Oknum di Disdikpora Kuansing Dituding Terima Suap Pengadaan Buku Sekolah, Doni Aprialdi: Masih Dalam Tahap Penganggaran

Oknum di Disdikpora Kuansing Dituding Terima Suap Pengadaan Buku Sekolah, Doni Aprialdi: Masih Dalam Tahap Penganggaran

TELUK KUANTAN - Terkait adanya pemberitaan di media online mengenai dugaan pengadaan buku sekolah yang menyebutkan bahwa salah satu penerbit memonopoli dan melakukan penyuapan atas oknum di Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kuantan Singingi (Kuansing) angkat bicara.

Di mana, Kepala Disdikpora Kuansing, H Doni Aprialdi, MH, menjelaskan bahwa, pengadaan buku pegangan guru dan siswa itu adalah melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Namun hal tersebut belum dimulai dan masih dalam tahap penganggaran dan melakukan persiapan penayangan.

Dijelaskannya lagi, bahwa setiap sekolah diberikan wewenang untuk pengadaan buku paket (cetak) untuk pegangan guru dan siswa sebagai pegangan dan penunjang dalam proses belajar mengajar di sekolah.

"Memang sekolah diberikan kemandirian untuk mengadakan buku pegangan guru dan murid, tapi demikian tidak terlepas dari pihak Disdikpora selaku pengayom sekolah, dan termasuk tentang pengadaan buku. Sekolah tidak bisa langsung menentukan sendiri tanpa sepengetahuan Disdikpora, dan sekarang ada Dewan Pendidikan yang ikut memeriksa kelayakan kualitas buku itu," begitu dijelaskan H Doni kepada awak media. Jum'at (16/06/2023) malam.

"Pengadaan Buku pelajaran tersebut juga belum mulai. Masih dalam tahap penganggaran,"ungkapnya