Wabup Inhil Ajak Masyarakat Bermunajat dalam Doa Bersama Tolak Bala
Kilasriau.com – Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, S.Sos., M.Si., menghadiri kegiatan Doa Bersama Tolak Bala yang digelar di halaman Rumah Dinas Wakil Bupati, Jalan Swarna Bumi, Tembilahan, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan yang dihadiri alim ulama, unsur Forkopimda, Ketua MUI Kabupaten Inhil, Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, Camat Tembilahan, Baznas Inhil, tokoh masyarakat, serta tamu undangan tersebut diawali dengan sholat Magrib berjamaah, dilanjutkan sholat hajat, pembacaan Surah Yasin, doa Bulan Safar Tolak Bala, dan diakhiri dengan sholat Isya berjamaah.
Wakil Bupati Yuliantini mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Bulan Safar sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Menurutnya, doa bersama merupakan ikhtiar batin dalam memohon perlindungan, keselamatan, serta keberkahan agar Kabupaten Indragiri Hilir senantiasa dijauhkan dari berbagai bala, bencana, dan musibah.
- Tutup MTQ ke-56 Mandah, Bupati Herman: Al-Qur’an Harus Dipahami dan Diamalkan
- Bupati Lepas Pawai Ta’ruf dan Resmikan Bazar MTQ Mandah, Sarana Syiar Islam dan Tingkatkan Kreativitas Masyarakat
- GEBYAR MILAD KAHMI KE-60, SURYADI TEKANKAN PENGUATAN POTENSI ALUMNI DAN KONTRIBUSI UNTUK KEPRI
- 83 Peserta Ikuti MTQ ke-47 Kecamatan Tempuling, Bupati Herman Dorong Lahirnya Qari dan Qariah Terbaik
- MTQ ke-47 Tempuling Dorong Syiar Islam dan Ekonomi Kerakyatan melalui Pawai Ta’aruf dan Bazar
"Melalui doa bersama ini, mari kita memohon kepada Allah SWT agar Kabupaten Indragiri Hilir senantiasa diberikan keselamatan, keberkahan, serta dijauhkan dari segala bentuk bala dan musibah. Semoga ikhtiar yang kita lakukan malam ini membawa kebaikan bagi masyarakat dan daerah yang kita cintai," ujarnya.
Yuliantini juga menyinggung peristiwa serangan monyet yang menyebabkan sejumlah warga di wilayah Parit 13 dan Parit 14 menjadi korban. Ia mengapresiasi seluruh tim yang telah berhasil menangkap seekor monyet yang diduga menjadi penyebab insiden tersebut. Namun demikian, kepastian identitas satwa tersebut masih menunggu hasil identifikasi dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau.
"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan Kabupaten Indragiri Hilir agar menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, senantiasa aman, damai, sejahtera, serta berada dalam lindungan Allah SWT. Terima kasih atas kehadiran seluruh undangan, dan mohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan ini," tambahnya.

Tulis Komentar