Tuntaskan Masalah Banjir, Bupati Inhil Mendatang Diminta Prioritaskan Program Kerja
KILASRIAU.com – Banjir yang kerap melanda Kota Tembilahan menjadi sorotan masyarakat. Bupati Indragiri Hilir (Inhil) yang akan dilantik diminta menjadikan masalah ini sebagai prioritas utama dalam program kerja 100 hari pertama.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil, Edy Indra Kesuma, menegaskan bahwa persoalan banjir harus dituntaskan secara serius.
"Ini tugas Bupati setelah dilantik nanti," ujar Edy, Rabu (22/1/2025).
- Petugas Pos Pelayanan Laksanakan Pengamanan Kedatangan Kapal di Pelindo Tembilahan
- Apel Gabungan Ops Ketupat Lancang Kuning 2026 Digelar di Kateman, Siap Amankan Idul Fitri
- Polsek Tempuling Bersama Tim Gabungan Lakukan Pendinginan Hotspot di Tanjung Pidada
- Inhil Siaga Darurat Karhutla, Kalaksa R. Arliansah Perintahkan Tim TRC Pantang Pulang Sebelum Api di Tempuling Padam
- Personel Polsek Tempuling Laksanakan Pendinginan Titik Hotspot di Tanjung Pidada Meski Tengah Berpuasa
Menurutnya, banjir merupakan masalah klasik yang sebenarnya dapat diselesaikan dengan mudah jika ada komitmen yang kuat.
"Masalah utama terletak pada drainase dan normalisasi parit. Ini yang harus segera dibenahi," tambah Wakil Ketua Fraksi Nasdem tersebut.
Edy juga mengungkapkan keheranannya, mengingat secara geografis Kota Tembilahan berada di daerah pasang surut.
"Seharusnya banjir tidak terjadi, meskipun hujan deras mengguyur dengan intensitas tinggi," katanya.
Sebagai partai pendukung pasangan Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2024-2029, Herman-Yuliantini, Edy menegaskan bahwa pihaknya memiliki tanggung jawab moral untuk mengingatkan pemerintah agar segera bertindak.
"Kami yakin, di bawah kepemimpinan Pak Herman, persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik," tutur anggota Komisi IV DPRD Inhil itu penuh optimisme.**


Tulis Komentar