IPR-Y Kom Inhil Sukses Taja Pagelaran Seni Budaya Melayu Indragiri Hilir
YOGYAKARTA (KILASRIAU.Com) - Dalam rangka sebagai bentuk sumbangsih Ikatan Pelajar Riau-Yogyakarta Komisariat Indragiri Hilir (IPR-Y Kom Inhil) kepada Kabupaten Indragiri Hilir untuk mengenalkan dan melestarikan kebudayaan melayu, khususnya Indragiri Hilir, IPR-Y Kom Inhil taja Pagelaran Seni Budaya Melayu Inhil yang diadakan di Taman Budaya Yogyakarta dengan tema "Indragiri Hilir Bumi Sri Gemilang". Sabtu (06/01/2024).
Ketua IPR-Y Kom Inhil, M. Irwan dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Kadisporbud Kabupaten Inhil yang hadir mewakili Pj Bupati H. Herman SE.,MT.
"Terima kasih kepada Pj Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, yang di wakili oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga dan Kebudayaan Kabupaten Indragiri Hilir. Bapak Qudri Ramaputera, SH.,MH beserta jajaran. Merupakan suatu kehormatan bagi kami, pemerintah daerah bisa hadir dalam acara ini dan menyaksikan secara langsung Pagelaran Seni Budaya Melayu Inhil di Yogyakarta," ucapnya.
"Ikatan Pelajar Riau-Yogyakarta Komisariat Indragiri Hilir berdiri sejak tahun 1965. Dan juga IPR-Y Kom Inhil ini mempunyai sanggar, yang bernama Sanggar Tengku Sulung. Sanggar ini berdiri sejak tahun 2003 dan sudah sering tampil di berbagai acara," ujarnya.
"Namun, untuk tampil dalam berbagai acara, kami masih kekurangan kostum dan mengharuskan kami untuk menyewa. SDM IPR-Y Kom Inhil melimpah, kualitasnya juga mumpuni tetapi yang jadi kendala hari ini adalah kami kekurangan alat musik atau alat kesenian yang bisa digunakan di berbagai acara demi membawa nama kesenian dan kebudayaan melayu Indragiri Hilir," demikian Pungkasnya.
Menanggapi sambutan Ketua IPR-Y Kom Inhil tersebut, Bapak Mahyudin Al Mudra selaku penasehat IPR-Y Kom Inhil sekaligus Pendiri dan Pemangku Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu, mengatakan bahwa dirinya akan memberikan inventaris untuk Sanggar Tengku Sulung berupa kostum pakaian Melayu lengkap.
Dalam kesempatan itu, Bapak Qudri Ramaputera, selaku Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga dan Kebudayaan yang mewakili PJ Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada IPR-Y Kom Inhil yang telah mengundang.
"Terima kasih kepada IPR-Y Kom Inhil yang telah mengundang kami. Biasanya, kami hanya diundang ketika ada acara pelantikan. Namun, kini luar biasa, kami diundang untuk menghadiri acara Pagelaran Seni Budaya Melayu Inhil ini," ucap Qudri.
Pagelaran Seni Budaya Melayu Inhil yang dibuat di panggung megah Taman Budaya Yogyakarta ini menampilkan Tari Zapin Kolosal, Tari Kisah Sungai Tapung, Nyanyian Lagu Melayu, Seresah Solop dan Zapin, Tari Menongkah, Dramatari Dare Berinai, dan Teater Hikayat Bujang dan Dara.
Kegiatan yang ditaja IPR-Y Kom Inhil ini sukses dan mendapatkan apresiasi penonton yang hadir dari berbagai IKPM, warga Yogyakarta bahkan warga mancanegara.
Dimana, setiap penampilan tersebut mengangkat kisah kehidupan sehari-hari dan budaya masyarakat Melayu, khususnya Indragiri Hilir, yang dirangkai menjadi sebuah karya seni.
"Kami telah menyiapkan untuk terselenggaranya kegiatan ini selama kurang lebih 2 bulan. Maka, kami ucapkan terima kasih kepada para penonton yang telah hadir, khususnya juga terima kasih kepada panitia yang telah bekerja keras demi suksesnya kegiatan ini," demikian Ketua Panitia Pagelaran Seni Budaya Melayu Inhil, Iskandar, dalam laporannya menyampaikan.*


Tulis Komentar