Kemendagri Pimpin Rakor Pengendalian Inflasi 2026, Inflasi Inhil Capai 6,38 Persen
Kilasriau.com – Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang dilaksanakan secara virtual dari Jakarta dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, Senin (23/2/2026).
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir turut mengikuti rakor tersebut dan diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Inhil, H. Dwi Budiyanto, S.Sos., M.Si. Kegiatan diikuti dari e-Bilik Diskominfopers Tembilahan.
Dalam rakor tersebut disampaikan perkembangan inflasi nasional dan daerah berdasarkan rilis resmi Badan Pusat Statistik tanggal 2 Februari 2026.
- Cegah Kemacetan Jam Sekolah, Polsek Peranap Bersama PT ERA Gercep Timbun Berem Jalan di SDN 013
- Bupati H. Herman; Subuh Keliling Jadi Sarana Pemkab Inhil Jalin Silahturahmi Kepada Masyarakat
- Apresiasi Langkah Kejaksaan, PW MOI INHIL: Jaga Marwah Korps Adhyaksa
- Bupati Inhil jadi Narasumber Forum Rehabilitasi Mangrove, Harapkan Ekosistem Pulih, Ekonomi Masyarakat Pesisir Meningkat
- Sinergi TMMD Ke-130 Kodim 0314/Inhil dan BPBD Berikan Pemahaman Karhutla di Desa Kuala Lemang
Berdasarkan data tersebut, inflasi Provinsi Riau pada Januari 2026 tercatat sebesar 4,43 persen (year on year).
Sementara itu, Kabupaten Indragiri Hilir (Tembilahan) mengalami inflasi sebesar 6,38 persen (yoy) dan masuk dalam 10 kabupaten dengan tingkat inflasi tertinggi secara nasional. Angka tersebut berada di atas rentang target inflasi nasional sebesar 1,5 hingga 3,5 persen.
Secara nasional, sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga dan berpotensi memicu tekanan inflasi antara lain cabai rawit, cabai merah, daging ayam ras, telur ayam ras, bawang putih, serta beras.
Komoditas tersebut menjadi perhatian utama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pasokan, khususnya menjelang bulan Ramadan.
Melalui rakor ini, pemerintah pusat menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengendalian inflasi, termasuk optimalisasi distribusi pangan, pelaksanaan operasi pasar, serta pemantauan harga secara berkala guna menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi daerah.

Tulis Komentar