Fenomena 1 Pohon 2 Tandan, Kebun Pisang Milik Dewi Diserbu Pengunjung

foto: Camat KHS, Zamri, SPd.I (Pakaian Dinas), bersama Kades Tanjung, Fairus saat melihat Fenomena pohon pisang berbuah 2 tandan, di desa Tanjung, Kecamatan KHS, Kabupaten Kuansing (Istimewa)

TANJUNG, KUANSING (KILASRIAU.Com) - Takkan pisang berbuah dua kali. Ternyata peribahasa atau kiasan itu terbantahkan, dengan adanya fakta unik dan langka yang terjadi di Desa Tanjung, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang (KHS), Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.

Aneh memang, tapi hal ini nyata. Pohon pisang milik warga di Desa Tanjung ini, Dewi (46) dan Lia (30) ini beda dari yang lain. Pemilik pun mengaku bahwa baru kali ini menjumpai kondisi tersebut di desanya.

Jika dalam satu pohon pisang, biasanya hanya menghasilkan satu tandan dengan satu jantung pisang, namun lain halnya dengan pohon pisang yang ditanam oleh Datuk Puri alias Tuak Uben (alm), ayahanda dari Dewi dan kakeknya Lia.

Di mana, dalam satu pohon pisang itu, mampu menghasilkan 2 tandan dengan 2 jantung pisang.

"Seumur hidup, saya baru lihat pohon pisang yang ditanam almarhum ayah saya bisa ada dua jantung pisang (dua tandan pisang).

Selama ini, satu pohon pisang yang biasa ditanam kan hanya (menghasilkan) satu (tandan dengan satu) jantung pisang saja," kata Dewi kepada kilasriau.com saat dikunjungi di kediamannya, Senin (16/10/2023).

Disampaikannya, pohon pisang yang ditanam Tuak Uben itu merupakan jenis pisang yang biasa disebut Pisang 40 hari (Pisang Muli / Pisang Putri / Pisang Gadis / Pisang Ulin / Pisang Lilin).

Menurut Keterangan Dewi, bibit pohon pisang itu pun didapatkan dari kenalan ayahnya (Tuak Uben). Kemudian, pohon pisang 40 hari itu ditanam Tuak Uben. Pada awalnya menghasilkan buah pisang sebanyak satu tandan dengan satu jantung pisang.

"Tapi awalnya satu tandan (dengan satu jantung) pisang aja. Terus, tiba-tiba tunas yang sudah tumbuh jadi pohon berbuah lagi, anehnya buah pisang itu dua tandan dengan dua jantung," ujar Dewi.

Sampai saat ini, Dewi pun masih tidak menyangka bisa menemukan fenomena unik di lahan pekarangan depan kediamannya.

Di sisi lain, ia pun menyebut, jika buah pisang itu sudah matang, maka dibagikan secara gratis kepada keluarga, saudara dan tetangganya.

Pisang berbuah dengan dua tandan ini baru pertama terjadi di daerah tersebut. Hal itu juga menjadi perhatian warga. Mereka bergantian datang dan mengabadikan fenomena langka itu dan bahkan mempostingnya di media sosial.

"Keberadaan pohon pisang ini membuat masyarakat penasaran. Tidak sedikit masyarakat yang datang, hanya untuk melihat fenomena langka seperti ini," ujar Camat Kuantan Hilir Seberang, Zamri, SPd.I yang juga tampak penasaran hingga berada di lokasi tanaman tersebut.

Zamri mengaku penasaran membaca status dan melihat gambar serta video postingan yang di upload akun Fairus Riza pada sebuah media sosial, yang di dalam unggahan akun Fairus Riza itu mengatakan, "Kelainan Gen atau Mutasi Alami..? Tidak tertutup kemungkinan pisang akan berbuah dua kali"

"Iya, awalnya saya sendiri juga penasaran, makanya sampai di lokasi ini, ternyata memang terbukti adanya," kata Zamri.

Di tempat terpisah, warga desa Tanjung, Ita (44) mengatakan bahwa pohon pisang yang berada di pekarangan rumah tetangganya itu, memang selalu berbuah dengan 2 tandan, dan diakuinya sudah beberapa kali memakan buah pisang tersebut setelah dipanen pemiliknya.

"Alhamdulillah, saya sendiri sudah mengkonsumsi buah pisang pemberian Dewi itu. Sudah lama fenomena itu sebenarnya, tapi tidak ter expose. Sekarang baru ramai menjenguk penasaran setelah Pak Woli (Pak Kades) expose di medsos," kata Ita.

Saat ditanyakan tentang rasa, Ita mengatakan bahwa buah pisang yang bertandan 2 itu lebih enak dan nikmat daripada pisang yang jenisnya sama, lazimnya.

"Rasanya lebih enak. Kalau dirasakan betul, seperti ada serat-seratnya. Seperti serat apel gitu," demikian Ita mengungkapkan.*(ald)

 






Tulis Komentar