Camat Kuantan Tengah Jadi Pembina Upacara di SMPN 1 Teluk Kuantan, Kembali setelah 26 Tahun dan Tekankan Etika serta Disiplin Siswa terhadap Guru
Kuantan Singingi (KilasRiau.com) – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti halaman SMP Negeri 1 Teluk Kuantan pada Senin pagi ketika Camat Kuantan Tengah, Eka Putra, S.Sos., M.Si., bertindak sebagai Pembina Upacara. Momen ini menjadi istimewa karena setelah 26 tahun berlalu, untuk pertama kalinya ia kembali berdiri di sekolah tempat ia menimba ilmu, kali ini sebagai seorang pemimpin kecamatan. Senin (17/11/2025).

Upacara yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB berjalan dengan tertib dan khidmat, diikuti oleh seluruh majelis guru, pegawai, serta ratusan siswa.
Para dewan guru tampak mengenakan seragam Korpri, sementara siswa menyimak rangkaian kegiatan dengan serius.
Dalam amanatnya, Eka Putra menegaskan pentingnya etika dan disiplin siswa terhadap guru, terutama di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks.
“Saya kembali ke sekolah ini setelah 26 tahun, bukan hanya untuk nostalgia, tetapi untuk mengingatkan adik-adik semua agar tetap menjunjung tinggi etika kepada guru. Hormati guru kalian, dengarkan nasehat mereka, dan jadilah siswa yang berperilaku baik,” ujar Eka Putra.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa disiplin adalah dasar pembentukan karakter yang akan menentukan masa depan seorang pelajar.
“Disiplin hadir tepat waktu, menjaga sikap, dan mematuhi aturan adalah langkah awal untuk menjadi pribadi yang sukses. Apa yang kalian lakukan hari ini akan menentukan siapa kalian di masa depan,” tambahnya.
Usai upacara, Camat Eka Putra tidak langsung meninggalkan sekolah. Ia membuka ruang diskusi bersama Kepala Sekolah SMPN 1 Teluk Kuantan dan para majelis guru guna mendengarkan langsung berbagai persoalan yang dihadapi sekolah.
Diskusi berjalan hangat dan terbuka. Para guru menyampaikan sejumlah isu penting, mulai dari kedisiplinan siswa, pembinaan karakter, hingga kebutuhan fasilitas pendukung pembelajaran. Camat merespons dengan serius dan menyatakan siap membantu mencarikan solusi sesuai kewenangan pemerintah kecamatan.
“Silakan sampaikan permasalahan yang ada. Saya datang bukan hanya untuk memberi amanat, tetapi juga untuk mendengar. Pendidikan adalah tanggung jawab bersama, dan kami di kecamatan siap berkolaborasi,” ungkap Eka Putra dalam sesi diskusi tersebut.
Kepala sekolah menyampaikan apresiasi atas perhatian dan ruang dialog yang diberikan. Menurutnya, jarang ada pejabat yang tidak hanya datang menghadiri upacara, tetapi juga duduk bersama guru membahas kondisi sekolah secara langsung.
Kunjungan camat ditutup dengan foto bersama dan harapan agar sinergi antara pemerintah kecamatan dan sekolah dapat terus terjalin demi peningkatan kualitas pendidikan di Kecamatan Kuantan Tengah.*(ald)


Tulis Komentar