampak yang lebih besar,” tambahnya.

Selain itu, Camat Eka Putra memberikan imbauan tegas kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan lahan yang kering.

“Saya mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah, membuka lahan dengan api, atau melakukan kegiatan apa pun yang berpotensi memicu kebakaran. Kondisi saat ini sangat rawan, sedikit percikan saja bisa menimbulkan kebakaran besar,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa pemerintah kecamatan bersama aparatur desa dan Babinsa akan terus memantau area tersebut untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.

“Kami akan melakukan pemantauan lanjutan sampai area benar-benar aman. Saya berharap masyarakat ikut menjaga lingkungan dan melaporkan segera jika melihat potensi kebakaran,” tutup Camat.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun aparat desa bersama pihak kecamatan telah mengambil langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang, terutama pada musim panas yang rentan memicu kebakaran lahan dan hutan.*(ald)






Tulis Komentar