Tuntaskan Masalah Banjir, Bupati Inhil Mendatang Diminta Prioritaskan Program Kerja
KILASRIAU.com – Banjir yang kerap melanda Kota Tembilahan menjadi sorotan masyarakat. Bupati Indragiri Hilir (Inhil) yang akan dilantik diminta menjadikan masalah ini sebagai prioritas utama dalam program kerja 100 hari pertama.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil, Edy Indra Kesuma, menegaskan bahwa persoalan banjir harus dituntaskan secara serius.
"Ini tugas Bupati setelah dilantik nanti," ujar Edy, Rabu (22/1/2025).
- Forkopincam Reteh, Polsek dan TNI Gotong Royong Bersihkan Pelabuhan Pulau Kijang
- Pembukaan Kejuaraan Berkuda Car Jumping Fest Dirangkai Penanaman Pohon
- Tesso Nilo: Pelajaran Kemanusiaan dan Konservasi yang Terlambat
- Keluarga HB Akui Status Kewarganegaraannya Memang Warga Malaysia
- Polres Indragiri Hilir Lakukan Pengecekan Pos Satkamling, Wujudkan Stabilitas Kamtibmas
Menurutnya, banjir merupakan masalah klasik yang sebenarnya dapat diselesaikan dengan mudah jika ada komitmen yang kuat.
"Masalah utama terletak pada drainase dan normalisasi parit. Ini yang harus segera dibenahi," tambah Wakil Ketua Fraksi Nasdem tersebut.
Edy juga mengungkapkan keheranannya, mengingat secara geografis Kota Tembilahan berada di daerah pasang surut.
"Seharusnya banjir tidak terjadi, meskipun hujan deras mengguyur dengan intensitas tinggi," katanya.
Sebagai partai pendukung pasangan Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2024-2029, Herman-Yuliantini, Edy menegaskan bahwa pihaknya memiliki tanggung jawab moral untuk mengingatkan pemerintah agar segera bertindak.
"Kami yakin, di bawah kepemimpinan Pak Herman, persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik," tutur anggota Komisi IV DPRD Inhil itu penuh optimisme.**

Tulis Komentar