Pemdes Wonosari Gelar Kegiatan Sub-PIN Polio Serentak di Sekolah
KILASRIAU.com - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Pemdes Wonosari Kecamatan Pelangiran yang bekerjasama dengan Tim kesehatan mulai hari ini menggelar kegiatan Sub-PIN Polio di sekolah, Selasa (23/7/24).
Pemberian tetes manis polio ini harus dilakukan minimal 2 kali agar dapat terbentuk kekebalan dari serangan virus Polio yang berbahaya.
"Targetnya seluruh anak di Kabupaten Indragiri Hilir khususnya desa Wonosari yang berusia 0 - 7 tahun 11 bulan, harus dipastikan mendapatkan 2 kali tetes Polio ini", kata Kades Wonosari Wahyudi.
- Diduga Akibat Situs Error SPMB 2026, Banyak Siswa Dirugikan, Erwin Sitompul: Kadisdik Riau Harus Bertanggung Jawab
- Milad ke-18 UNISI, Momentum Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pembangunan Daerah
- Soroti Video Viral Anak di Inhil, Ketua PW-IWO Riau Ingatkan Pentingnya Perlindungan Identitas Anak
- Wabup Yuliantini Buka Ngobrol Pintar Bersama Dewan Pendidikan, Perkuat Sinergi Majukan Pendidikan Inhil
- Disdik Inhil Pastikan SPMB 2026 Berjalan Transparan dan Gratis, Pendaftaran Tetap Dibantu Sekolah Jika Terkendala Sistem

Yang mana pelaksanaan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh posyandu secara gratis di setiap wilayah yang ada kabupaten Indragiri Hilir.
"Imunisasi merupakan upaya penanggulangan yang paling mudah dan cepat untuk memutuskan mata rantai penularan virus polio," kata Wahyudi.

Selain imunisasi, ia menghimbau agar tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan, guna terhindar dari virus polio.
Dampak virus polio dapat mengakibatkan kelumpuhan permanen pada anak. Polio ini tidak bisa diobati dan hanya dapat dicegah melalui imunisasi. Hanya dengan pemberian imunisasi kita dapat mencegah penularan virus tersebut.

"Oleh karena itu, butuh kerja sama semua pihak khususnya orang tua yang selalu memantau tumbuh kembangnya anak," imbuhnya.**

Tulis Komentar