Peringati Hari Sumpah Pemuda, TK Pembina Tembilahan Gelar Upacara dan Beberapa Tarian Daerah
KILASRIAU.com - Memperingati Hari Sumpah Pemuda, Taman Kanak-kanak (TK) Pembina Tembilahan melaksanakan upacara bendera dan berbagai tari-tarian daerah, di halaman sekolah TK Pembina Tembilahan Jalan Keritang Kelurahan Tembilahan Hilir, Sabtu (28/10/23).
Kepsek TK Pembina Trimurti S. Sos mengatakan, selain tari-tarian pihaknya juga memperkenalkan pakaian dan juga bahasa Indonesia. Kegiatan ini sangat disambut antusias oleh siswa-siswi dan juga wali murid TK Pembina Tembilahan.
"Kita mengenalkan bermacam-macam tarian dan pakaian daerah serta bahasa yang ada di Indonesia, dikenalkan sejak dini dan anak anak senang sekali dengan adanya kegiatan ini. Orang tua sangat mendukung dan orang tua ikut upacara orang tua bangga melihat anaknya mengikuti kegiatan ini," ungkapnya.
- Paripurna Milad Inhil Ke- 61, Bupati Herman Gelorakan Semangat Memajukan Inhil hingga Lintas Generasi
- DPRD Inhil Gelar Paripurna Istimewa Milad ke-61, Iwan Taruna: "Syukuri Anugerah, Bangkitkan Marwah"
- Jangan Sampai PLN Seperti BGN, Presiden Terlambat Menindak Kelakuan Darmawan Prasodjo
- ILC Adopsi Standar Internasional untuk Pekerja Platform, Menaker: Pelindungan dan Inovasi Harus Berjalan Bersama
- Sampaikan Pesan Presiden Prabowo, Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 kepada Dirjen ILO
Dia menambahkan, beberapa tarian yang diperkenalkan ini merupakan tarian khas Indonesia dari beberapa daerah.
"Peragaaan tarian daerah Yamko Rambe dari Papua, tarian Wonderland, dan tarian ampar ampar pisang dari Kalimantan yang dibawakan oleh semua anak TK pembina. Penampilan guru tarian lemak manis dan tari Tor tor, dan Parade semua anak yang menampilkan baju daerah," ujarnya.
Terakhir dengan diperkenalkannya beberapa tarian, pakaian dan juga bahasa daerah ini, Kepsek TK Pembina Tembilahan itu berharap semoga anak-anak didiknya bisa menerapkannya serta mencintai budaya Indonesia.
"Kita kenalkan sejak dini beberapa tarian, pakaian dan juga bahasa daerah gunanya agar anak-anak kita ini semakin cinta kepada budaya kita Indonesia," pungkasnya.

Tulis Komentar