Warga Pasar Baru Geger, Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri

Foto: Istimewa (doc. Kilasriau.com)

PANGEAN (KilasRiau.com) - Warga Desa Pasar Baru, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, digegerkan oleh penemuan jasad seorang pria yang diduga kuat meninggal karena bunuh diri. Peristiwa tragis ini terjadi di kawasan penghijauan desa pada Rabu pagi (23/07/2025).

Kabar tersebut pertama kali mencuat melalui media sosial dan dengan cepat menyebar di berbagai platform, seperti Facebook dan Instagram. Salah satu akun bernama Rizza Okta menyebut bahwa korban bernama Benni Marven, seorang rekannya semasa bekerja di bidang travel.

“Itu kawan abang, pas kerja di travel. Namanya Benni Marven,” tulis Rizza dalam kolom komentar unggahan akun Detikkkuansing.

Untuk memastikan informasi yang beredar, jurnalis menghubungi Kapolsek Pangean IPTU Aman Sembiring, S.H. Ia membenarkan bahwa telah ditemukan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia dengan dugaan kuat kasus gantung diri.

“Benar, Pak. Kejadian terjadi di wilayah penghijauan Desa Pasar Baru. Untuk motifnya masih kami selidiki lebih lanjut,” ujar IPTU Aman saat dikonfirmasi via telepon.

Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan mendalam. Beberapa saksi sudah dimintai keterangan guna mengungkap kronologi lengkap dari kejadian tersebut. Petugas juga masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Meski identitas korban telah ramai disebut di media sosial, hingga berita ini diturunkan pihak kepolisian belum mengonfirmasi secara resmi nama dan latar belakang korban. Pihak keluarga korban pun belum memberikan pernyataan kepada media.

Warga yang mengetahui peristiwa ini mengaku terkejut dan merasa kehilangan. Menurut mereka, korban dikenal sebagai sosok yang ramah dan tidak menunjukkan gejala tekanan mental yang mencolok.

“Kami kaget, tak sangka ini bisa terjadi di desa kami,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebut namanya.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental di lingkungan masyarakat. Sejumlah warganet turut menyampaikan duka cita dan mengimbau agar semua pihak lebih peduli terhadap kondisi psikologis orang di sekitar.

Pihak kepolisian juga menghimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan spekulasi, informasi yang belum terverifikasi, ataupun foto-foto sensitif yang dapat mengganggu proses penyelidikan dan menyakiti perasaan keluarga korban.*(ald)






Tulis Komentar