Oknum di Disdikpora Kuansing Dituding Terima Suap Pengadaan Buku Sekolah, Doni Aprialdi: Masih Dalam Tahap Penganggaran
TELUK KUANTAN - Terkait adanya pemberitaan di media online mengenai dugaan pengadaan buku sekolah yang menyebutkan bahwa salah satu penerbit memonopoli dan melakukan penyuapan atas oknum di Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kuantan Singingi (Kuansing) angkat bicara.
Di mana, Kepala Disdikpora Kuansing, H Doni Aprialdi, MH, menjelaskan bahwa, pengadaan buku pegangan guru dan siswa itu adalah melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Namun hal tersebut belum dimulai dan masih dalam tahap penganggaran dan melakukan persiapan penayangan.
Dijelaskannya lagi, bahwa setiap sekolah diberikan wewenang untuk pengadaan buku paket (cetak) untuk pegangan guru dan siswa sebagai pegangan dan penunjang dalam proses belajar mengajar di sekolah.
- Wabup Yuliantini Tinjau Open House Lelang Kendaraan Dinas Pemkab Inhil, Ajak Masyarakat Manfaatkan Kesempatan Secara Terbuka
- Kemnaker: Seleksi Wawancara Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Berlangsung Hingga 15 Juli 2026
- Wabup Inhil Tekankan Optimalisasi Verifikasi Data dalam Program BSPS, Demi Tersedianya Rumah Layak Huni untuk Masyarakat
- TP PKK Inhil Raih Penghargaan Nasional Imunisasi Zero Dose pada Puncak HKG PKK ke-54
- Buka Musda IV PKDP Inhil, Pemkab Dorong Peran Organisasi Perkuat Persatuan dan Dukung Pembangunan Daerah
"Memang sekolah diberikan kemandirian untuk mengadakan buku pegangan guru dan murid, tapi demikian tidak terlepas dari pihak Disdikpora selaku pengayom sekolah, dan termasuk tentang pengadaan buku. Sekolah tidak bisa langsung menentukan sendiri tanpa sepengetahuan Disdikpora, dan sekarang ada Dewan Pendidikan yang ikut memeriksa kelayakan kualitas buku itu," begitu dijelaskan H Doni kepada awak media. Jum'at (16/06/2023) malam.
"Pengadaan Buku pelajaran tersebut juga belum mulai. Masih dalam tahap penganggaran,"ungkapnya
Doni juga mengatakan, pihaknya sekarang sedang gencar-gencarnya untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas ilmu pendidikan di sekolah, dan hal demikian tentu harus mempunyai buku yang bagus dan sesuai dengan standar yang dibutuhkan.
"Apabila ada penerbit yang ingin mengambil job, silahkan penuhi persyaratan yang sesuai dengan yang diharapkan dan sesuai ketentuan," kata Doni menyarankan(*)

Tulis Komentar