Penjual Sabu Inisial DL Diamankan Oleh Polsek Keritang
KILASRIAU.com - Penjual sabu berinisial DL (47), warga Desa Petalongan diamankan Polsek Keritang, ketika hendak melakukan transaksi jual beli barang haram tersebut.
Dari tangan pelaku diamankan 16 paket sedang narkotika jenis sabu berbagai ukuran, 1 buah sendok pipet timbangan digital.
"Total sabu yang berhasil diamankan dari pelaku seberat 29,75 gram," kata Kapolres Inhil AKBP Norhayat SIK melalui Kapolsek Keritang AKP Desmon Simanjuntak.
- Sinergi Bea Cukai Aceh dan Aparat Penegak Hukum Ungkap Ladang Ganja Seluas 2 Hektare di Aceh Utara
- Tim Gabungan TNI Amankan Dua Truk Bermuatan Kayu Gelondongan Diduga Hasil Illegal Logging di Dairi
- ASN Terduga Penganiaya Jurnalis tvOne di Tapsel Jadi Tersangka, Tidak Ditahan Karena Istri Perwira Polisi?
- Respon cepat Polsek Kateman atas pengaduan masyarakat lewat medsos facebook tentang dugaan Penyalahgunaan Narkotika di Ruko Salon WN Kel. Tagaraja Kec. Kateman
- Bea Cukai Aceh Gagaglkan Peredaran 356.480 Batang Roko IIegal Melalui Jasa Titipan
Pelaku diamankan pada Selasa lalu (3/10/2023) pukul 2 pagi, di Jalan Lintas Samudera Parit 6 Desa Pancur Kecamatan Keritang.
"Pelaku dikenai pasal 114 Jo pasal 112 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman pidana minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara," terangnya.
Penangkapan penjual sabu ini bermula dari informasi masyarakat, Pelaku DL ingin melakukan transaksi jual beli narkotika jenis sabu-sabu.
"Mendapatkan informasi itu, anggota kami melakukan penyelidikan. Pada Selasa itulah kami mendapati pelaku sedang berjalan dan langsung kami amankan," jelas Kapolsek.
Saat di interogasi, AKP Desmon mengungkapkan, pelaku berbelit-belit dan terlihat mencurigakan, maka pelaku digeledah dengan disaksikan Ketua Lingkungan.
"Hasilnya didapati barang bukti sabu yang sudah terbungkus rapi dan siap edar dari dalam tas sandang dan saku celana pelaku. Akhirnya Ia mengaku telah melakukan transaksi jual beli sabu-sabu dalam beberapa hari belakangan ini," pungkasnya.

Tulis Komentar