Pemdes Wonosari Gelar Kegiatan Sub-PIN Polio Serentak di Sekolah
KILASRIAU.com - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Pemdes Wonosari Kecamatan Pelangiran yang bekerjasama dengan Tim kesehatan mulai hari ini menggelar kegiatan Sub-PIN Polio di sekolah, Selasa (23/7/24).
Pemberian tetes manis polio ini harus dilakukan minimal 2 kali agar dapat terbentuk kekebalan dari serangan virus Polio yang berbahaya.
"Targetnya seluruh anak di Kabupaten Indragiri Hilir khususnya desa Wonosari yang berusia 0 - 7 tahun 11 bulan, harus dipastikan mendapatkan 2 kali tetes Polio ini", kata Kades Wonosari Wahyudi.
- Dugaan Pungutan di MTs Negeri 2 Tembilahan Kian Jadi Sorotan, Audit Dana BOS dan Komite Didesak
- Kesbangpol Inhil Antar Rinawal Zuqni Izzan Ikuti Pusdiklat Paskibraka Provinsi Riau 2026
- FEBM UMRAH Gandeng UiTM Malaysia, Dorong Tata Kelola Wisata Senggarang Berbasis ESG Lewat Pengabdian Kolaboratif Internasional
- Mahasiswa KUKERTA UNRI 2026 Tinggalkan Program Berkelanjutan Melalui Rekonstruksi Gapura dan Bank Sampah Desa Karya Mulya
- Akselerasi UMKM Pesisir: UMRAH dan UiTM Malaysia Dampingi Pelaku Usaha Olahan Laut Senggarang Lewat Digital Storytelling

Yang mana pelaksanaan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh posyandu secara gratis di setiap wilayah yang ada kabupaten Indragiri Hilir.
"Imunisasi merupakan upaya penanggulangan yang paling mudah dan cepat untuk memutuskan mata rantai penularan virus polio," kata Wahyudi.

Selain imunisasi, ia menghimbau agar tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan, guna terhindar dari virus polio.
Dampak virus polio dapat mengakibatkan kelumpuhan permanen pada anak. Polio ini tidak bisa diobati dan hanya dapat dicegah melalui imunisasi. Hanya dengan pemberian imunisasi kita dapat mencegah penularan virus tersebut.

"Oleh karena itu, butuh kerja sama semua pihak khususnya orang tua yang selalu memantau tumbuh kembangnya anak," imbuhnya.**

Tulis Komentar