Kala Pesta Pernikahan Kocar-kacir karena Wedding Organizer Kabur
KILASRIAU.com - Kisah sedih dialami pengantin asal Palembang, Anggi dan Fadlan ketika melangsungkan resepsi pernikahan. Pasangan ini ditipu pemilik wedding organizer, Uut di hari bahagianya. Bagaimana ceritanya?
Sang kakek dari mempelai wanita, Saleh menceritakan kisah pilu itu bemula saat kedua mempelai melangsungkan pesta pernikahan di Gedung Sukaria, Palembang pada Sabtu, (5/1).
Pesta yang seharusnya berjalan dengan baik dan hikmat berubah saat catering tidak datang. Padahal jam makan siang telah tiba dan ratusan tamu sudah hadir.
Saleh yang saat itu menerima tamu tak menyangka jika pernikahan cucunya itu akan berakhir pilu. Apalagi pada hari itu banyak tamu yang datang dari kalangan pejabat sesuai undangan yang disebar ada seribu undangan.
"Undangan yang kami sebar ada 1.000. Saat jam makan siang saja ada ratusan tamu yang datang, tapi makanan nggak ada di meja. Semua panik dan bingung," kata Saleh menceritakan suasana saat resepsi, Rabu (9/1/2018).
Kedua mempelai dan keluarga pun mulai sadar saat catering tak kunjung datang. Bahkan Saleh menyebut Uut sempat datang sekitar pukul 09.00 WIB ke lokasi untuk memastikan kesiapan acara.
"Kami baru tahu hari itu, bahkan sekitar jam 09.00 pagi dia (Uut) masih mendatangi gedung. Nggak tahu apakah dia ngecek semua persiapan di gedung dan bilang mau balik lagi," imbuh kakek berusia 85 tahun tersebut.
"Pertama dihubungi dia bilang makanan sedang disiapkan. Kedua bilang udah di jalan. Ketiga dihubungi ya sudah, nggak ada lagi cerita dan nomornya tidak aktif lagi," katanya.
Mengetahui nomor Uut tidak lagi aktif, keluarga semakin panik dan mulai sadar jadi korban penipuan. Meskipun begitu, keluarga sempat mengutus seseorang dan mendatangi rumah Uut.
Di rumah itu, utusan keluarga pun malah mendapat kabar buruk. Uut tidak ada lagi di rumah dan hanya ada ibu kandung dan adiknya saja.
"Ibu sama adiknya ada, tapi mereka aja nggak tahu. Mereka bilang nggak tahu Uut di mana. Tidak ada di rumahnya di Talang Kelapa," tutupnya.
- Lewat Rangkaian Edukasi, Bea Cukai Tanjung Perak Jelaskan Hal Ini ke Mahasiswa UM Gresik dan Unisya Lumajang
- Hacker Asal Perawang Siak Raih Sertifikat hingga Dolar dari Temuan Bug Keamanan Sistem Nasional dan Internasional
- Tim Telkom dan Bea Cukai Langsa Terobos Aceh Tamiang Buka Akses Internet
- Tak Perlu ke Disdukcapil, Warga Tembilahan Selesaikan Administrasi Kependudukan via Aplikasi Adinda
- Data Mengejutkan! Dari 250 Ribu Jurnalis Hanya 11,68% yang Tersertifikasi, Ini Temuan Fikom UMRI


Tulis Komentar